Info Kandungan Nutrisi, Manfaat, & Harga Pare di Pasaran

Pare adalah salah satu jenis yang banyak digemari oleh . Sayuran ini memiliki rasa yang khas dan cenderung pahit. Banyak orang yang menggunakan sayuran ini untuk memasak berbagai masakan. Sayuran ini juga memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi kesehatan. Di pasaran, pare dijual dengan harga yang relatif terjangkau dan mudah ditemukan di mana saja.

Pare (sumber: diadona)
Pare (sumber: diadona)

Tentang Pare

Tanaman pare adalah tanaman sayuran semusim yang merambat yang berasal dari wilayah Asia Tropis dan masuk ke Indonesia oleh orang-orang Portugis dan Spanyol pada zaman kerajaan India, yaitu Assam dan Burma. Pare merupakan anggota dari suku labu-labuan atau Cucurbitaceae ini biasa dibudidayakan untuk dimanfaatkan sebagai sayuran maupun bahan pengobatan. Tanaman pare banyak ditemukan di Afrika, Asia, dan Karibia dan asal-usulnya banyak disebut dari negara India dan mulai menyebar lebih dari 600 tahun yang lalu.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan klasifikasi tanaman pare dalam divisi: spermatophyte, subdivisi:  angiospermae, klas: icotyledoneae, ordo: cucubitales, family: cucurbiaceae, genus: momordica dan species: momordica charantia.

Pare merupakan tanaman merambat dengan sulurnya mirip spiral membelit kuat untuk merambat. Mempunyai banyak cabang, batangnya segi lima. Pare berdaun tunggal, berjajar di antara batang berselang-seling, bentuknya bulat panjang, dengan panjang 3,5-8,5 cm, lebar 4 cm, berbagi menjari 5-7, pangkal berbentuk jantung, warnanya hijau tua.

Tajuk bergigi kasar sampai berlekuk menyirip. Bunga tunggal, berkelamin dua dalam satu pohon, bertangkai panjang, berwarna . Buah bulat memanjang, dengan 8-10 rusuk memanjang, berbintil-bintil tidak beraturan, panjangnya 8-30 cm, rasanya pahit. Warna buah hijau, bila masak menjadi oranye yang pecah dengan tiga katup. Biji banyak, coklat kekuningan, bentuknya pipih memanjang, keras.

Daun pare merupakan daun tidak lengkap karena hanya memiliki tangkai dan helaian daun saja, tidak memiliki pelepah. Tangkai daun pare berfungsi untuk mendukung helaian daunnya dan menempatkan helaian pada posisi sedemikian rupa hingga mendapatkan cahaya matahari sebanyak-banyaknya. Tangkai daun berwarna hijau muda dan memiliki panjang sekitar 6 cm. Dilihat dari penampang melintangnya tangkai daunnya bulat dan berambut.

Ada tiga jenis tanaman pare, yaitu pare gajih, pare kodok dan pare hutan. Pare gajih berdaging tebal, warnanya hijau muda atau keputihan, bentuknya besar dan rasanya tidak begitu pahit. Pare kodok buahnya bulat pendek, rasanya pahit. Pare hutan adalah pare yang tumbuh liar, buahnya kecil-kecil dan rasanya pahit. Daun dari pare yang tumbuh liar, dinamakan daun tundung.[1] Berikut kandungan nutrisi pare segar per 100 gram.

Kandungan Nutrisi Pare

Pare (sumber: kalbarprov.go.id)
Pare (sumber: kalbarprov.go.id)
  • Air: 94,4 gram
  • Kalori: 19 kkal
  • Protein: 1,0 gram
  • Lemak: 0,4 gram
  • Karbohidrat: 3,6 gram
  • Serat: 1,3 gram
  • Kalsium: 31 miligram
  • Fosfor: 65 milligram
  • Zat besi: 0,9 miligram
  • Natrium: 5,0 miligram
  • Kalium: 277,7 miligram
  • : 0,03 miligram
  • Zinc: 0,8 miligram
  • Retinol (Vit. A): 0,0 mikrogram
  • Beta karoten: 197 mikrogram
  • Karoten Total: 80 mikrogram
  • Thiamin (Vit. B1): 0,18 miligram
  • Riboflavin (Vit B2): 0,04 miligram
  • Niacin (Vit. B3): 0,4 miligram
  • Vitamin C: 58 miligram

Dilansir dari Hellosehat, mengonsumsi pare baik untuk kesehatan tubuh lantaran pare mengandung berbagai vitamin, seperti vitamin A, C, E, B1, B2, B3, dan B9. Selain itu pare juga mengandung mineral, seperti kalium, kalsium, zinc, magnesium, fosfor, dan zat besi, serta kandungan senyawa antioksidan, seperti fenol, dan flavonoid. Berikut sederet manfaat pare untuk kesehatan.

Manfaat Pare

  • Mengendalikan gula darah.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Menjaga kesehatan mata.
  • Meredakan dan gangguan pernapasan lainnya.
  • Mengobati masalah kulit.
  • Membantu mengobati HIV dan herpes.
  • Meningkatkan kesehatan tulang dan penyembuhan luka.
  • Meningkatkan kesehatan pencernaan.
Ilustrasi: pare dijual di pasar (sumber: infopublik.id)
Ilustrasi: pare dijual di (sumber: infopublik.id)

Harga Pare

Jenis & Kuantitas Pare Harga (Rp)
Pare 250 gram 4.140
Pare bangkok 250 gr 6.500
Pare hijau muda fresh 500 gr 14.000
Pare organik 500gr 18.500
Pare hijau fresh 1 kg 20.600

Informasi harga pare di atas kami rangkum dari berbagai sumber. Perlu diingat bahwa harga pare dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, harga pare yang berlaku di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung dari promo atau penawaran pihak penjual. Anda bisa membeli pare di pasar-pasar tradisional maupun supermarket terdekat di kota Anda.

[1] Maynizal, Redo. 2018. Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Bokashi dan Pupuk NPK Mutiara 16:16:16 terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Pare (Momordica charantia L). Skripsi. Universitas Islam Riau: Riau.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *