
Sekilas tentang Susu Formula
Dilansir dari Wikipedia, susu formula ternyata sudah ada sejak lama dan diketahui pertama kali dibuat pada abad ke-19 oleh seorang ahli kimia asal Jerman bernama Von Liebig. Susu formula ini mulai dipasarkan pada tahun 1867, yang terbuat dari campuran susu sapi, tepung terigu, dan tepung malt. Campuran ini dimasak dengan sedikit kalium dan karbohidrat untuk mengurangi rasa asam. Latar belakang pembuatan susu formula, seperti disampaikan di atas, adalah banyaknya ibu-ibu yang tidak dapat atau tidak mampu menyusui bayi mereka secara penuh dengan ASI. Salah alasannya mungkin si ibu terkena infeksi HIV/AIDS sehingga dikhawatirkan akan membuat bayi tertular setelah minum ASI. Selain itu, alasan lainnya mungkin si ibu berprofesi sebagai wanita karir yang sibuk sehingga tidak dapat memberikan ASI kepada bayi secara optimal. Meski sudah dibuat sejak abad ke-19, namun cara modern pembuatan susu formula baru dilakukan pada tahun 1915, yang menghasilkan susu formula dengan kandungan lemak diklaim hampir mendekati ASI. Susu formula ini mengandung 4,6 persen lemak, 6,5 persen karbohidrat, dan 0,9 persen protein. Nah, untuk saat ini, susu formula yang beredar di pasaran sangat bervariasi dan memiliki rasa yang beragam. Selain dari susu sapi, susu formula yang beredar saat ini juga ada yang terbuat dari kedelai atau protein hidrolisa. Susu formula juga ditambahkan minyak tumbuh-tumbuhan untuk menyediakan lemak yang diabsorbsi oleh bayi. Agar susunan gizinya mendekati ASI, susu formula ditambahkan dengan whey protein, serta vitamin dan mineral untuk mencapai kecukupan gizi. Bagi bayi yang mempunyai alergi terhadap susu sapi atau susu kedelai, susu formula yang diklaim tepat yaitu susu formula berbahan baku dari protein terhidrolisa. Susu formula ini terdiri dari kasein hidrolisis, sukrosa, dan tapioka sebagai sumber karbohidrat. Kemudian, ditambahkan dengan zat lain sehingga komposisi gizinya mendekati komposisi gizi ASI.Jenis Susu Formula
- Susu formula dari susu sapi. Merupakan produk yang banyak beredar. Biasanya, jenis ini mengandung protein, karbohidrat, dan lemak dalam keseimbangan yang tepat. Protein dalam susu formula ini juga diklaim sudah mengalami perubahan sehingga membuatnya lebih mudah untuk dicerna.
- Susu formula dari susu kedelai. Ini adalah susu yang diklaim cocok bagi bayi yang mengalami intoleransi laktosa sementara karena infeksi pencernaan, alergi susu sapi yang berhubungan dengan galaktosemia, dan kekurangan laktase bawaan.
- Susu formula bebas laktosa. Ini adalah susu formula yang tidak mengandung laktosa (gula yang terkandung dalam susu) dan biasanya diganti dengan jenis gula lain, seperti sirup jagung.
- Susu formula hipoalergenik. Ini adalah jenis susu formula yang mengandung protein yang sudah dipecah menjadi bentuk lebih kecil sehingga lebih mudah dicerna oleh bayi. Umumnya, bayi yang membutuhkan susu formula jenis ini adalah bayi yang memiliki alergi protein susu atau yang mengalami masalah penyerapan nutrisi (biasanya bayi prematur).

Harga Susu Formula Termahal
| Merk Susu Formula | Harga Sebelumnya | Harga Sekarang |
| Nestle Nan pH Pro 3 800 gram | Rp300.000 | Rp356.100 |
| Nestle Nan Ha Pro 2 800 gram | Rp179.000 | Rp398.600 |
| Bebelac 3 Vanilla 1800 gram | Rp239.000 | Rp293.500 |
| Bebelac 3 Madu 1800 gram | Rp269.500 | Rp293.500 |
| Enfagrow A+ 3 Vanilla 1200 gram | Rp375.000 | Rp356.400 |
| Nutricia Nutribaby Pepti Actiduobio 400 gram | - | Rp385.400 |
| Nestle Nan pH Pro 1 800 gram | Rp375.000 | Rp442.000 |
| S-26 Procal Gold 1600 gram | Rp461.000 | Rp482.000 |
| Enfagrow A+ 4 Vanilla 1800 gram | Rp505.500 | Rp683.000 |
| Holle Organic Infant Follow-On Formula 2 600 gram | - | Rp747.000 |
| Enfagrow A+ 3 Vanilla 1800 gram | Rp569.900 | Rp808.200 |
| Enfamil A+ 2 1800 gram | Rp758.000 | Rp981.000 |
| Enfamil A+ 1 1800 gram | Rp732.999 | Rp981.000 |
| Enfagrow A+ 3 Vanilla 2400 gram | Rp750.000 | Rp1.020.800 |
| Enfagrow A+ 4 Vanilla 3000 gram | Rp840.000 | Rp1.118.480 |
| Similac Advance Ready to Feed Formula 964 gram | - | Rp1.769.000 |
Kategori: Susu
Tag: air, bayi, ibu, konsumsi, mahal, merek, susu