Update Harga Popok Bayi 1 Lusin

Popok bayi menjadi salah satu kebutuhan penting yang tak boleh ketinggalan dan biasanya dijual dalam kemasan ½ hingga 1 lusin, dan ada juga yang menjual dengan kemasan lebih kecil. Kegunaannya mampu menahan cairan dalam ukuran banyak dan membuat tidur bayi tetap nyaman. Harga popok bayi di pasaran bermacam-macam, tergantung bahan dan mereknya.

Menjemur popok bayi (sumber: jhonsonsbaby.co.id)
Menjemur popok bayi (sumber: jhonsonsbaby.co.id)

Setidaknya, Anda akan menemui dua jenis popok bayi yang biasa digunakan sehari-hari, yakni popok bayi sekali pakai dan popok kain. Popok bayi yang terbuat dari kain tersedia dengan pilihan desain dan warna yang menarik. Bahkan, saat ini, popok kain juga dilengkapi perekat dan kancing. Bentuk dan ukuran juga dibuat beragam, sehingga saat Anda membeli, dapat disesuaikan dengan ukuran tubuh bayi. Popok ini dinilai lebih aman karena kulit bayi akan terhindar dari bahan kimia.

Bacaan Lainnya

Keunggulan lain popok kain yakni dapat menghemat biaya. Sebab, setelah dipakai bayi dan dicuci bersih, popok ini dapat dipakai berkali-kali. Selain itu, meski terlihat tradisional, menggunakan popok kain dapat menjaga lingkungan, karena setidaknya dapat mengurangi limbah plastik yang sulit terurai.

Jika dibandingkan dengan kain, popok sekali pakai begitu berbeda. Umumnya, popok sekali pakai terbuat dari bahan plastik dengan tambahan bahan kimia lainnya. Seperti kandungan zat polypropylene yang biasanya terdapat pada popok kain yang kerap kali menimbulkan alergi pada bayi. Belum lagi zat polimer berikut zat pewarna dan pewangi lainnya.

Baca juga  Update Harga Mesin Fotocopy Mini Epson dan Tips Memilihnya

Meski begitu, popok sekali pakai tetap menjadi primadona untuk sebagian besar masyarakat. Dengan sifatnya yang lebih praktis dan aman dibawa bepergian, popok ini menjadi pilihan. Gel peresap yang terdapat di dalamnya mampu menyerap cairan lebih banyak, sehingga tidak mudah bocor dan tidak perlu terlalu sering ganti popok.

Terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan, saat Anda membeli popok sekali pakai. Anda disarankan membeli popok bayi sekali pakai dalam ukuran yang lebih besar dari pada tubuh bayi. Hal ini akan bermanfaat untuk mencegah timbulnya ruam pada kulit bayi. Namun, jika terlanjur ada ruam pada kulit, sebaiknya Anda mengganti merek popok bayi yang dipakai.

Sensitivitas kulit bayi dan kulit orang dewasa berbeda, tentunya Anda harus sering-sering mengganti popok bayi agar tidak semakin menimbulkan iritasi. Anda juga dapat mengoleskan krim atau salep sebelum menggunakan popok pada bayi. Perhatikan dengan teliti produk popok bayi yang Anda beli dan jangan terkecoh dengan harganya yang murah.

Cara Penggunaan Popok Kain untuk Bayi

Ilustrasi: memakaikan popok bayi (sumber: popmama)
Ilustrasi: memakaikan popok bayi (sumber: popmama)
  • Sediakan bak besar untuk cucian popok bayi dan sebaiknya ditempatkan berdekatan dengan kamar mandi agar memudahkan mengganti popok.
  • Masukkan popok yang hanya terkena pipis langsung ke bak cucian tersebut, sedangkan untuk popok yang terkena pup bayi, terlebih dahulu bersihkan kotoran pup si kecil.
  • Cuci popok setiap hari sehingga kotoran lebih mudah hilang dan tidak terlalu menempel pada serat kain popok. Hal ini juga bertujuan agar Anda tidak terlalu khawatir kekurangan popok.
  • Ketika mencuci popok kain, Anda disarankan menambahkan cuka untuk membuat popok senantiasa lembut dan daya serap popok dapat terjaga.
  • Gunakan deterjen khusus bayi agar tidak membuat kulit bayi iritasi.
  • Hendaknya mengeringkan popok bayi di bawah sinar matahari langsung supaya dapat membunuh kuman dan bakteri.
Baca juga  Keunggulan dan Update Harga Cat Tembok Jotun (Interior & Eksterior)

Cara Penggunaan Popok Sekali Pakai (Diaper) untuk Bayi

  • Siapkan popok yang bersih, tisu atau kain basah. Kelengkapan lainnya seperti selimut, handuk, perlak, atau tikar juga diperlukan.
  • Lepaskan popok kotornya dengan membuka perekat dan tidak merusak perekatnya.
  • Tarik bagian depan popok yang kotor, lalu turunkan ke bawah.
  • Gunakan bagian depan popok untuk membersihkan sebagian besar kotorannya jika bayi buang besar. Bersihkan dari bagian depan ke arah belakang.
  • Ambil bagian depan popok, lipat hingga menutupi bagian yang kotor dan selipkan di bawah pantatnya.
  • Bersihkan alat kelamin si kecil dengan tisu serta sisa-sisa kotoran yang masih menempel, lalu buang tisu basah ke kantong popok.
  • Anda dapat mengoleskan krim khusus sesuai anjuran dokter pada kulit bayi jika terdapat ruam popok.
  • Angkat bagian bokong bayi, lalu singkirkan popok kotor dari bawahnya. Buang popok kotor ke kantong popok, kemudian ikat dan buang kantong ke tempat sampah.
  • Selama mengganti popok, Anda disarankan meletakkannya di posisi yang aman agar tidak terguling. Tentu saja jangan sekali-kali meninggalkan bayi tanpa pengawasan.
Baca juga  Review & Info Terbaru Harga Concealer La Tulipe

Harga Popok Bayi 1 Lusin

Popok bayi (sumber: shopee)
Popok bayi (sumber: shopee)
Bahan Popok Harga per Lusin
Popok Lapis Deniz Rp24.000
Katun Murah Rp27.000
Popok Lapis Handuk Rp38.500
Popok Andrea Rp48.500
Cute Bear Rp48.800
Bahan PE (tipis) Rp60.000
Popok “Costly” Rp63.000
Popok “Bon-Bon” Rp64.500
Popok “Viola” Rp90.000
Popok Tali “Little Kid” Rp100.000
Popok Rekat “Little Kid” Rp100.000
Popok “Fluffy” Rp130.000
Popok Tali Libby Rp144.900
Popok Clodi Rp150.000

Harga popok bayi 1 lusin di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko peralatan anak dan situs e-commerce. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, harganya ada yang naik dan ada yang turun. Popok bayi dari kain katun murah yang awalnya dijual Rp38 ribu per lusin, sekarang turun menjadi Rp27 ribuan. Sementara itu, popok lapis handuk yang semula dilepas Rp24 ribu per lusin, saat ini naik menjadi Rp38 ribuan per lusin. Untuk memperoleh lebih lengkap, Anda dapat datang langsung ke toko perlengkapan bayi terdekat di sekitar domisili Anda.

[Update: Panca]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.