Manfaat dan Update Harga Vaksin DPT Combo

Anak-anak dan bayi masih rentan terhadap penyakit. Karena itu, dokter menyarankan para orang tua membawa anaknya ke pusat medis untuk mendapatkan vaksin atau imunisasi. Dari sekian banyak jenis vaksin yang diberikan, salah satu imunisasi yang paling penting adalah DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) Tunggal dan Combo. Meskipun harga vaksin DPT Combo lebih mahal daripada DPT Tunggal, beberapa orang tua lebih memilihnya karena dinilai lebih komplek dan efisien.

Ilustrasi: suntik vaksin DPT (sumber: prosehat.com)
Ilustrasi: suntik vaksin DPT (sumber: prosehat.com)

Vaksin DPT merupakan jenis vaksin inaktif yang sensitif terhadap suhu beku dan vaksin yang rusak tidak memiliki fungsi efektif kepada pasien jika terpapar suhu beku.[1] Sehingga, pasien yang ingin imunisasi disarankan untuk datang langsung ke lokasi. Hal ini untuk menjaga kualitas vaksin supaya tetap berada dalam suhu yang tepat.

Bacaan Lainnya

Manfaat Vaksin DPT Combo

Dilansir dari helloSEHAT, vaksin DPT adalah imunisasi yang memiliki indikasi untuk mencegah penyakit difteri, pertusis, dan tetanus yang disebabkan oleh bakteri tertentu. Penyakit ini tidak hanya membuat pasien menjadi lemah imun dan cacat, tetapi juga berisiko kematian pada bayi serta anak-anak.

Masih dari sumber yang sama, difteri merupakan infeksi bakteri yang menyerang tenggorokan serta sistem pernapasan atas. Bakteri ini bernama Corynebacterium diphtheria yang mampu menghasilkan racun dan memengaruhi organ tubuh lain. Penyakit ini menyebabkan selaput jaringan mati menumpuk di tenggorokan dan kelenjar amandel. Hal ini yang membuat pasien merasa kesulitan bernapas disertai nyeri saat menelan. Penyakit difteri dapat ditularkan melalui kontak fisik, seperti batuk, bersin, dan embusan napas.

Baca juga  Manfaat, Efek Samping, dan Harga Permen Soloco Terbaru

Sama halnya dengan penyakit difteri, penyakit pertusis yang dapat dicegah vaksin DPT Combo adalah penyakit akibat bakteri yang menyerang saluran pernapasan. Gejalanya biasa disebut dengan batuk rejan dan tidak terkendali, sehingga membuat pasien sulit bernapas, minum, dan makan. Jika penyakit ini tidak segera diatasi, pada bayi bisa menyebabkan pneumonia, kejang, kerusakan otak, dan kematian.

Penyakit yang tak kalah mematikannya, yang bisa dicegah vaksin ini adalah tetanus atau lockjaw. Penyakit ini disebabkan bakteri bernama Clostridium tetani yang infeksinya menyebar lewat spora dari bakteri pada luka terbuka. Spora akan berkembang dalam tubuh dan memproduksi racun berbahaya bernama tetanospasmin, yang menyebabkan kejang otot, sulit bernapas, dan kematian.

Ilustrasi: Vaksin DPT (credit: Healthline)
Ilustrasi: Vaksin DPT (credit: Healthline)

Selain bisa mencegah tiga penyakit mematikan di atas, vaksin DPT Combo bisa mencegah HiB (Haemophilus influenza tipe B, HB (Hepatitis B), dan polio. Hanya dalam sekali imunisasi, si kecil akan terhindar dari semua penyakit mematikan ini. Selain bisa diberikan pada anak-anak, vaksin ini juga disarankan kepada orang dewasa, remaja, dan ibu hamil. Lalu, kapan jadwalnya?

