Update Harga Suplemen Kalsium Licokalk

No comment2754 views

Saat masa kehamilan, janin di dalam Anda akan membutuhkan asupan kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi kuat. Kalsium juga penting untuk menjaga detak jantung Anda selalu stabil dan saraf serta berfungsi dengan baik. Nah, kalsium laktat ini bisa didapatkan dari , seperti Licokalk.

Pentingnya kalsium laktat untuk ibu hamil

Ilustrasi: ibu hamil mengonsumsi suplemen (sumber: theasianparent.com)

Ilustrasi: ibu hamil mengonsumsi suplemen (sumber: theasianparent.com)

Saat Anda hamil, bayi Anda yang sedang berkembang membutuhkan kalsium untuk membentuk tulang dan gigi yang kuat; mengembangkan jantung, saraf, dan otot yang kuat; dan untuk mengembangkan irama jantung dan kemampuan pembekuan darah yang normal.

Selain itu, kalsium juga menurunkan risiko Anda mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) saat hamil dan menurunkan risiko Anda untuk mengalami salah satu komplikasi kehamilan yang berbahaya, yaitu keracunan kehamilan atau pre-eklamsia. Jika Anda tidak mendapatkan cukup kalsium dalam makanan saat Anda sedang hamil, bayi Anda akan menyerap kalsium dari tulang Anda sehingga dapat mengganggu kesehatan Anda sendiri di kemudian hari.

Perempuan di atas 18 tahun sebaiknya mengonsumsi 1.000-2.000 miligram (mg) sehari sebelum, selama, dan setelah kehamilan. Perempuan berusia di bawah 18 tahun harus mengonsumsi lebih banyak kalsium, yaitu 1.300 mg.

Kebanyakan tidak mendapatkan cukup asupan mineral penting ini. Untuk menyiasati ini, konsumsi setidaknya empat porsi produk olahan susu atau makanan kaya kalsium lainnya dalam satu hari. Walaupun Anda tidak lagi menyusui, tetap jaga asupan kalsium Anda. Anda akan membutuhkan kalsium untuk membantu memperkuat tulang dan mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis) di kemudian hari.

prenatal biasanya menyediakan setidaknya 150 sampai 200 mg kalsium untuk kebutuhan harian Anda. Anda bisa mencoba suplemen kalsium yang berbeda-beda, namun perlu diingat bahwa tubuh Anda hanya dapat menyerap sekitar 500 mg kalsium pada satu waktu. Jadi Anda perlu mengonsumsi suplemen kalsium Anda dalam dosis yang lebih kecil beberapa kali sehari, misalnya tiga kali sehari mengonsumsi kalsium elemental 500 mg.

Namun ingat, jangan berlebihan dalam mengonsumsi kalsium. Terlalu banyak kalsium dapat menyebabkan sembelit, meningkatkan risiko batu ginjal, dan menghambat penyerapan zat besi dan seng dari makanan untuk tubuh Anda. Pastikan perhitungan total dari makanan, suplemen, dan air tidak melebihi 2.500 mg. Air mineral botolan mengandung rata-rata 208 mg per liter, dan air murni kemasan biasanya hanya berisi sedikit sekali kalsium.

Seperti apa suplemen kalsium yang baik untuk ibu hamil?

Suplemen kalsium tersedia dalam berbagai bentuk, yang paling umum ditemukan adalah kalsium karbonat dan kalsium sitrat yang paling mudah diserap oleh tubuh. Kalsium karbonat mengandung paling banyak kalsium, tetapi membutuhkan asam lambung ekstra untuk membantu melarutkan, jadi lebih baik dikonsumsi sambil makan. Sedangkan karena kalsium sitrat tidak memerlukan asam lambung untuk penyerapan, ia dapat dikonsumsi di sela-sela waktu makan dan merupakan pilihan yang baik jika Anda minum maag yang mengurangi asam lambung.

Ilustrasi: tablet suplemen

Ilustrasi: suplemen

Selain itu, cari juga produk tablet yang bebas timah. Beberapa suplemen kalsium (seperti yang mengandung bone meal, dolomit, atau karang) dapat mengandung sedikit timah, yang berbahaya bagi pertumbuhan bayi Anda.

Tentang Licokalk

Licokalk adalah suplemen makanan yang mengandung Calcium lactate (Kalsium laktat). Suplemen ini dapat dibeli tanpa resep dari dokter, namun harus tetap berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu. Licokalk dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan defisiensi (kekurangan) kalsium.

Licokalk juga biasanya digunakan oleh ibu hamil dan menyusui, serta penyakit kekurangan kalsium seperti hipoparatiroidisme, osteoporosis, dan penyakit otot akibat defisiensi kalsium lainnya. Kegunaan lain obat ini juga sebagai suplemen untuk memenuhi kecukupan kalsium bagi wanita menopause dan pasien yang menggunakan obat-obatan tertentu, seperti phenobarbital, phenytoin, atau prednisone.

