Biaya Tes ANA (Anti Nuclear Antibody) Profile Terbaru

No comment14187 views

Anti Nuclear Antibody (ANA) merupakan sekelompok antibodi yang dapat bereaksi menyerang komponen atau bagian dari inti sel di jaringan tubuh sendiri. Hal inilah yang menyebutkan kondisi ini kerap disebut sebagai autoantibodi. Pemeriksaan atau ANA berfungsi untuk mendeteksi autoantibodi dalam darah.

Antinuclear antibody melalui pandangan mikroskop (sumber: asc.dental.ufl.edu)

Antinuclear antibody melalui pandangan mikroskop (sumber: asc.dental.ufl.edu)

Keberadaan ANA bisa menjadi salah satu penanda dari suatu proses autoimun dan dikaitkan dengan beberapa autoimun seperti Systemic Lupus Erythematosus (SLE), sklerosis sistemik progresif (PSS), sindrom Sjorgen, sindrom CREST, rheumatoid arthritis, skleroderma, mononukleosis infeksiosa, polymyositis, Hashimoto’s tiroiditis, juvenile diabetes mellitus, Addison, vitiligo, anemia pernisiosa, glomerulonefritis, dan fibrosis paru.

Selain itu, ANA juga bisa ditemui pada dengan kondisi yang tidak dianggap sebagai penyakit autoimun klasik. Misalnya saja kronis (, bakteri), penyakit paru (fibrosis paru primer, hipertensi paru), penyakit gastrointestinal (kolitis ulseratif, penyakit Crohn, sirosis bilier primer, penyakit hati alkoholik), kanker (melanoma, payudara, paru-paru, ginjal, ovarium, dan lain-lain), penyakit darah (idiopatik trombositopenia purpura, anemia hemolitik), penyakit (psoriasis, pemphigus), serta lansia dan orang-orang dengan riwayat penyakit rematik.

Ada pula obat-obatan tertentu yang dapat merangsang produksi ANA seperti prokainamid (Procan SR), antihipertensi (hidralazin), dilantin, antibiotik (penisilin, streptomisin, tetrasiklin), metildopa, anti-TB (asam p-aminosalisilat, isoniazid), diuretik (asetazolamid, tiazid), kontrasepsi oral, trimetadion, fenitoin. ANA yang disebabkan obat-obatan tertentu disebut sebagai drug-induced ANA.

Untuk mengetahui kemungkinan apakah Anda terserang ANA alias penyakit autoimun atau tidak, maka Anda perlu memeriksakan kondisi Anda ke dokter dan menjalani serangkaian tes ANA di , , maupun di laboratorium. Saat ini, sudah banyak lab yang melayani pemeriksaan ANA dengan yang cukup kompetitif. 

Biaya Tes ANA

Menurut beberapa orang yang pernah melakukan tes ANA, biaya pemeriksaan tersebut berkisar Rp1,7 jutaan hingga Rp2 jutaan, tergantung tempat Anda menjalankan tes ANA. Perlu Anda ketahui bahwa biaya tes ANA tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Di Klinik Prodia misalnya, pada tahun lalu biayanya berkisar Rp700 ribu hingga Rp1,7 jutaan.

Tes ANA (Anti Nuclear Antibody) - bloodtestslondon.com

Tes ANA (Anti Nuclear Antibody) - bloodtestslondon.com

Pemeriksaan ANA biasanya membutuhkan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan sang pasien. Dengan pemeriksaan ANA ini, dapat membantu diagnosis penyakit autoimun yang dicurigai dan mengesampingkan kondisi lain dengan tanda dan gejala yang sama. Apabila hasil pemeriksaan ANA (IF) positif, maka Anda perlu menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memperoleh gambaran lebih jelas seputar dugaan penyakit autoimun yang dimaksud.

Lantas, jika hasil ANA test positif, apakah sudah pasti seseorang memang positif terkena penyakit lupus? Ternyata tidak selalu. Sebab, hasil ANA test positif juga bisa berlaku untuk beberapa tipe penyakit lain. Di samping itu, dokter juga perlu mengidentifikasi kriteria dan gejala lain untuk mendiagnosis seseorang dengan lupus.

[Almasshabur]

Baca juga  Update Biaya Operasi Hernia di Beberapa Rumah Sakit di Indonesia
loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Biaya Tes ANA (Anti Nuclear Antibody) Profile Terbaru"