Info Terbaru Biaya & Iuran Bulanan BPJS Kesehatan

No comment30084 views

menjadi salah satu solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan kesehatan yang dialami oleh masyarakat Indonesia. Dengan adanya , masyarakat dapat menikmati berbagai kesehatan yang meliputi pelayanan, pencegahan, dan pencegahan termasuk pelayanan dan medis habis pakai sesuai kebutuhan medis. medis peserta BPJS akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS sesuai dengan standar INA-CBG’s selama peserta rutin membayar iuran per bulannya.

Besar Iuran Bulanan BPJS Kesehatan

pemerintah, biaya, pengobatan, medis, kesehatan, iuran, cara, pembayaran, persyaratan, peserta, bpjs, kelas, layanan, denda, keterlambatan, fasilitas, upah, gaji, anak, bank, rawat, inap, bulanan

Kantor pelayananan BPJS Kesehatan (sumber: keuangan.co)

Besaran iuran keanggotaan BPJS Kesehatan per bulan berbeda-beda tergantung dari kelas kepesertaan BPJS yang telah Anda pilih. Berikut ini informasi terbaru rincian biaya iuran bulanan yang harus dibayarkan oleh setiap peserta BPJS Kesehatan.

  • Bagi peserta Penerima Bantun Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan iuran dibayar oleh Pemerintah.
  • Iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja pada Lembaga Pemerintahan terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, anggota TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan pegawai pemerintah non pegawai negeri sebesar 5% (lima persen) dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan: 3% (tiga persen) dibayar oleh pemberi kerja dan 2% (dua persen) dibayar oleh peserta.
  • Iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja di BUMN, BUMD dan Swasta sebesar 5% (lima persen) dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan: 4% (empat persen) dibayar oleh Pemberi Kerja dan 1% (satu persen) dibayar oleh Peserta.
  • Iuran untuk keluarga tambahan Pekerja Penerima Upah yang terdiri dari anak ke 4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua, besaran iuran sebesar 1% (satu persen) dari gaji atau upah per orang per bulan, dibayar oleh pekerja penerima upah.
  • Iuran bagi kerabat lain dari pekerja penerima upah (seperti saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga, dll); peserta pekerja bukan penerima upah serta iuran peserta bukan pekerja adalah sebesar: Rp 25.500 (dua puluh lima ribu lima ratus rupiah) per orang per bulan dengan pelayanan di ruang perawatan Kelas III, Rp 51.000 (lima puluh satu ribu rupiah) per orang per bulan dengan pelayanan di ruang perawatan Kelas II, Rp 80.000 (delapan puluh ribu rupiah) per orang per bulan dengan pelayanan di ruang perawatan Kelas I.
  • Iuran Jaminan Kesehatan bagi Veteran, Perintis Kemerdekaan, dan janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan, iurannya ditetapkan sebesar 5% (lima persen) dari 45% (empat puluh lima persen) gaji pokok Pegawai Negeri Sipil golongan ruang III/a dengan masa kerja 14 (empat belas) tahun per bulan, dibayar oleh Pemerintah.
  • Pembayaran iuran paling lambat tanggal 10 (sepuluh) setiap bulan.

Denda Keterlambatan Pembayaran Iuran BPJS

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2016, tidak ada denda keterlambatan pembayaran iuran. Apabila peserta yang terlambat membayar iuran lebih dari satu bulan, maka penjaminan kepada peserta dihentikan sementara waktu hingga peserta melunasi semua tunggakan dan membayar iuran pada bulan berjalan.

Denda dikenakan apabila dalam waktu 45 hari sejak status kepesertaan diaktifkan kembali, peserta yang bersangkutan memperoleh pelayanan kesehatan rawat inap, maka dikenakan denda sebesar 2,5% dari biaya pelayanan kesehatan untuk setiap bulan tertunggak, dengan ketentuan yaitu jumlah bulan tertunggak paling banyak 12 bulan dan besar denda paling tinggi Rp 30 juta. Aturan denda itu tidak berlaku bagi peserta yang masuk kategori tidak mampu. Tetapi, peserta itu harus mendapatkan surat keterangan tidak mampu dari instansi terkait.

