Info Terbaru Biaya Administrasi Bayar Tagihan Listrik via Bank

Kebutuhan saat ini sudah menjadi hal yang pokok yang harus dimiliki oleh rumah, sekolah, maupun . Bisa dibayangkan jika rumah atau kantor Anda tidak memiliki jaringan listrik untuk memenuhi kebutuhan energi tiap hari. Kinerja atau produktivitas Anda dipastikan terganggu karena tidak mendapat supply listrik.

Ilustrasi: bayar listrik lewat mesin ATM

Ilustrasi: bayar listrik lewat mesin ATM

Di Indonesia sendiri, pasokan listrik dikendalikan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sementara, warga atau yang menggunakan energi listrik dari PLN diwajibkan membayar rekening listrik sesuai dengan kapasitas pemakaian masing-masing bangunan.

Untuk membayar listrik, awalnya bisa membayar listrik di loket khusus di setiap kantor PLN. Namun, seiring dengan waktu, banyak pelanggan yang juga membayar listrik melalui beberapa bank. Hal tersebut tidak lepas dari kebijakan PLN yang bekerja sama dengan perbankan untuk memudahkan pelanggan.

Menurut PLN, kebijakan PLN bekerja sama dengan perbankan ini karena menanggapi banyaknya keluhan yang datang dari pelanggan. Pelanggan banyak yang mengeluhkan repotnya membayar listrik di loket PLN, terutama ketika mendekati tanggal jatuh tempo. Pada tanggal tersebut, antrean di loket pembayaran biasanya mengular. Jika melewati batas tempo, pelanggan pun dikenai denda.

Karena itu, PLN pun bermitra dengan pihak bank untuk menyediakan tempat pembayaran yang mudah dijangkau pelanggan. Lewat perbankan ini, pelanggan pun bisa membayar listrik melalui mesin ATM, mobile banking, hingga internet banking selama 24 jam. Tak hanya via bank, bayar listrik pun bisa dilakukan di minimarket seperti dan Alfamart hingga di kantor Pos.

Tagihan Listrik via Bank - tempatdaftarloketpembayaran.blogspot.com

Tagihan Listrik via Bank - tempatdaftarloketpembayaran.blogspot.com

Segala kemudahan tersebut tentunya tidak akan didapat jika pihak bank tidak menyediakan infrastruktur. Dan, penyediaan infrastruktur ini memerlukan dana yang tidak sedikit, mulai mesin ATM hingga mobile atau internet banking. Karena itu, bank kemudian menarik biaya jasa setiap transaksi pembayaran sebagai pengganti biaya infrastruktur yang telah dikeluarkan oleh bank. Penarikan jasa tersebut kemudian dikenal sebagai .

Lalu, berapa besaran biaya ketika membayar tagihan listrik lewat bank? Biaya pembayaran listrik lewat bank bervariasi, tergantung kebijakan bank yang bersangkutan. Di Bank Mandiri misalnya, pembayaran PLN dikenakan biaya sebesar Rp 3.500 (tarif baru) melalui Mandiri Internet, Mandiri SMS & Mobile, dan juga Mandiri Call. Sedangkan di Bank Negara Indonesia (BNI), pelanggan dikenai biaya sebesar Rp 3.000 per transaksi untuk pembayaran PLN, dan di BRI sekitar Rp 2.500.

Untuk Bank BCA, besaran biaya administrasi sama, melalui berbagai layanan yang ada. Biaya administrasi pembayaran PLN besarnya Rp 3.000 untuk pembayaran melalui (via) ATM, KlikBCA, m-BCA, BCA by Phone maupun Autodebet. Perlu diketahui bahwa biaya administrasi membayar tagihan listrik lewat bank bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menanyakan pada pihak bank yang bersangkutan.

[Update: Dian]

Baca juga  Info Cara Menghilangkan Kutu & Harga Shampo Kucing Anti Kutu
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Info Terbaru Biaya Administrasi Bayar Tagihan Listrik via Bank"