Update Harga Suzuki Aerio (2002, 2003, 2004, 2005, 2006)

Demam city car berjenis hatchback mulai melanda Indonesia pada awal era 2000-an, ketika banyak pabrikan Jepang merilis kendaraan dengan model tersebut. Salah satu perusahaan Negeri Sakura yang melemparkan city car ke pasar Tanah Air adalah Suzuki lewat model Aerio. Sayangnya, produk ini tidak bertahan lama dan harus ‘disuntik mati’ pada tahun 2006, dan saat ini produk bekasnya ditawarkan dengan mulai Rp45 jutaan.

Suzuki Aerio (sumber: silvereagleautomall.net)

Suzuki Aerio (sumber: silvereagleautomall.net)

Suzuki Aerio (disebut Liana atau Life In A New Age di China, Pakistan, Eropa, Israel, Asia Selatan, Taiwan, dan Australia) adalah kompak yang dibangun oleh Suzuki. ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001 sebagai pengganti Suzuki Esteem atau Baleno, dengan model hatchback SX model 5 pintu yang tinggi (untuk efisiensi ruangan maksimum) dan bodi sedan 4 pintu.

Secara umum, Aerio menampilkan dua bensin, empat silinder segaris, 16 katup, dengan pilihan kapasitas 1,5 liter dan 1,8 liter, dengan salah satunya mampu meletupkan tenaga 125 PS (92 kW; 123 HP). Produksi mobil dihentikan pada tahun 2007 di seluruh dunia dan digantikan oleh Suzuki SX-4, kecuali di China ketika dibangun oleh Changhe-Suzuki sejak tahun 2005.

Spesifikasi Suzuki Aerio

Di pasaran Indonesia, kendaraan hatchback tersebut pertama kali menyapa publik Tanah Air pada tahun 2001. Kala itu, mobil ini didatangkan secara CBU. Kemudian, mobil mulai dirakit secara lokal pada tahun 2003 bersama dengan sedannya, yaitu Baleno Next-G. Aerio didatangkan ke Indonesia bertujuan untuk menggantikan Suzuki Forsa dalam segmen yang sama yang telah lama berhenti produksi. Sementara, Baleno Next-G dihadirkan untuk menggantikan Baleno lawas.

Mengusung bodi hatchback, tidak lantas membuat Suzuki berhasil membuat Aerio sukses dalam hal . Setelah setahun Aerio beredar, posisi teratas hatchback saat itu dipegang oleh Honda Jazz GD3 yang langsung menjadi primadona. Hal tersebut salah satunya dikarenakan bodi yang diusung Aerio bisa dikatakan kurang menarik. Kesan 90-an masih kental terasa dari styling yang ditawarkan, mulai lampu depan, bumper, dan lampu belakang yang kurang sporty, meski tampilan bodi lebih proporsional jika dibandingkan dengan Baleno Next-G.

Tampilan dasbor dan Suzuki Aerio (sumber: cars-data.com)

Untuk sektor interior, mungkin ini merupakan keunggulan Suzuki Aerio. Melihat ruang kabin kendaraan tersebut, Anda pasti akan lupa bahwa model ini adalah mobil hatchback. Pasalnya, dengan bentuk yang tinggi dan panjang, membuat ruang kepala dan ruang kaki menjadi sangat luas. Susunan panel konsol juga sangat rapi, meski letaknya terlalu ke bawah dan bisa berefek negatif terhadap konsentrasi pengemudi. Untungnya, pada versi facelift, tata letak ini didesain ulang menjadi lebih baik. 

Sayangnya, opsi instrumen klaster yang telah digital kembali menggunakan model jarum konvensional pada versi pembaruan. Dalam hal ini, varian pre-facelift jauh terlihat modern meski biaya perawatan sedikit lebih mahal. Selebihnya, ketinggian kursi pengemudi dapat diatur dan memiliki jangkauan yang cukup dari depan hingga belakang. Selain itu, fitur tilt steering tidak lupa disematkan yang berfungsi membantu driver untuk menemukan posisi ketinggian dan kerendahan setir agar nyaman ketika berkendara.

Di bagian jantung pacu, yang melenggang di Indonesia menawarkan mesin berkapasitas 1,5 liter, empat silinder segaris, berbahan aluminium. Disokong 16 katup dan injeksi bahan bakar elektronik, kendaraan tersebut mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 100 HP pada putaran 5.900 rpm dan mencapai torsi puncak di angka 133 Nm pada putaran 3.100 rpm, via transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan. 

Sementara, model di Amerika Utara mendapat mesin berkapasitas 2,0 liter yang lebih besar dan lebih kuat dengan daya 145 HP (108 kW). Transmisi manual 5 percepatan adalah standar, dengan pilihan otomatis 4 percepatan. Suzuki Aerio di AS datang dalam dua tingkat trim, yaitu S dan GS (2002-2004), S dan SX (2005), serta Base dan Premium (2006-2007). Perubahan penting selama bertahun-tahun termasuk upgrade ke mesin 2,3 liter yang mampu meletupkan daya 155 HP (116 kW; 157 PS) pada tahun 2004, styling dan refresh interior utama pada tahun 2005 (mengganti instrumen digital dengan analog konvensional), dan standardisasi rem anti-penguncian pada tahun 2006.

Suzuki Aerio (flickr: Foden Alpha)

Suzuki Aerio (flickr: Foden Alpha)

Di pasar Eropa, yang disebut Liana (akronim untuk Life In A New Age), mobil ini dipandang sebagai alternatif yang lebih terjangkau untuk mobil keluarga kecil atau mini MPV, memperkenalkan mesin Suzuki M generasi baru, dengan opsi 1,3 liter dan 1,6 liter. Semua penggerak roda tersedia di mesin yang lebih besar. Pada tahun 2004, mobil itu dibenahi kembali dengan tampilan yang lebih mirip versi Jepang, dan juga menerima mesin diesel, dengan versi 16 katup mesin 1,4 liter HDi yang dipasok oleh PSA Peugeot Citroën, serta mampu memuntahkan daya 90 PS (66 kW; 89 HP) berkat common rail direct injection dan turbocharger geometri variabel. 

Seperti dijelaskan sebelumnya, di pasar Indonesia, dan juga pasar global, Suzuki Aerio sudah tidak diproduksi lagi mulai tahun 2006, dan posisinya digantikan oleh model Suzuki SX-4. Namun, jika Anda masih berburu kendaraan tersebut, berikut kami sajikan terbaru harga Suzuki Aerio di pasaran.

Harga Suzuki Aerio Bekas

Tahun ProduksiHarga Bekas 
2002Rp57.000.000 – Rp75.000.000
2003Rp52.000.000 – Rp65.000.000
2004Rp53.000.000 – Rp70.000.000
2005Rp62.000.000 – Rp63.000.000
2006Rp65.000.000 – Rp75.000.000

Harga Suzuki Aerio bekas di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online dan situs jual beli mobil second. Harga Suzuki Aerio bekas tersebut tidak mengikat dan bisa berbeda-beda di masing-masing wilayah, tergantung kondisi kendaraan yang diperjualbelikan serta kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Baca juga  Harga Honda CR Z Bekas (2011, 2012, 2013, 2014, 2016)
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Update Harga Suzuki Aerio (2002, 2003, 2004, 2005, 2006)"