Info Cara Menanam dan Harga Rumput Jepang di Pasaran

Rumput Jepang atau yang memiliki nama ilmiah Zoysia japonica adalah rumput yang kerap dipakai untuk menghias taman, seperti halnya rumput mutiara atau rumput gajah mini. Rumput Jepang memiliki berbagai sebutan lainnya, misalnya rumput babi, rumput peking, atau rumput jarum karena memiliki daun yang menyerupai jarum-jarum tegang dengan tinggi sekitar 7 cm dan warnanya hijau. Rumput Jepang biasanya tumbuh secara bergerombol dan bukan hanya dimanfaatkan untuk dekorasi taman saja, tetapi kerap digunakan untuk lapangan sepak bola atau bahkan untuk makam.

Apabila ditanam di halaman dan ditata sedemikian rupa, rumput Jepang ini bisa menambah suasana asri dan hijau di pekarangan. Namun mungkin akan terasa kurang nyaman ketika duduk di atasnya, sebab terkadang terasa menusuk-nusuk seperti jarum. Cara penanaman rumput Jepang pada dasarnya cukup mudah, tetapi jika kurang mengerti seluk-beluknya, rumput Jepang yang ditanam mungkin kurang dapat tumbuh dengan subur. Agar tidak salah, simak cara menanam dan rumput Jepang di berikut ini.

Rumput Jepang - www.tokopedia.com

Rumput Jepang - www.tokopedia.com

Cara Menanam Rumput Jepang

Siapkan Lahan
Seperti halnya teknik berkebun lainnya, Anda perlu menyiapkan lahan yang hendak ditanami dengan rumput Jepang. Caranya, dengan menggemburkan tanah terlebih dahulu agar rumput Jepang bisa tumbuh dan beradaptasi. Gunakan cangku untuk membalikkan tanah serta garpu untuk membuat tanah menjadi bongkahan kecil.

Apabila sudah melakukan proses penggemburan tanah, Anda dapat memberikan pupuk kandang secara merata di seluruh permukaan tanah. Komposisi atau perbandingan tanah dan pupuk yang dapat Anda gunakan adalah 2 : 5, yakni 2,5 kg pupuk per meter persegi (m2). Lalu diamkan tanah yang telah diolah tersebut selama 3 hari supaya panas yang ditimbulkan oleh pupuk bisa benar-benar menghilang. Sembari menunggu, Anda tetap bisa menyirami tanah tersebut secara rutin supaya pupuk tercampur rata dengan tanah.

Penanaman Rumput Jepang
Penyesuaian waktu terbaik untuk menanam rumput Jepang adalah pada sore hari. Pasalnya pada sore hari sinar matahari tidak terlalu terik dan proses penanaman bisa dilanjutkan dengan udara malam yang dingin, sehingga rumput Jepang mempunyai waktu yang panjang untuk beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan media tanam yang baru. Lain halnya jika rumput ditanam pada pagi hari, maka rumput berpotensi untuk layu ketika siang hari karena terkena paparan sinar matahari yang cukup terik.

Saat hendak menanam rumput Jepang, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat lubang-lubang kecil berjarak sekitar 7 cm secara zig-zag terlebih dahulu. Pakailah tongkat kayu untuk memudahkan Anda membuat lubang. rumput Jepang yang Anda biasanya berbentuk gerombolan, Anda dapat memisahkannya kelompok per kelompok supaya rumput yang telah dipisahkan tetap memiliki akar. Atau jika membeli rumput Jepang dalam wujud kotak-kotak (blok) yang siap tanam, Anda bisa langsung meletakkannya di atas lahan yang hendak ditanam, sebab rumput Jepang tersebut biasanya masih memiliki sedikit sisa tanah dan akar di baliknya.

Kemudian rumput yang telah terpisah tadi sirami dengan sedikit , lalu tanam ke dalam lubang yang sudah disediakan. Setelah itu, tutup dengan menyibakkan tanah sedikit saja. Ingat, Anda tak perlu menekan tanah secara berlebihan supaya akar rumput tidak patah dan mati. Di samping itu, dengan hanya menyibakkan tanah, rumput Jepang yang Anda tanam dapat lebih leluasa bernapas dan menyerap zat-zat hara yang dibutuhkan. Namun bila Anda ingin hasil tanam rumput lebih rata, Anda bisa menaburkan pasir di sela-sela rumput yang telah ditanam secukupnya.

Perawatan Rumput Jepang
Rumput Jepang dapat dirawat dengan cara diberi pupuk, disirami air, dan membuang gulma secara rutin. Pemupukan rumput Jepang harus memperhatikan usia rumput. Apabila sudah 2 minggu, Anda bisa memberi pupuk urea. Setengah kilogram pupuk dapat dipakai untuk 10 m2 tanah. Pemupukan tahap kedua dilakukan usai rumput berumur 2 bulan dengan komposisi yang sama. Apabila tanah terasa keras dan padat, Anda dapat menambahkan pupuk TSP.

Taman Rumput Jepang - dyasfloris.blogspot.com

Taman Rumput Jepang - dyasfloris.blogspot.com

Kemudian penyiraman bisa dilakukan sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Penyiramannya bisa dilakukan dengan menggunakan selang air yang diarahkan ke udara agar air jatuh tidak terlalu deras dan supaya rumput tidak terlepas dari tanah akibat tekanan air yang terlalu kencang. Sirami hingga tanah menjadi basah saja. Jangan lupa juga membuang rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar rumput Jepang. Apabila pertumbuhannya baik, Anda bisa menikmati kecantikan rumput Jepang ketika sudah berusia 3-4 bulan. Pastikan Anda rajin memotongnya agar pertumbuhan rumput tetap rapi.

Harga Rumput Jepang

Rumput Jepang biasanya banyak dijual dalam bentuk benih (seed) atau biji maupun blok-blok rumput beserta tanah dan akarnya yang siap tanam. Anda bisa memilih sendiri wujud rumput Jepang seperti apa yang Anda kehendaki. Namun sebaiknya jika Anda tak memiliki keterampilan lebih untuk mengembang-biakkan rumput Jepang sendiri, sebaiknya pilih rumput Jepang yang sudah siap tanam agar lebih praktis dan proses pertumbuhannya relatif lebih cepat.

Adapun harga rumput Jepang siap tanam biasanya berkisar mulai dari Rp 20 ribuan hingga Rp 50 ribuan per 1 x 1 meter. Sementara itu untuk benih atau biji rumput Jepang 1 pack isi 50 benih dibanderol mulai Rp 10 ribuan, lalu bibit rumput Jepang Haira Seed isi 1 gram harganya Rp 12 ribuan, bibit merk Bermudagrass 500 gram harganya Rp 550 ribuan, dan bibit per karung isi 1,25 kg (untuk penanaman 300 meter persegi) harganya mencapai Rp 1,35 jutaan.

Baca juga  Update Perkiraan Harga Kelapa Sawit Terbaru
loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Info Cara Menanam dan Harga Rumput Jepang di Pasaran"