Layanan yang Didapat Peserta BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan - www.antarariau.com

BPJS Kesehatan - www.antarariau.com

Pada dasarnya setiap kelas kepesertaan BPJS Kesehatan memperoleh perawatan, layanan, dan obat-obatan yang sama. Yang membedakan adalah fasilitas yang mereka dapatkan. Berikut ini rincian lengkapnya:

Peserta BPJS Kesehatan Kelas 1

Baca juga  Update Kandungan & Harga Vitabumin di Apotek

Peserta BPJS Kelas 1 yang dikenai iuran bulanan Rp 80 ribu akan memperoleh fasilitas kelas 1 dengan standar biasanya memakai konfigurasi 2-4 tempat tidur. Pada kelas 1, peserta BPJS biasanya akan digabungkan dengan peserta lain yang sama-sama berasal dari BPJS Kelas 1.

Peserta BPJS Kesehatan Kelas 2

Peserta BPJS Kelas 2 setiap bulannya dikenai biaya iuran sebesar Rp 51 ribu per orang. Fasilitas yang didapatkan oleh peserta BPJS Kelas 2 berada 1 tingkat di bawah peserta kelas 1. Yakni kamar rawat inap dengan konfigurasi tempat tidur sekitar 3-5 orang dalam satu ruangan. Peserta BPJS kelas 2 diizinkan untuk pindah ke kelas 1 namun nantinya mereka akan dikenai biaya tambahan berdasar selisih antara biaya perawat kelas 1 dengan kelas 2.

Peserta BPJS Kesehatan Kelas 3

Di antara kelas kepesertaan lainnya, peserta BPJS Kelas 3 dikenai biaya iuran yang termurah, yakni sebesar Rp 25.500 per orang per bulan. Masyarakat yang tergabung dalam peserta BPJS Kelas 3 biasanya berasal dari kalangan tidak mampu. Fasilitas kesehatan yang diterima oleh peserta BPJS Kelas adalah ruang rawat inap yang terdiri dari 4-6 tempat tidur. Peserta BPJS Kelas 3 juga diperkenankan pindah ke kelas yang lebih tinggi, yakni kelas 2 apabila memang dibutuhkan. Namun perpindahan kelas kepesertaan tersebut nantinya juga akan dikenai biaya tambahan.

Perpindahan kelas kepesertaan BPJS Kesehatan dapat dilakukan dengan cara datang ke kantor cabang BPJS terdekat yang ada di kota Anda dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, yakni minimal telah terdaftar sebagai peserta JKN selama 1 tahun.

Cara Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan memberikan kemudahan bagi seluruh peserta untuk membayar iuran bulanan melalui berbagai channel resmi seperti ATM, internet banking, dan mobile banking bank yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, yakni Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Selain melalui ketiga bank tersebut, Anda juga diperkenankan membayar iuran BPJS Kesehatan melalui minimarket seperti Alfamart atau Indomaret.

Bagi peserta JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia ) kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) atau lebih dikenal sebagai peserta mandiri, BPJS juga memberikan kemudahan pembayaran melalui sistem pembayaran 1 Virtual Account (VA) untuk keseluruhan anggota keluarga.

Sistem pembayaran iuran VA Keluarga ini akan memudahkan peserta untuk membayar iuran, karena peserta hanya cukup menunjukkan salah satu nomor peserta di channel pembayaran iuran untuk membayarkan seluruh anggota keluarganya.

Pembayaran iuran satu keluarga ini bebas administrasi di seluruh channel perbankan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan (BRI, BNI, BTN, dan Mandiri) melalui ATM, Teller, Internet Banking, SMS/Mobile Banking. Khusus pembayaran melalui channel pembayaran swasta (Indomaret, Alfamart, Pegadaian, POS, JNE) dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 2.500 per transaksi pembayaran.  

[Update: Nurina Thirafi]

Baca juga  Info Kisaran Biaya Operasi Hipospadia
loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Info Terbaru Biaya & Iuran Bulanan BPJS Kesehatan"