Jenis dan Update Harga Tali Karmantel Berbagai Ukuran

Bagi Anda yang menyukai kegiatan ekstrem, seperti mendaki gunung atau panjat tebing, mungkin sudah tidak asing lagi dengan tali karmantel. Ini adalah salah satu perlengkapan yang sering digunakan untuk kegiatan di alam bebas maupun climbing dengan fungsi utama sebagai tali pengaman. Di pasaran, tali karmantel dijual dengan sekitar ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung dan juga ukurannya.

Ilustrasi: peralatan panjat, tali karmantel (pexels: Diego Muller)
Ilustrasi: peralatan panjat, tali karmantel (pexels: Diego Muller)

Seperti disampaikan di atas, tali karmantel adalah satu perlengkapan yang memiliki fungsi utama sebagai tali pengaman dalam kegiatan luar ruangan, di alam bebas, atau panjat tebing. Tali karmantel ini biasanya memiliki diameter 9 mm sampai 12 mm, dengan regang lima persen sampai 30 persen. Meski punya bentuk yang mirip, tali karmantel ternyata terbagi menjadi beberapa jenis.

Bacaan Lainnya

Jenis Tali Karmantel

  • Karmantel dinamis, adalah jenis yang bersifat lentur dan dapat meregang sampai 30 persen. Sifat tali karmantel ini agak sensitif. Maksudnya, tali ini mudah rusak apabila terkena gesekan tebing secara langsung, atau terkena kotoran seperti debu atau bahan korosif seperti air accu dan cat. Karena tingkat regangnya yang sangat tinggi, tali ini sangat cocok untuk kegiatan climbing. Di dalam tali ini, terdapat serat yang menguatkan. Namun, jika serat di dalam tali ini rusak, maka kekuatan tali ini akan berkurang, bahkan bisa putus dan membahayakan bagi pengguna.
  • Karmantel statis, adalah jenis tali karmantel yang hanya dapat meregang sebanyak 15 persen. Jadi, karmantel statis ini relatif lebih keras dan kaku daripada jenis karmantel dinamis. Karena itu, tali karmantel jenis ini sangat cocok digunakan untuk kegiatan repling. Dari segi bentuk, karmantel statis terlihat sama dengan karmantel dinamis. Akan tetapi, jika Anda sudah memegangnya dan membandingkannya dengan teliti, pasti akan terlihat perbedaannya secara tekstur.
  • Karmantel semi-dinamis, jenis karmantel yang satu ini memiliki daya regan yang berada di antara tali karmantel dinamis dan karmantel statis. Jadi, tali ini tidak begitu meregang dengan banyak, namun juga tidak begitu kaku. Karena itu, tali karmantel semi-dinamis ini cocok untuk kegiatan repling ataupun climbing (panjat dinding atau panjat tebing).

Mengetahui jenis-jenis tali karmantel memang sangat penting. Pasalnya, ini berhubungan langsung dengan keselamatan pengguna atau pemanjat. Jadi, pemanjat disarankan tidak tertukar ketika menggunakan tali karmantel. Agar lebih aman, tentu saja pemilihan tali yang menjadi prioritas.

Lalu, bagaimana cara memperoleh tali karmantel? Mendapatkan produk ini sangat mudah karena telah dijual bebas di pasaran. Anda bisa membeli tali karmantel di toko-toko khusus perlengkapan outdoor maupun situs jual beli online. Harga tali karmantel bervariasi, tergantung tipe dan ukurannya. Berikut kami sajikan informasi lengkap kisaran harga tali karmantel di pasaran.

Harga Tali Karmantel

Tali karmantel (sumber: gripped.com)
Tali karmantel (sumber: gripped.com)

