Cara Budidaya dan Update Harga Udang Tiger (Windu)

Ada beberapa jenis udang yang hidup di pertambakan air payau. Secara alami, benih udang masuk ke dalam tambak bersama air pasang dari laut, sehingga populer disebut udang laut. Berbagai udang yang datang dari laut tersebut terutama berasal dari keluarga Penaeidae. Dari banyaknya udang laut yang populer dikonsumsi masyarakat, tiger atau windu terbilang cukup mahal karena dibanderol mulai ratusan ribu rupiah per 1 kilogram.

Udang windu (sumber: geoprotec.id)
Udang windu (sumber: geoprotec.id)

Udang windu telah populer di seluruh wilayah Indonesia dengan nama lokal berbeda-beda. Ada yang menyebutnya udang pancet, udang bago, udang sotong atau lontong, udang baratan, dan udang tepus. Di pasar internasional, hewan ini dikenal dengan nama dagang tiger prawn. Hal ini lantaran udang tiger umumnya berukuran besar dan warna tubuhnya bergaris-garis hitam-putih melintang seperti harimau. Ada pula yang menyebut udang jumbo tiger prawn untuk ukuran ekstra besar mencapai 50 gram sampai lebih dari 100 gram. Bahkan, induk-induk udang windu yang ditangkap di laut dalam dapat mencapai berat 270 sampai 300 gram per ekor.

Bacaan Lainnya

Habitat udang tiger muda (stadia yuwana) adalah wilayah pantai berair payau pada daerah hutan bakau yang berlumpur dengan pasir subur. Menjelang dewasa, udang tersebut akan berpindah ke arah laut dalam, tempat udang tumbuh dewasa dan melakukan perkawinan untuk selanjutnya bertelur di kedalaman laut 10 hingga 40 meter. Jumlah telur udang windu dapat mencapai 500 ribu sampai 1 juta butir, tergantung berat badan induknya.[1]

Cara Udang Tiger

  • udang tiger tradisional. Anda dapat membangun tambak di lahan pasang surut, di rawa bakau maupun rawa yang bersemak. Tambak tersebut merupakan cara termurah karena bentuk tambak yang tidak teratur, dengan luas per petak yang hanya sebesar 3 hingga 10 ha.
  • udang tiger modern. Anda akan membutuhkan dan biaya yang cukup banyak untuk membuat kolam terpal. Anda dapat membeli terpal sesuai ukuran yang dibutuhkan beserta dengan komponen penunjang lainnya.
  • udang tiger air tawar sebagai media utamanya. Untuk kolamnya, Anda dapat membuatnya secara modern menggunakan terpal.

Lokasi pembudidayaan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam mengembangbiakkan udang tiger. Khusus udang tiger laut, Anda disarankan mencari lokasi dengan kadar garam 10 hingga 25 ppm sekaligus kadar pH sebesar 7 sampai 8. Dalam memilih bibit udang tiger berkualitas, Anda perlu memperhatikan ciri fisiknya, yakni tidak cacat, dapat bergerak lincah dan bebas, serta mampu berenang melawan arus. Pakan alami udang tiger bersumber dari plankton, lumut, bahkan sisa hewan maupun tumbuhan yang telah membusuk dalam tambak.

Kandungan Gizi Udang Tiger

Udang tiger kaya akan kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Ia menawarkan kandungan protein dan tinggi. Ada pula zat kapur dan fosfor, sedangkan kandungan lemak yang hanya 0,2 persen membuat udang ini rendah kolesterol. Dengan kandungan nutrisi tersebut, tentu Anda akan memperoleh manfaat saat mengonsumsi udang tiger. Udang tiger juga menawarkan rasa manis sekaligus gurih. Lalu, berapa harga jual udang tiger di Tanah Air saat ini?

Udang tiger (sumber: freshcatch.ae)

Harga Udang Tiger

Berat Udang Tiger Harga
Udang Tiger sedang 500 gr Rp65.000
Udang Tiger ukuran besar 500 gr Rp83.096
Udang Kupas Black Tiger 500 gr Rp148.000
Udang Tiger Prawn Premium segar 700 gr Rp156.000
Udang Tiger jumbo 1 kg Rp186.000
Udang Tiger super Jumbo 1 kg Rp225.000

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga udang tiger di saat ini cenderung naik. Misalnya, udang tiger ukuran sedang dengan berat 500 gram yang semula dijual seharga Rp62.500, sedikit naik menjadi Rp65 ribu. Begitu pula harga udang tiger ukuran besar dengan berat 500 gram yang tercatat naik dari Rp75 ribu menjadi Rp83 ribuan.

Informasi harga di atas kami rangkum dari berbagai sumber. Anda dapat membeli udang tiger di pasar ikan terdekat atau memesannya secara online dengan harga bersaing. Perlu diketahui, udang tiger cukup populer di wilayah Kalimantan. Pembudidaya udang tiger di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, juga mulai mengembangkan udang jenis lain yakni vaname karena dinilai lebih tahan dengan gangguan penyakit.

[1] Takarina, Enny Purbani. 2009. Panduan Udang Windu. Jakarta: Penebar Swadaya, hlm: 13.

Pos terkait