Info Terbaru Biaya Administrasi Bayar Tagihan Listrik di Bank

Kebutuhan listrik saat ini sudah menjadi hal yang pokok, yang harus dimiliki oleh rumah, sekolah, maupun . Bisa dibayangkan jika rumah atau kantor Anda tidak memiliki jaringan listrik untuk memenuhi kebutuhan energi tiap hari. Kinerja atau produktivitas Anda dipastikan terganggu karena tidak mendapat supply listrik.

Di sendiri, pasokan listrik dikendalikan oleh Perusahaan Listrik Negara (). Sementara, warga atau masyarakat yang menggunakan energi listrik dari diwajibkan membayar rekening listrik sesuai dengan kapasitas pemakaian masing-masing bangunan, apakah 450 Watt, 900 Watt, 1.300 Watt, 2.200 Watt, atau di atasnya.

Tagihan Listrik via - tempatdaftarloketpembayaran.blogspot.com

Untuk membayar listrik, pelanggan awalnya bisa membayar listrik di loket khusus di setiap kantor PLN. Namun, seiring dengan waktu, banyak pelanggan yang juga membayar listrik melalui beberapa bank. Hal tersebut tidak lepas dari kebijakan PLN yang bekerja sama dengan perbankan untuk memudahkan pelanggan.

Menurut PLN, kebijakan PLN bekerja sama dengan perbankan ini karena menanggapi banyaknya keluhan yang datang dari pelanggan. Pelanggan banyak yang mengeluhkan repotnya membayar listrik di loket PLN, terutama ketika mendekati tanggal jatuh tempo. Pada tanggal tersebut, antrean di loket pembayaran biasanya mengular. Jika melewati batas tempo, pelanggan pun akan dikenai denda.

Karena itu, PLN pun bermitra dengan pihak bank untuk menyediakan tempat pembayaran yang mudah dijangkau pelanggan. Lewat perbankan ini, pelanggan bisa membayar listrik melalui ATM, mobile banking, hingga internet banking selama 24 jam. Tak hanya via bank, bayar listrik pun bisa dilakukan di minimarket seperti Indomaret dan Alfamart hingga di kantor Pos.

Segala kemudahan tersebut tentunya tidak akan didapat jika pihak bank tidak menyediakan . Namun, penyediaan ini memerlukan dana yang tidak sedikit, mulai mesin ATM hingga fasilitas mobile atau internet banking. Karena itu, bank kemudian menarik biaya jasa setiap transaksi pembayaran sebagai pengganti biaya yang telah dikeluarkan oleh bank. Penarikan jasa tersebut kemudian dikenal sebagai biaya administrasi.

Lalu, berapa besaran biaya administrasi ketika membayar tagihan listrik lewat bank? Biaya administrasi pembayaran listrik lewat bank bervariasi, tergantung kebijakan bank yang bersangkutan. Pada tahun 2019 kemarin, di Bank Mandiri misalnya, pembayaran PLN dikenakan biaya administrasi sebesar Rp3.500 melalui Mandiri Internet, Mandiri SMS & Mobile, dan juga Mandiri Call, sedangkan di Bank Negara Indonesia (BNI), pelanggan dikenai biaya administrasi sebesar Rp3.000 per transaksi untuk pembayaran PLN.

Jika melakukan pembayaran di BRI, pelanggan akan dikenai biaya administrasi sekitar Rp2.500. Sementara, untuk Bank BCA, besaran biaya administrasi sama, melalui berbagai layanan yang ada. Biaya administrasi pembayaran PLN besarnya Rp3.000 untuk pembayaran melalui (via) ATM, KlikBCA, m-BCA, BCA by Phone maupun Autodebet. Berikut info terbaru biaya administrasi bayar tagihan listrik di bank.

Meteran Listrik Rumahan - www.bukalapak.com

Meteran Listrik Rumahan - www.bukalapak.com

Biaya Administrasi Bayar Listrik di Bank

Nama  BankBiaya Administrasi
Bank Mandiri Rp3.500 per tagihan
BCA Rp3.000 per tagihan
BRIRp1.500 per tagihan
BNIRp6.000 per tagihan

Biaya administrasi pembayaran tagihan listrik lewat bank di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs resmi bank yang bersangkutan. Perlu diketahui bahwa biaya administrasi membayar tagihan listrik lewat bank bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menanyakan langsung ke cabang bank terdekat.

(Panca)

Baca juga  Update Harga Pallet Plastik Baru di Pasaran
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Info Terbaru Biaya Administrasi Bayar Tagihan Listrik di Bank"