Cara Budidaya dan Harga Terbaru Bambu Air

No comment2375 views

Bambu air  merupakan salah satu bambu yang cukup untuk dibudidayakan. Bentuknya lebih kecil dibandingkan jenis-jenis bambu lain. Tingginya hanya mencapai 3 meter. Batangnya berwarna hijau segar dengan diameter sangat kecil. Daunnya keluar di antara sendi-sendi menyerupai cincin coklat pada rongga batangnya.

Tanaman Bambu Air (Sumber: Merdeka)

Tanaman Bambu Air (Sumber: Merdeka)

Bukan hanya karena indah dipandang, permintaan bambu air dalam jumlah yang banyak oleh para konsumen juga karena konon bambu ini dapat membawa keberuntungan atau hoki. Bambu ini dipercaya dapat melindungi Anda dari energi negatif karena dapat menarik energi kebahagiaan dan memberi kemakmuran. Dengan memandang bambu ini, dapat meningkatkan nilai spiritual seseorang, mengurangi energi kesepian, dan menghilangkan stres.

Bambu yang memiliki nama latin Equisetum hyemale ini suka tumbuh di daerah yang banyak mengandung air. Oleh karena itu, tanaman ini dapat ditanam sebagai tanaman penghias kolam Anda, baik kolam indoor ataupun outdoor, atau pada fitur-fitur rumah Anda yang mengandung air dan dibentuk dengan model-model yang indah. Dengan kecantikan tekstur yang dimiliki, banyak orang yang akhirnya ingin membudidayakannya.

Habitat aslinya adalah di rawa-rawa dan tepian sungai. Ia dapat hidup pada pasir, jika pasir itu pun berair. Namun, tanaman ini sejatinya termasuk ke dalam golongan tanaman jenis paku-pakuan. Hal ini dikarenakan dia tidak berdaun, daunnya runcing dan tajam menyerupai paku. Oleh sebab itu, masyarakat juga menyebutnya dengan nama 'paku ekor kuda'.

Rupanya yang cantik dan banyak yang menyukai, membuat tanaman ini tergolong sebagai jenis tanaman hias. Bambu air biasa diletakkan di pot sebagai pemanis taman, di dalam kolam ikan, atau juga sebagai pagar rumah. Selain sebagai hiasan, tanaman ini juga dipercaya dapat mendatangkan hoki bagi pemiliknya.

Bambu air banyak ditemukan di Asia Utara, daratan Eropa, dan wilayah Amerika bagian utara. Tinggi tanaman ini bisa mencapai 6 meter. Bambu air ini tidak memiliki dan tidak menghasilkan biji. Pembiakan alaminya ialah melalui spora. Spora yang dihasilkan jika jatuh ke tanah akan membentuk tunas-tunas baru.

Tingginya permintaan akan bambu air menyebabkan sejumlah penjual memperbanyak tanaman ini melalui teknik stek karena lebih cepat. Tunas yang dihasilkan dengan teknik stek bisa lebih dari satu, sementara jika kita menunggu akar atau rhizoma, hanya mendapatkan tunas tunggal. Bagaimana cara pembudidayaan bambu air dengan teknik stek? 

Budidaya Bambu Air dengan Cara Stek

  • Pilihlah batang indukan yang sehat.
  • Umur indukan jangan terlalu tua atau terlalu muda sekitar 1-2 tahun.
  • Potong indukan sekitar 30 cm.
  • Pemotongan idealnya dilakukan pada saat musim hujan ketika kadar air dalam bambu tinggi.
  • Celupkan potongan pada ZPT atau hormon .
  • Tutup bagian atas dengan lilin.
  • Biarkan selama 24 jam.
  • Siapkan polybag yang berisi media tanam berupa tanah dan kompos.
  • Tanam potongan bambu tersebut.
  • Letakan polybag yang berisi potongan bambu air tersebut di bawah paranet (jaring untuk tanaman).
  • Siramlah secukupnya setiap hari sampai tunas tumbuh.
  • Jangan pindahkan dari polybag walau tunas sudah tumbuh.
  • bambu air baru harus tetap berada di polybag sampai kurang lebih 1 tahun, sampai akar sudah benar-benar tumbuh sempurna baru kemudian dipindahkan.
Budidaya bambu air (sumber: tokopohon.com)

Budidaya bambu air (sumber: tokopohon.com)

Tanaman bambu air ini sebenarnya merupakan jenis tanaman yang kuat dan tak rentan terhadap virus, bakteri, maupun . Tanaman ini bahkan relatif tidak memiliki musuh alami. Namun, agar sehat dan terlihat cantik tanaman ini tetap harus dirawat. Cara merawat bambu air jika bambu air tumbuh di tanah adalah sebagai berikut.

  • Sirami dengan air setiap hari dan pantau agar tanah tidak sampai kering.
  • Potong batang tanaman yang berwarna kuning /kecoklatan.
  • Pemotongan ini diperlukan agar tidak menghambat tunas baru yang akan tumbuh.
  • Jika ada akar tunas baru/batang baru, pisahkan dan tanam di tempat lain.
  • Beri pupuk secara berkala. 
  • Sebaiknya pupuk yang diberikan adalah pupuk alami seperti pupuk kompos.
  • Pastikan tanaman bambu air ini mendapat cukup sinar matahari.
  • Tapi jangan taruh tanaman di tempat yang dingin karena akan menyebabkan pembusukan akar.
  • Tanamlah tanaman ini secara berkelompok.
  • Batasi jumlah per kelompok agar cukup nutrisi untuk semua.
  • Bersihkan area sekitar dari rumput. 

Jika bambu air tumbuh di dalam air:

  • Kuras dan ganti air tempat bambu air itu tumbuh sebanyak seminggu sekali.
  • Bersihkan kotoran yang mungkin ada pada wadah tumbuh.
  • Tanamlah tanaman ini secara berkelompok. 
  • Batasi jumlah per kelompok agar cukup nutrisi untuk semua.

Cara merawat tanaman bambu air relatif mudah, yang rumit adalah proses penanamannya. Setelah proses penanaman selesai, selebihnya hanya pemeliharaan sederhana dengan menyiram dan memberi pupuk. Cara bambu air yang tumbuh di dalam air lebih mudah lagi, hanya dengan mengganti air di wadah tempat dia tumbuh.

Ilustrasi: perawatan bambu air (sumber: petaniberas.blogspot.com)

Ilustrasi: perawatan bambu air (sumber: petaniberas.blogspot.com)

Tanaman ini cocok bagi pemula, atau orang yang tidak memiliki banyak waktu. Selain cantik dan dapat membawa hoki bagi pemiliknya, tanaman ini juga bisa memberi efek rileks dan menenangkan. Sehingga, hanya dengan memandangnya, dapat mengurangi stres Anda yang sering melanda akibat pekerjaan maupun masalah lain.

Bambu Air

Bambu air sangat diminati karena sangat cantik jika dijadikan tanaman hias indoor atau di simpan di dalam ruangan rumah. Saat ini banyak toko bunga atau toko tanaman, baik online maupun offline, yang menjual bambu air, dengan harga mulai Rp24 ribu hingga Rp51 ribuan untuk panjang 60-80 cm. Sebagai perbandingan, pada 2019 lalu, harga bambu air berkisar Rp15 ribuan hingga Rp40 ribuan untuk panjang yang sama. 

[Update: Almasshabur]

Baca juga  Update Manfaat dan Harga Asam Jawa di Pasaran
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Cara Budidaya dan Harga Terbaru Bambu Air"