Update Harga Mikroskop Cahaya Monokuler dan Cara Kerjanya

Mikroskop cahaya monokuler adalah benda untuk meneliti sebuah objek berukuran kecil. Alat seperti ini tidak dijual bebas di pasaran dan biasanya hanya bisa Anda beli di toko peralatan laboratorium atau medis. Selain itu, harganya yang tidak bisa dibilang murah membuat benda ini ekslusif dan umumnya hanya dimiliki oleh instansi pendidikan atau medis.

Ilustrasi Menggunakan Mikroskop Cahaya (sumber: cj13.com.br)
Ilustrasi Menggunakan Mikroskop Cahaya (sumber: cj13.com.br)

Para siswa atau pelajar di tingkat SMP, , maupun universitas tentunya sudah tak asing lagi dengan alat laboratorium yang bernama mikroskop. Mikroskop berasal dari bahasa Yunani, micron yang artinya kecil dan scopus, artinya tujuan. Mikroskop sendiri merupakan sebuah alat yang digunakan untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang.

Bacaan Lainnya

Secara umum, terdapat dua macam mikroskop jika didasarkan kenampakan objek yang diamati, yakni mikroskop dua dimensi (mikroskop cahaya) dan mikroskop tiga dimensi (mikroskop stereo). Sementara, apabila didasarkan pada sumber cahayanya, mikroskop bisa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop elektron.

Dilansir dari Wikipedia, mikroskop cahaya atau yang dikenal juga dengan nama “Compound light microscope” adalah sebuah mikroskop yang menggunakan cahaya lampu sebagai pengganti cahaya matahari sebagaimana yang digunakan pada mikroskop konvensional. Pada mikroskop konvensional, sumber cahaya masih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan dengan suatu cermin datar atau cekung yang terdapat di bawah kondensor. Cermin ini akan mengarahkan cahaya dari luar ke dalam kondensor.

Perbesaran yang dimiliki mikroskop cahaya maksimum 1.000 kali.[1] Mikroskop jenis ini memiliki tiga lensa, yaitu lensa objektif, lensa okuler, dan kondensor. Lensa objektif dan lensa okuler terletak pada kedua ujung tabung mikroskop. Lensa okuler pada mikroskop ada yang berlensa tunggal (monokuler) atau ganda (binokuler). Lensa kondensor berperan untuk menerangi objek dan lensa-lensa mikroskop lain, dengan pengaturan yang tepat maka akan diperoleh daya pisah maksimal. Mikroskop  cahaya memiliki tiga lensa, berikut cara kerjanya.

Cara Kerja Lensa Mikroskop Cahaya

  • Lensa objektif, berfungsi dalam pembentukan bayangan pertama dan menentukan serta bidang renik yang akan terlihat pada bayangan serta mempunyai kemampuan memperbesar bayangan obyek sehingga bisa memiliki nilai “apertura”, yaitu suatu ukuran daya pisah suatu lensa objektif yang akan menentukan daya pisah spesimen, sehingga dapat menunjukkan struktur renik yang berhampiran sebagai dua benda yang terpisah.
  • Lensa okuler, merupakan lensa mikroskop yang terdapat di bidang ujung atas tabung berhampiran dengan mata pengamat, dan berfungsi memperbesar bayangan yang dibuat oleh lensa obyektif berkisar selang 4 hingga 25 kali.
  • Lensa kondensor, merupakan lensa yang berfungsi untuk mendukung terciptanya pencahayaan pada obyek yang akan dilihat. Dengan pengaturan yang tepat, maka akan diperoleh daya pisah maksimal.
Mikroskop cahaya (sumber: sciencing.com)
Mikroskop cahaya (sumber: sciencing.com)

Harga Mikroskop Cahaya

Merk & Tipe Mikroskop Cahaya Spesifikasi Harga
Mikroskop Monokuler Yazumi XSP-12 Pembesaran: 500x, lensa mata huygens: H10x-H12.5x, lensa objective: 4x/0.10, 10x/0.25, 40xS/0.65, stage: 110 mm x 120 mm, diafragma: lima diafragma disk aperture Rp1.320.000
Mikroskop Cahaya Pudak Perbesaran 20x – 1000x Mudah diatur titik fokusnya, mudah dibersihkan, penggerak makrometer, penggerak mikrometer, diafragma 4 opsi, lensa okuler 2, lensa objektif 3, cermin cembung dan cekung Rp3.100.000
Mikroskop Cahaya Binokuler Yazumi XSZ 107 BN Sudut pandang eyepiece 45, radius putar 360, lensa objektif: achromatic din 4x, 10x, 40x, 100x, lensa eyepiece: wide field wf10x, p16x (wf16x), stage: single layer mechanical stage 140x140mm, jarak main naik-turun 75x75mm, sistem penerangan: lampu 6v/20w dengan pengaturan brightness, condenser: abne na 1.25 condenser with iris diaphragm & filter, rack & pinion adjustable plan, cermin concave yang dilengkapi sistem optic, pengaturan fokus objective 45mm, fine focus 30mm, ultra fine focus 0.0002 mm, focusing stopper untuk mencegah objective dan slide bertubrukan Rp3.250.000
Microscope Olympus CX21 Okuler 10x s/d 16x, perbesaran 4x, 10x, 40x, dan 100x, tekanan maksimum 20 psi, temperatur maksimum 259⁰ F, kecepatan 45 menit, voltase 220 v Rp13.800.000
Mikroskop Binokuler Olympus CX23 LED Sistem pencahayaan: LED 0,5 watt, stage: wire movement mechanical fixed stage – traveling range: 76 mm (X) x 30 mm (Y) – specimen holder – specimen position scale, tube observasi: 30 inclined binocular tube, interpupillary distance adjustment, range: 48-75 mm eyepoint adjustment: 370.0 432.9 mm Rp23.000.000

 

Spesifikasi Mikroskop Cahaya - www.renderhub.com
Spesifikasi Mikroskop Cahaya – www.renderhub.com

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga mikroskop cahaya di pasaran saat ini terpantau fluktuatif. Misalnya, mikroskop monokuler Yazumi XSP-12 yang semula dijual seharga Rp720 ribu, sekarang naik menjadi Rp1,32 juta per unit. Sementara itu, harga Microscope Olympus CX21 turun dari Rp14 juta, menjadi Rp13,8 juta per unit.

Informasi harga mikroskop cahaya di atas diperoleh dari berbagai sumber. Perlu Anda ingat bahwa harga mikroskop cahaya tersebut dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu. Selain itu, harga mikroskop cahaya yang berlaku di setiap tempat juga bisa berbeda-beda, tergantung dari penawaran pihak penjual. Apabila Anda sedang mencari mikroskop cahaya, Anda bisa membelinya di toko-toko alat kesehatan (alkes) atau toko perlengkapan laboratorium terdekat.

Jika membeli mikroskop cahaya dalam kondisi Anda rasa terlalu mahal, Anda juga bisa membeli mikroskop cahaya kondisi second atau bekas yang biasanya relatif lebih murah. Anda dapat mencari mikroskop-mikroskop bekas secara online melalui situs online atau tempat-tempat lainnya yang menjual mikroskop bekas yang kondisinya masih bagus dan layak pakai.

[: Ditta]

[1] Nugroho, Agung, dkk. 2008. Siap Menghadapi Ujian Nasional SMP/MTs 2009. Jakarta: Grasindo.

Pos terkait