Indikasi, Dosis, Aturan Minum dan Harga Dexteem Plus

bisa disebabkan oleh banyak faktor, dan secara umum dapat ditangani oleh obat-obatan jenis kortikosteroid. Sementara ada banyak merek obat kortikosteroid beredar di pasaran, Dexteem Plus merupakan salah satu yang dicari banyak orang. Ini karena obat tersebut mudah didapatkan di apotek dengan yang terjangkau.

Ilustrasi: Jenis Obat Kortikosteroid (sumber: familydoctor.org)

Ilustrasi: Jenis Obat Kortikosteroid (sumber: familydoctor.org)

Indikasi Dexteem Plus

Meskipun kortikosteroid adalah obat alergi, namun obat tersebut hanya bisa meredakan atau menghilangkan gejalanya. Perlu Anda ketahui bahwa alergi adalah salah satu penyakit yang sulit dihilangkan atau disembuhkan. Selain meredakan gejala alergi seperti gatal-gatal, eksim, dan rhinitis, obat tersebut juga bisa dijadikan sebagai pereda gejala asma.

Kortikosteroid seperti Dexteem Plus memang adalah obat yang baik untuk mengatasi sesak napas akibat asma. Selain itu, obat kortikosteroid dinilai baik untuk mengontrol gejala asma atau penyakit peradangan kronik lainnya. Ini karena obat memiliki efek antiinflamasi, antialergi, dan antihistamin.[1]

Dalam satu tablet Dexteem Plus, telah mengandung kortikosteroid dexamethasone 0,5 mg dan antihistamin dexchlorpheniramine maleate 2 mg. Meskipun obat dapat dibeli dengan mudah di apotek, karena dua obat tersebut, maka Anda harus memiliki resep dokter untuk membelinya.

Baca juga  Info Terbaru Harga Perawatan di Klinik Kecantikan Euroskinlab

Resep dokter dibutuhkan tidak hanya untuk mendapatkan obat, tetapi untuk mengetahui aturan pakai serta dosisnya. Selain itu, resep dokter dibutuhkan karena obat ini bukan obat sembarangan. Obat hanya boleh diminum jika pasien memang membutuhkannya. Bisa dibilang, obat hanya diperuntukkan bagi pasien dengan riwayat alergi yang memerlukan terapi kortikosteroid.

Obat Dexteem Plus (sumber: Tokopedia)

Obat Dexteem Plus (sumber: Tokopedia)

Dosis dan Aturan Minum Dexteem Plus

Secara umum, Dexteem Plus bisa diminum oleh anak-anak dan orang sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Untuk anak-anak di atas 12 tahun, bisa minum obat sesuai dosis awal sebanyak 1 tablet setiap 4-6 jam per hari sesudah makan atau sebelum tidur, maksimal 12 mg per hari. Untuk anak-anak usia 6-12 tahun, bisa minum obat sebanyak 1 mg per hari, maksimal 6 mg per hari. Sementara, untuk anak-anak usia 2-5 tahun, boleh minum dosis maksimal 5 mg per hari.

Perlu Anda ketahui juga, obat Dexteem Plus tidak dianjurkan bagi pasien yang memiliki alergi atau hipersensitif terhadap komposisi obat. Jika pasien tetap bandel ingin minum obat tersebut, dikhawatirkan gejala penyakit tidak bisa mereda dan malah timbul gejala alergi lainnya. Ini dapat memperburuk kondisi pasien serta membuat tubuhnya semakin sensitif terhadap obat-obatan.

Baca juga  Harga Thermolyte Diet Sugar (25 Sachet dan 50 Sachet)

Sebaiknya, Anda melakukan cek kesehatan terlebih dahulu sebelum minum Dexteem Plus. Obat ini tidak dianjurkan bagi pasien dengan riwayat infeksi jamur sistemik, gangguan ginjal, tukak , TBC, sirosis, wanita hamil, dan ibu menyusui. Selain itu, obat tidak bisa dikonsumsi dalam jangka panjang, karena dapat berisiko menurunkan tingkat kesuburan, terutama pada pria.

Karena tergolong obat keras, Dexteem Plus tidak bisa diminum secara sembarangan dalam keadaan panik. Kesalahan dalam mengonsumsi Dexteem Plus dapat menyebabkan beberapa yang dapat memperburuk kesehatan. Selain itu, obat juga tidak boleh dikonsumsi dengan dosis di bawah anjuran dokter, karena membuat obat tidak bisa bekerja secara efektif.

Sementara itu, jika pasien minum obat melebihi dosis, maka kandungan pada obat bisa menjadi racun di dalam tubuh. Sehingga, pasien dapat mengalami overdosis. Selain overdosis, masih ada banyak efek samping yang dapat terjadi akibat mengonsumsi Dexteem Plus tanpa resep.

Baca juga  Komposisi, Manfaat, Dosis dan Harga Promavit untuk Ibu Hamil
Dexteem Plus (sumber: Tokopedia)

Dexteem Plus (sumber: Tokopedia)

Efek Samping Dexteem Plus

  • Distensi abdomen atau perut mengembung karena gas/cairan.
  • Gangguan pencernaan, seperti mual, sembelit, diare, sakit perut, muntah, dan tukak lambung.
  • menjadi lebih tipis dan berubah warna.
  • Perubahan suasana hati secara cepat dan tiba-tiba antara kesenangan dan depresi.
  • Mengantuk yang diakibatkan oleh efek sedasi.
  • Mulut kering.
  • Penebalan lendir pada bagian hidung atau tenggorokan.
  • Terganggunya proses penyembuhan luka.
  • Keringat berlebih dan gangguan siklus menstruasi.
  • Sakit kepala dan vertigo.
  • Lemah otot dan hilang massa otot.

Harga Dexteem Plus

Jika membutuhkan obat ini, Anda bisa segera mengunjungi apotek terdekat sambil membawa resep dokter. Obat ini dijual secara eceran dengan harga Rp482 per tablet dan Rp4.600 per kaplet isi 10 tablet. Harga Dexteem Plus tersebut tentu tidak terikat dan dapat berubah sesuai kebijakan apotek yang Anda kunjungi.

[1] Saputri, Gusti Ayu Rai, dkk. 2019. Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Kortikosteroid pada Pola Peresepan terhadap Pasien Asma di RSUD Pesawaran. Jurnal Farmasi Malahayati, Vol. 2(1): 50-57.

loading...
author

Leave a reply "Indikasi, Dosis, Aturan Minum dan Harga Dexteem Plus"