Licokalk merupakan obat yang mengandung 500 mg Kalsium laktat. Kandungan kalsium tersebut memiliki fungsi tersendiri dalam tubuh. Kalsium merupakan salah satu nutrisi penting dalam tubuh yang berfungsi menggabungkan sistem saraf dan otot. Kalsium juga ikut serta menjaga fungsi normal jantung, permeabilitas sel, dan koagulasi (pengumpulan partikel) darah.

Fungsi lain kalsium, yaitu sebagai Ko-Faktor (molekul pembantu) enzim yang dapat mempengaruhi aktivitas kelenjar eksokrin dan endokrin. Dengan demikian, Licokalk sangat bermanfaat untuk pencegahan dan pengobatan defisiensi kalsium. Selain itu, obat ini juga membantu mengobati penyakit otot karena kekurangan kalsium, seperti osteoporosis dan hipoparatiroidisme.

Indikasi dan Kegunaan Licokalk

Berdasarkan penjelasan mengenai kandungan nutrisi di atas, maka obat ini dapat digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati defisiensi (kekurangan) kalsium untuk anak-anak, ibu hamil dan menyusui, wanita menopause, penderita gagal ginjal kronis, penderita tetanus, insufisiensi ginja, osteodistrofi ginjal, penderita hipokalsemia, dan lainnya.

Kontraindikasi Licokalk

Sangat banyak manfaat dari Licokalk, namun tidak semua orang bisa menggunakan obat ini. Licokalk tidak boleh digunakan untuk orang-orang yang memiliki hipersensitif atau alergi terhadap kandungan obat ini, penderita batu ginjal (Renal kalkuli), pasien hipofosfatemia (kadar fosfat tinggi), memiliki hiperkalsemia (kelebihan kalsium).

Licokalk tersedia dalam bentuk tablet. Dalam setiap kemasannya berisi 10 strip yang terdiri atas 10 tablet/strip. Tiap kapsul mengandung Calcium lactate sebesar 500 mg. Adapun dosis obat ini yang sering direkomendasikan antara lain sebagai berikut.

Suplemen Kalsium Licokalk - www.tokopedia.com

Suplemen Kalsium Licokalk - www.tokopedia.com

Dosis Licokalk dan Cara Pemakaian

  • Bagi penderita Osteoporosis, dosis yang dianjurkan 325 mg sampai 650 mg yang digunakan 2-3 kali sehari.
  • Bagi penderita Hipoparatiroidisme, dosis yang dianjurkan 325 mg yang digunakan sebanyak 3 kali sehari. Bagi penderita Hipokalsemia, dosis yang dianjurkan 325-650 mg yang digunakan sebanyak 2-3 kali sehari.
  • Bagi penderita Osteomalasia, dosis yang dianjurkan 325-650 mg yang digunakan sebanyak 2-3 kali sehari.
  • Bagi penderita Pseudohipoparatiroidisme, dosis yang dianjurkan 325 mg yang digunakan sebanyak 3 kali sehari.
  • Untuk bayi, dosis yang dianjurkan 400-500 mg/kg berat badan yang diberikan 1 kali sehari dan dosis terbagi dalam tiap 4 sampai 6 jam.
  • Untuk Anak-anak, dosis yang dianjurkan 500 mg/kg berat badanĀ  yang diberikan 1 kali sehari dan dosis terbagi dalam tiap 6 sampai 8 jam dengan dosis maksimal 9 gram/hari.

Seperti halnya dengan obat-obat lainnya, Licokalk juga berpotensi menyebabkan efek samping. Adapun efek samping yang umum terjadi sebagai berikut.

Efek Samping Licokalk

  • Mual dan muntah.
  • Anoreksia.
  • Berkurangnya nafsu makan.
  • Aritmia.
  • otot dan sendi Mulut kering dan kehausan.
  • Poliuria (buang air kecil dalam jumlah banyak).
  • Hiperkalsemia.
  • Nausea (rasa tidak nyaman di perut).
  • Konstipasi atau sembelit.

Licokalk

Licokalk merupakan suplemen untuk mencukupi kekurangan kalsium. Penting bagi Anda untuk memperhatikan asupan kalsium yang dibutuhkan oleh tubuh. Licokalk dapat dibeli di apotik tanpa resep dari dokter, namun harus tetap berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu. Harganya tahun 2019 lalu berkisar Rp2.600 per strip, dan kini tahun 2020 naik sedikit menjadi Rp3.190 per strip di Apotek K24.

[Update: Dian]

Baca juga  Info Harga Kelas Zumba di Berbagai Lokasi
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Update Harga Suplemen Kalsium Licokalk"