Cara Pakai & Update Harga Salep Esperson Cream (5 gr dan 15 gr)

Penyakit kulit seperti dermatitis, eksim, dan sebagainya umumnya dapat diatasi dengan pemberian obat dalam wujud salep sesuai dengan resep dokter. Nah, salah satu produk kortikosteroid topikal yang banyak dipakai adalah salep Esperson. Salep ini dijual di apotek dengan harga berkisar puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah, tergantung ukurannya.

Cara Menggunakan Krim Kortikosteroid Topikal (sumber: Radio-Canada)
Cara Menggunakan Krim Kortikosteroid Topikal (sumber: Radio-Canada)

Kortikosteroid topikal efektif dan aman bila digunakan dengan tepat dan di bawah pengawasan yang adekuat. Selama fase pemeliharaan, kortikosteroid topikal dapat digunakan dua kali per minggu. Kortikosteroid topikal dapat digunakan hingga flare terkontrol (hingga 14 hari atau lebih).

Bacaan Lainnya

Meski demikian, pasien harus memahami berapa jumlah penggunaan kortikosteroid topikal yang tepat dan aman. Kortikosteroid topikal dapat diberikan ke seluruh daerah kulit yang terdapat lesi (misalnya ekskoriasi, dermatitis akut yang membasah atau dermatitis kronis dengan fisura). Untuk wajah dan area lipatan, dapat diberikan kortikosteroid topikal dengan potensi moderat selama 5-7 hari, kemudian dapat diganti ke potensi dan/atau inhibitor kalsineurin topikal.

Terdapatnya kondisi infeksi pada lesi bukan merupakan kontraindikasi penggunaan kortikosteroid topikal, tetapi infeksi harus ditangani. Pilihan potensi, frekuensi penggunaan, dan durasi penggunaan kortikosteroid topikal harus didasarkan pada penilaian klinis sesuai dengan lokasi, keparahan dan kronisitas dermatitis, dan usia pasien.[1]

Baca juga  Update Harga Masker N95 (Satuan dan Box)

Esperson

Esperson adalah obat produksi Sanofi Aventis yang digunakan untuk mengobati berbagai tipe eksim, dermatitis, dan psoriasis yang peka terhadap kortikosteroid. Esperson hadir dalam sediaan cream yang dikemas dalam tube ukuran 5 gram dan 15 gram, mengandung desoximetasone, obat yang termasuk golongan kortikosteroid topikal. Zat ini diklaim bisa mengurangi pembengkakan, gatal-gatal, kemerahan, dan rasa tidak nyaman yang muncul pada kulit.

Dilansir dari Honestdocs, desoximetasone adalah obat kortikosteroid topikal yang digunakan sebagai anti inflamasi, anti alergi, anti eksudatif, anti proliferasi, dan anti pruritus pada dermatosis yang peka terhadap kortikosteroid. Kortikosteroid topikal tidak bisa digunakan untuk mengobati penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi. Obat ini digunakan bila cara lain seperti penggunaan emolien tidak efektif.

Krim ini bekerja dengan cara merangsang zat alami pada kulit untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan rasa gatal. Salep Esperson pun bisa diresepkan oleh dokter sebagai bagian dari terapi kombinasi, ketika pasien juga perlu mengonsumsi obat lainnya.

Baca juga  Prosedur dan Update Biaya Mamografi di Indonesia

Indikasi Salep Esperson

Kegunaan Esperson (desoximetasone) adalah sebagai anti inflamasi, anti alergi, anti eksudatif, anti proliferasi dan anti pruritus pada dermatosis yang peka terhadap kortikosteroid, misalnya penyakit eksim, dermatitis kontak, gatal akibat gigitan serangga, dan eksim scabies yang dikombinasikan dengan obat anti scabies.

Ilustrasi: Salep Esperson (credit: JD.ID)
Ilustrasi: Salep Esperson (credit: JD.ID)

Kontraindikasi Esperson

  • Jangan digunakan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif/alergi obat desoximetasone atau obat golongan kortikosteroid lainnya.
  • Bukan untuk mengobati pada kulit karena infeksi bakteri, jamur, atau virus.
  • Tidak boleh dipakai untuk mengobati reaksi kulit akibat vaksinasi, TBC, sifilis, cacar, rosacea (jerawat rosacea), perioral dermatitis, dan akne vulgaris.

Efek Samping Esperson

  • Sensasi terbakar.
  • Iritasi.
  • Gatal.
  • Kulit mengering.

Pada penggunaan jangka panjang, Esperson (desoximetasone) bisa menyebabkan atrofi, striae, telangiectasias, folikulitis, jerawat, hipopigmentasi, dermatitis perioral, dermatitis kontak alergi, infeksi sekunder, dan miliaria. Pada beberapa orang yang peka, Esperson kadang menimbulkan reaksi hipersensitif.

Dosis & Cara Pemakaian Esperson

Awal digunakan 1-2 kali sehari terhadap area yang terkena dan jika perlu diberikan 3 kali sehari. Oleskan tipis-tipis pada bagian kulit atau bagian yang sakit sesuai dengan aturan pakai. Jangan digunakan untuk terbuka kecuali obat memang diperuntukkan pada luka terbuka.

Baca juga  Referensi Fakultas Kedokteran Swasta Biaya Termurah

Harga Salep Esperson

Varian Salep Esperson Cream Harga Sebelumnya Harga Sekarang
Esperson 0,25% Cream 5 gram Rp77.004 Rp84.808
Esperson 0,25% Cream 15 gr Rp190.551 Rp210.454

Berdasarkan tabel di atas, harga salep Esperson saat ini tercatat naik. Esperson tergolong obat keras yang bisa dibeli di toko obat atau apotek dengan resep dokter. Selain salep Esperson, tersedia pula beberapa krim anti radang yang juga berkhasiat mengatasi peradangan kulit. Sebagai referensi, berikut kami sajikan info merk krim anti radang serta harganya di apotek.

Salep untuk Penyakit Kulit - @Kateryna Kukota
Salep untuk Penyakit Kulit – @Kateryna Kukota

Harga Salep Anti Radang Lainnya

Merk Salep Anti Radang Harga
Benoson Cr 0.1% 5 gr Rp19.800
Benoson N Cr 5 gr Rp24.420
Topcort Cr 0.25% 10 gr Rp33.659
Benoson M Cr 5 gr Rp79.000
Benoson G Cr 10 gr Rp87.119

Perlu Anda ketahui bahwa harga salep di atas dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, harga salep anti radang yang berlaku di setiap tempat bisa saja berbeda-beda tergantung dari penawaran pihak penjual.

[Update: Ditta]

[1] Murlistyarini, S., dkk. 2018. Intisari Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin. Malang: UB Press.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.