Update Cara Mencairkan & Biaya Dana Giro Beda Bank

No comment23479 views

Giro merupakan salah satu produk dengan bunga yang lebih rendah daripada produk dan deposito karena dana yang disimpan dalam giro bisa diambil sewaktu-waktu atau ditarik hingga ke batas akhir yang telah ditentukan pihak dan nasabah. Penarikan giro ini bisa dilakukan setiap saat dengan menggunakan atau surat perintah pembayaran alias bilyet giro.

Ilustrasi: pencairan dana (sumber: Media Indonesia)

Ilustrasi: pencairan dana (sumber: Media Indonesia)

Pencairan dana giro terdiri dari 2 metode, yakni dengan menggunakan cek atau bilyet. Sebagian besar dari Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan cek. Cek merupakan media penarikan secara tunai atau setara dengan tanda terima . Jenis cek terbagi menjadi dua, yaitu Cek Atas Unjuk dengan ciri-ciri pada cek tidak tertulis nama penerima dana, sehingga siapa saja diperkenankan untuk mencairkan atau menerima dana asalkan membawa cek tersebut ke bank yang bersangkutan.

Kemudian, jenis cek yang kedua adalah Cek Atas Nama dengan ciri adalah cek tersebut sudah tertulis secara jelas nama penerimanya, sehingga tidak dapat dipindahtangankan dan yang dapat mencairkan atau menerima dana hanyalah nama yang telah tercantum dalam cek itu.

Sementara, giro atau bilyet giro (BG) merupakan surat perintah dari nasabah kepada pihak bank penyimpan dana untuk memindahbukukan sejumlah dana yang dikehendaki dari rekening bersangkutan ke rekening pemegang yang disebutkan namanya. Pemindahbukuan dana tersebut biasanya berlangsung antar rekening atau .

Dalam cek, tak ada perbedaan antara tanggal efektif dengan tanggal terbit, sehingga saat cek diterbitkan, maka saat itu pula uang bisa langsung dicairkan dengan masa berlaku atau kedaluwarsanya 6 bulan dari tenggat waktu penawaran. Sementara, dalam bilyet giro, tanggal efektif berarti tanggal saat dana dipindahbukukan dan tanggal terbit artinya tanggal diterbitkannya bilyet giro.

Untuk mencairkan giro beda bank, caranya tidak sulit. Anda cukup datang ke bank yang bersangkutan dan mendatangi teller untuk mengajukan permohonan pencairan dana. Bila Anda mencairkan dana melalui cek, Anda biasanya tidak akan dikenai apapun. Sebab, dana yang Anda cairkan tersebut langsung dipotong dari rekening sang pemilik giro.

Ilustrasi: mencairkan dana giro di bank (sumber: the-isc.com)

Ilustrasi: mencairkan dana giro di bank (sumber: the-isc.com)

Namun jika Anda mengajukan pemindahbukuan bilyet giro ke rekening lain, biasanya pihak bank akan mengenakan biaya sesuai dengan biaya transfer rekening pada umumnya dan juga bea meterai. Biaya tersebut bisa berbeda-beda, tergantung dari bank yang bersangkutan. Anda bisa menanyakan rincian biaya pemindahbukuan giro ke pihak bank.

Seperti contohnya di , BCA, atau BRI, diberlakukan biaya administrasi berbeda. Untuk pemerintah, bebas biaya alias gratis, sedangkan untuk perseorangan dan jenis nasabah badan lainnya dikenakan biaya administrasi sebesar Rp25.000 per bulan. Biaya administrasi tersebut tentu tidak terikat dan dapat berubah sesuai kebijakan bank yang berlaku. Namun, dari tahun sebelumnya, belum ada perubahan biaya administrasinya.

Sementara itu, untuk giro valas, biaya administrasi bulanan untuk pemerintah tetap gratis atau bebas biaya, sedangkan untuk perorangan dan jenis nasabah badan lainnya, berbeda-beda tergantung mata uangnya, misalnya USD 5,00, EUR 5,00, AUD 10,00, dan lainnya.

Jika dilihat sepintas, cek dan bilyet giro memang terlihat sama. Namun keduanya memiliki sistem yang berbeda. Dengan cek, Anda bisa langsung melakukan penarikan dana secara tunai dan juga bisa melakukan pemindahbukuan dana. Namun, dengan bilyet giro, Anda tidak bisa menarik uang secara tunai karena bilyet giro hanya merupakan surat perintah untuk memindahkan dana.

[Update: Almasshabur]

Baca juga  Info Limit & Biaya Transfer dari BCA ke Rekening Jenius BTPN
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Update Cara Mencairkan & Biaya Dana Giro Beda Bank"