Baca juga  Biaya UNIS (Universitas Islam Syekh-Yusuf) Tangerang TA 2022/2023 (Kelas Pagi dan Sore)

Jadwal Vaksin DPT Combo

  • Ibu hamil memerlukan vaksin DPT di awal bulan setiap trimester kehamilan. Ini bertujuan untuk mencegah bayi mengalami pertusis atau batuk rejan pada awal kehidupannya setelah lahir.
  • Semua orang dewasa dari berbagai usia juga memerlukan vaksin DPT Combo sebagai booster atau biasa dikenal dengan imunisasi ulang setiap 10 tahun sekali. Hal ini menguatkan imunisasi yang sebelumnya Anda dapatkan, sehingga sistem imun menjadi lebih kebal.
  • Remaja dan anak-anak usia 11 dan 12 tahun perlu mendapatkan vaksin DPT Combo untuk meningkatkan imunisasi DPT sebelumnya. Untuk anak yang belum mendapatkan imunisasi ini, perlu menerima vaksin satu kali dalam satu bulan setelah menerima suntikan pertama.
  • Bayi dengan usia satu tahun harus mendapatkan imunisasi DPT Combo sebanyak dua kali. Untuk balita yang memiliki reaksi parah terhadap vaksin pertusis, dokter akan memberikan vaksin tambahan berupa vaksin TD (Tetanus Difteri).
  • Selain itu, khusus untuk bayi berusia dua bulan, tiga bulan, dan empat bulan, harus diberikan vaksin dasar dan booster akan diberikan setelah anak berusia 18 bulan. Booster juga bisa diberikan saat si kecil berusia lima atau tujuh tahun sebelum masuk sekolah.

Untuk melakukan vaksin DPT Combo, sebaiknya Anda memilih instansi kesehatan yang tepat dengan biaya yang sesuai bujet. Sebagai referensi harga vaksin DPT Combo, Anda bisa melihat tabel berikut.

Vaksin DPT (sumber: cscpharma360.com)
Vaksin DPT (sumber: cscpharma360.com)

Harga Vaksin DPT Combo

Penyedia Vaksin DPT Combo Tarif
Raisha Klinik Vaksinasi Yogyakarta Rp780.000 – Rp850.000
Eka Hospital Bekasi Rp900.000
Prosehat Clinic Jakarta Selatan Rp1.083.000
Klinik Kiara Bandung Rp1.417.400 – Rp1.492.000
Baca juga  Update Harga Sewa Tenda Glamping Lakeside Rancabali

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, tarif vaksin DPT Combo di Raisha Klinik Vaksinasi Yogyakarta saat ini terpantau tetap. Berbeda dengan tarif vaksin DPT Combo di Prosehat Clinic Jakarta Selatan yang semula dikenakan sebesar Rp855.000 hingga Rp900.000, kini Anda harus menyiapkan kocek sebesar Rp1.083.000.

Biaya vaksin DPT COmbo di atas sudah termasuk jasa suntik dan alat kesehatan. Biaya imunisasi tersebut tentu tidak terikat dan bisa berbeda di masing-masing tempat. Sebelum melakukan vaksin, pastikan pasien tidak sedang dalam keadaan sakit seperti demam. Karena, ketika Anda terserang penyakit, vaksin yang disuntikkan tidak bisa diserap tubuh secara optimal.

Efek Samping Vaksin DPT Combo

  • Demam
  • Kelelahan
  • Nafsu makan hilang
  • Bagian yang disuntik membengkak
  • Sakit kepala

Pada anak-anak, ini bisa membuat mereka rewel. Orang tua perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mendapatkan imunisasi dasar DPT jika anak memiliki kondisi khusus, seperti alergi atau tengah sakit. Dokter mungkin akan menunda jadwal pemberian imunisasi anak atau melakukan tindakan lain demi kepentingan anak.

[Update: Ditta]

[1] Hikmarida, Faradiba. 2014. Keeratan Penyimpanan dan Pencatatan dengan Kualitas Rantai Dingin Vaksin DPT di Puskesmas. Jurnal Berkala Epidemiologi FKM Universitas Airlangga, Vol. 2(3): 380-391.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.