Harga Tali Karmantel

Tipe & Ukuran Tali Karmantel Harga
Tali Karmantel Statis TNI 8 mm x 4 m Rp325.000
Tali Karmantel Statis TNI 8 mm x 50 m Rp372.000
Tali Karmantel Statis Xinda 9,5 mm x 10 m Rp401.000
Tali Karmantel Statis Xinda 9,5 mm x 20 m Rp404.000
Tali Karmantel Semi-Statis Adela 10,5 mm x 50 m Rp1.960.000
Tali Karmantel Dinamis Beal 10,2 mm x 50 m Rp1.830.000
Tali Karmantel Semi-Statis Beal 10 mm x 100 m Rp2.200.000
Tali Karmantel Statis Consina 10,5 mm x 50 m Rp2.392.500
Tali Karmantel Statis Beal 11 mm x 50 m Rp2.520.000
Tali Karmantel Semi-Statis Adela 12 mm x 50 m Rp2.950.000
Tali Karmantel Statis Haidar-Ropes 12 mm x 100 m Rp2.654.000
Tali Karmantel Dinamis Beal Apollo 11 mm x 50 m Rp2.950.000
Tali Karmantel Statis Beal 11,5 mm x 100 m Rp5.185.000
Tali Karmantel Semi-Statis Beal 10,5 mm x 205 m Rp5.500.000
Tali Karmantel Dinamis Beal 10,5 mm x 200 m Rp5.980.000
Tali Karmantel Statis Beal 10,5 mm x 200 m Rp8.050.000
Tali Karmantel Statis Edelweis 10,5 mm x 200 m Rp8.242.500
Tali Karmantel Static Tendon 11 mm x 200 m Rp10.950.000
Tali Karmantel Dinamis Beal Edlinger 10,2 mm x 205 m Rp12.880.000

Harga tali karmantel, baik model statis, semi-statis, maupun dinamis, di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko perlengkapan outdoor dan situs jual beli online. Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga tali karmantel di pasaran saat ini cenderung naik. Misalnya, tali karmantel statis Beal 11,5 mm x 100 m yang semula dijual dengan harga Rp5 juta, sekarang menjadi Rp5,18 jutaan. Begitu pula dengan harga tali karmantel statis Consina 10,5 mm x 50 m yang sedikit naik dari Rp2,37 juta menjadi Rp2,39 jutaan.

Peralatan Panjat Tebing Lainnya

Tali karmantel & peralatan panjat tebing (linkedin: Ayu Novita)
Tali karmantel & peralatan panjat tebing (linkedin: Ayu Novita)
  • Carabiner, adalah pengaman pemanjat berupa cincin kail yang menyambungkan raner dengan badan climber yang dipasang pada harness. Bahan-bahan carabiner adalah besi baja atau campuran aluminium. Carabiner sendiri dapat dibagi menjadi jenis yang memakai kunci (screw gate) dan tanpa kunci.
  • Harness, adalah pengaman yang dipakai oleh para pemanjat. Jenis harness antara lain sit harness dan full body (body harness).
  • Slink, yaitu tali penggabung carabiner, yang dapat dibagi menjadi dua macam, yakni slink pita (dapat digunakan untuk menyambung carabiner) dan slink prusik.
  • Runner, adalah peralatan yang digunakan pendaki untuk menghubungkan tali untuk jangkar baut, atau untuk perlindungan tradisional lainnya, yang memungkinkan tali bergerak melalui sistem penahan dengan gesekan minimal.
  • Webbing, biasanya digunakan untuk pengaman badan climber pengganti harness yang umumnya terbuat dari nilon, dengan kapasitas tahan sekitar 4.000 pon.’
  • Piton, adalah alat yang biasanya digunakan pada saat memanjat tebing alam, dengan fungsi sebagai pengaman pemanjatan pengganti raner yang digunakan pada bongkahan-bongkahan batu.
  • Chook, memiliki bermacam-macam bentuk, seperti segi empat dan segi enam. Tali cok terbuat dari baja dan memiliki keuntungan sebagai raner pada bongkahan-bongkahan batu di tebing yang dapat dilepas kembali dengan alat pembukanya.
  • Glops, adalah sarung tangan yang biasa dipakai oleh rappelling untuk menghindari gesekan langsung ke tali.
  • Helm, digunakan sebagai kepala pemanjat.
  • Chalk bag, digunakan sebagai pengemas chock (magnesium) yang berfungsi untuk tangan dan kaki agar tidak licin ketika memanjat tebing.
  • Etrier, adalah tangga tali yang biasanya terbuat dari webbing, yang berguna membantu atau memudahkan dalam memanjat.
  • panjang tebing, yang berguna melindungi kaki pemanjat.

Di samping itu, Anda pun mungkin membutuhkan stik plan, rock bandering, ascender, descender, pulley, hammer, dan sky hook. Semua peralatan tersebut memiliki fungsi utama untuk memudahkan pendakian sekaligus meminimalkan risiko cedera pada pemanjat. Jadi, apabila Anda hendak melakukan hiking, jangan lupakan alat-alat yang telah disebutkan di atas.

[Update: Ditta]

Pos terkait