Update Biaya Tes ANA (Anti Nuclear Antibody) Profile

No comment9654 views

Anti Nuclear Antibody (ANA) merupakan sekelompok antibodi yang dapat bereaksi menyerang komponen atau bagian dari inti sel di jaringan sendiri. Hal inilah yang menyebutkan kondisi ini kerap disebut sebagai autoantibodi.

Antinuclear antibody melalui pandangan mikroskop (sumber: asc.dental.ufl.edu)

Antinuclear antibody melalui pandangan mikroskop (sumber: asc.dental.ufl.edu)

atau ANA berfungsi untuk mendeteksi autoantibodi dalam darah. Keberadaan ANA bisa menjadi salah satu penanda dari suatu autoimun dan dikaitkan dengan beberapa gangguan autoimun seperti Systemic Lupus Erythematosus (SLE), sklerosis sistemik progresif (PSS), sindrom Sjorgen, sindrom CREST, rheumatoid arthritis, skleroderma, mononukleosis infeksiosa, polymyositis, Hashimoto’s tiroiditis, juvenile diabetes mellitus, Addison, vitiligo, anemia pernisiosa, glomerulonefritis, dan fibrosis paru.

Selain itu, ANA juga bisa ditemui pada dengan kondisi yang tidak dianggap sebagai penyakit autoimun klasik. Misalnya saja infeksi kronis (virus, bakteri), penyakit paru (fibrosis paru primer, hipertensi paru), penyakit gastrointestinal (kolitis ulseratif, penyakit Crohn, sirosis bilier primer, penyakit hati alkoholik), kanker (melanoma, payudara, paru-paru, ginjal, ovarium, dan lain-lain), penyakit darah (idiopatik trombositopenik purpura, anemia hemolitik), penyakit (psoriasis, pemphigus), serta lansia dan orang-orang dengan riwayat penyakit reumatik.

Ada pula obat-obatan tertentu yang dapat merangsang ANA seperti prokainamid (Procan SR), antihipertensi (hidralazin), dilantin, antibiotik (penisilin, streptomisin, tetrasiklin), metildopa, anti-TB (asam p-aminosalisilat, isoniazid), diuretik (asetazolamid, tiazid), kontrasepsi oral, trimetadion, fenitoin. ANA yang disebabkan karena obat-obatan tertentu disebut sebagai drug-induced ANA.

Ilustrasi: tes darah (sumber: medicalnewstoday.com)

Ilustrasi: tes darah (sumber: medicalnewstoday.com)

Untuk mengetahui kemungkinan apakah Anda terserang ANA alias penyakit autoimun atau tidak, maka Anda perlu memeriksakan kondisi Anda ke dan menjalani serangkaian tes ANA di rumah sakit, klinik, maupun di laboratorium. Saat ini sudah banyak lab yang melayani pemeriksaan ANA dengan yang cukup kompetitif. Sebagai , berikut kisaran biaya terbaru tes ANA di Laboratorium Klinik Prodia.

Jenis TesBiaya
ANA (IF) & ANA Profil Rp1.720.000
ANA (IF) Rp700.000
ANA Profile Rp1.020.000

Pemeriksaan ANA biasanya membutuhkan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan sang pasien. Dengan pemeriksaan ANA ini dapat membantu diagnosis penyakit autoimun yang dicurigai dan mengesampingkan kondisi lain dengan tanda dan gejala yang sama. Apabila hasil pemeriksaan ANA (IF) positif, maka Anda perlu menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memperoleh gambaran lebih jelas seputar dugaan penyakit autoimun yang dimaksud.

Lantas jika hasil ANA test positif, apakah sudah pasti seseorang memang positif terkena penyakit lupus? Ternyata tidak selalu. Sebab hasil ANA test positif juga bisa berlaku untuk beberapa tipe penyakit lain. Di samping itu, dokter juga perlu mengidentifikasi kriteria dan gejala lain untuk mendiagnosis seseorang dengan lupus.

[Update: Galih]

Baca juga  Belum Miliki Produk CC Cream, Inilah Harga BB & DD Cream Wardah Terbaru
loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Update Biaya Tes ANA (Anti Nuclear Antibody) Profile"