Info Dosis & Harga Obat Loperamide untuk Diare

No comment496 views

Loperamide adalah untuk mengobati mendadak. Cara kerjanya adalah dengan memperlambat gerak usus, sehingga usus memiliki lebih banyak waktu untuk menyerap cairan dan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Selain itu, ini juga bekerja dengan cara membuat feses menjadi lebih padat. Imodium adalah salah satu merek Loperamide yang cukup populer, meski banyak juga Loperamide dalam merek dagang lainnya seperti Colidium, Diadium, Diasec, Lodia, Renamid, hingga Lopamid.

Selain untuk diare, Loperamide juga digunakan untuk mengurangi jumlah feses pada dengan ileostomy, yaitu pembuatan lubang baru pengganti anus (dubur) pada dinding perut, yang dihubungkan dengan bagian akhir dari usus halus, serta untuk mengobati diare pada orang dengan penyakit radang usus.. Loperamide sendiri merupakan obat keras yang hanya bisa dibeli menggunakan resep dokter di apotik.

Obat Loperamide - shopee.co.id

Obat Loperamide - shopee.co.id

Loperamide hanya mengobati , namun tidak bisa menyembuhkan penyebab diare (misalnya infeksi). lain dan penyebab diare harus ditentukan oleh dokter. Loperamide tidak boleh diminum oleh anak-anak pada usia kurang dari 6 tahun kecuali bila dianjurkan oleh dokter. Obat ini juga tidak boleh digunakan pada kurang dari 24 bulan.

Loperamide umumnya tersedia dalam beberapa wujud sediaan, yakni tablet, kapsul, liquid (cair/sirup), dan tablet kunyah. Dosis minum Loperamide kemungkinan bisa berbeda-beda, tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan juga kondisi Anda. Untuk informasi mengenai dosis lebih lanjut Loperamide dijabarkan di bawah ini.

Dosis Loperamide

  • Pada kondisi diare akut, pasien dewasa dianjurkan mengawali minum 4 mg tablet Loperamide, dan diberikan lagi 2 mg setiap kali Buang Air Besar (BAB). Dosis maksimal 16 mg Loperamide dalam sehari.
  • Pada kondisi diare kronis, pasien dewasa dianjurkan minum 4-8 mg tablet Loperamide per hari, yang dibagi ke dalam beberapa jadwal konsumsi. Dosis maksimal 16 mg Loperamide dalam sehari.

Hentikan penggunaan Loperamide pada kasus diare akut jika kondisi tidak membaik dalam 48 jam. Pada kasus diare kronis, hentikan konsumsi Loperamide jika kondisi tidak membaik hingga 10 hari, demikian seperti dilansir Alodokter.

Efek Samping

Efek yang dirasakan setiap orang setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu tentu bisa berbeda-beda. Namun berikut ini beberapa interaksi yang mungkin terjadi setelah konsumsi Loperamide.

  • Konstipasi
  • Gangguan irama jantung
  • Pankreatitis
  • Mual
  • Pusing
  • Ruam
  • Perut kembung
  • Nyeri perut

Interaksi Obat

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Simpan daftar semua yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/non resep dan herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter. Berikut sejumlah interaksi yang mungkin terjadi apabila mengonsumsi Loperamide bersama dengan obat lain seperti:

  • Meningkatkan kadar obat dalam darah jika dikonsumsi bersama dengan ritonavir.
  • Terganggunya penyerapan Loperamide oleh tubuh jika dikonsumsi bersama dengan cholestyramine. Beri jeda 2 jam di antara kedua obat ini.
  • Berisiko mengurangi efek Loperamide jika dikonsumsi bersama dengan cisapride, metoclopramide, atau erythromycin.

Peringatan & Perhatian

  • Hindari penggunaan Loperamide untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun.
  • Konsumsi Loperamide tiap setelah buang air besar, atau sebagaimana disarankan dokter.
  • Dosis yang diberikan tergantung pada kondisi pasien dan respons pasien pada Loperamide.
  • Mencegah dehidrasi dengan memenuhi asupan cairan yang cukup merupakan penanganan utama diare pada anak, jangan berikan obat anti diare pada anak kecuali atas anjuran dokter anak.
  • Loperamide dapat menyebabkan gangguan irama jantung yang berakibat fatal bila digunakan lebih dari dosis yang dianjurkan.
  • Loperamide tidak dianjurkan diberikan pada pasien diare karena disentri, yaitu diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau amoeba, serta mengakibatkan diare yang disertai lendir, darah, dan nyeri perut.
  • Hindari pemberian Loperamide pada pasien dengan riwayat aritmia, gangguan elektrolit, atau konstipasi.
  • Hindari penggunaan Loperamide yang dikombinasikan dengan obat yang juga menimbulkan efek gangguan irama jantung, seperti antipsikotik, moxifloxacin, dan methadone.
  • Hindari menyetir dan mengoperasikan berat setelah mengonsumsi Loperamide, karena obat ini dapat menimbulkan kantuk atau pusing.
  • Beri tahu dokter jika diare tidak membaik dalam 2 hari, atau jika kondisi memburuk. Jika muncul gejala demam, terdapat darah dalam kotoran, atau nyeri perut, segera cari pertolongan .
  • Jika terjadi reaksi alergi dan overdosis setelah mengonsumsi Loperamide, temui dokter.

    Sakit Diare - juraganjellygamat.com

    Sakit Diare - juraganjellygamat.com

Daftar Obat Loperamide

Nama ObatHarga
Loperamide HCl 2 mg tabletRp 204 per tablet
Lopamid 2mg tab 100sRp 337 per tablet
Imodium 2 mg tabRp 10.131 per tablet
Motilex 2 mg tabRp 1.653 per tablet
Diadium 2 mg tab 100sRp 1.540 per tablet
Diasec 2 mg tab 10sRp 188 per tablet
LodiaRp 1.364 per tablet
Tracodia 2 mg tabRp 1.343 per tablet
Primodiar 2 mg tab 100sRp 230 per tablet

Informasi harga obat-obatan yang kandungan dasarnya Loperamide di atas diperoleh dari situs resmi Apotek K24. Namun perlu Anda ketahui bahwa harga obat Loperamide bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, harga Loperamide yang berlaku di setiap toko obat atau apotik lainnya bisa berbeda-beda, tergantung penawaran pihak penjual. Sebelum membeli Loperamide, pastikan Anda telah mengantongi resep dokter. Pasalnya, Loperamide tergolong obat keras yang hanya dapat dibeli dengan resep dokter.

Baca juga  Info Terbaru Jenis dan Tarif Pelayanan di RSUP Fatmawati
loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Info Dosis & Harga Obat Loperamide untuk Diare"