Harga Mesin Pencacah Rumput (Mini dan Multiguna)

Di zaman yang serba modern seperti sekarang ini, hampir semua kebutuhan manusia dapat terpenuhi dengan praktis, termasuk jika hendak memberikan pakan rumput untuk hewan ternak. Pasalnya, saat ini sudah hadir mesin pencacah rumput yang dapat membantu Anda untuk mengecilkan ukuran rumput sehingga lebih mudah dicerna hewan peliharaan Anda. Di pasaran, peralatan tersebut dijual dengan harga rata-rata jutaan rupiah untuk produk baru.

Mesin Pencacah Rumput - shopee.co.id

Mesin Pencacah Rumput - shopee.co.id

Ternak, seperti disalin dari Wikipedia, adalah hewan yang sengaja dipelihara oleh manusia sebagai sumber pangan, sumber bahan baku industri, atau sebagai pembantu pekerjaan manusia. Sering juga disebut dengan rajakaya dalam bahasa Jawa, ternak ini dapat berupa binatang apa pun, namun umumnya merujuk pada satwa seperti unggas (ayam, bebek, kalkun, angsa) dan mamalia (sapi, kambing, kuda, domba, dan babi).

Meski demikian, tidak sembarang binatang yang dipelihara dapat disebut sebagai hewan ternak. Setidaknya, ada tiga persyaratan suatu binatang bisa disebut hewan ternak, antara lain hidup di bawah pengawasan manusia, berkembang biak di bawah pengawasan manusia, serta memberi keuntungan kepada manusia (seperti daging, susu, rekreasi, tenaga kerja, pupuk, dan sebagainya).[1] Ini sesuai dengan UU No. 6 tahun 1976 yang menyebutkan bahwa ternak adalah hewan peliharaan yang hidupnya (tempatnya, makanannya, berkembang biaknya, dan manfaatnya) diatur dan diawasi oleh manusia, dipelihara khusus sebagai penghasil bahan-bahan dan jasa yang berguna bagi kepentingan manusia.

Sementara itu, usaha memelihara hewan ternak dapat disebut dengan beternak. Ini adalah usaha manusia untuk mengembangbiakkan dan memelihara jenis hewan tertentu untuk mendapatkan keuntungan sosial dan ekonomi, seperti daging, susu, telur, pupuk, tenaga kerja, dan lain sebagainya,[2] termasuk perkembangbiakan ternak serta mengatur perkawinannya.

Manfaat Rumput untuk Ternak

Memelihara hewan ternak tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar binatang peliharaan dapat tumbuh sehat dan akhirnya bisa menghasilkan. Salah satu yang penting adalah makanan, bukan cuma untuk pertumbuhan, melainkan juga untuk mempertahankan hidup dan menghasilkan produk. Bahkan, saking pentingnya makanan ini, sudah menjadi cabang tersendiri dalam ilmu peternakan.

Baca juga  Harga Speaker Kenwood 12 Inch (Baru dan Bekas)

Setiap makanan yang diberikan pada seekor ternak harus sempurna dan mencukupi. Sempurna dalam arti bahwa makanan yang diberikan pada ternak tersebut harus mengandung semua zat yang dibutuhkan oleh tubuh ternak dengan kualitas yang baik, sedangkan cukup berarti makanan yang diberikan pada ternak itu sesuai banyaknya dengan kebutuhan ternak yang bersangkutan.[3]

Agar fungsi pemberian makan ternak terwujud, maka setiap makanan yang diberikan tersebut setidaknya harus mencukupi syarat seperti mengandung zat-zat penting (hidrat arang, , protein, mineral, vitamin, dan lain-lain), atau volume yang diberikan sesuai dengan kebutuhan jenis dan kondisi ternak, harus bebas dari segala penyakit, bukan makanan rusak, serta tidak boleh mengandung suhu rendah.[4]

Dari sekian banyak makanan yang tersedia, hijauan pakan merupakan bahan pakan utama yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi atau zat makanan bagi hewan ternak, terutama ruminansia, agar dapat bertahan hidup, bereproduksi, serta berkembang biak.[5] Hijauan pakan ini dapat diperoleh dari berbagai tanaman pakan di Indonesia, namun umumnya berupa rumput dan leguminosa.

Ada banyak jenis rumput yang dapat diberikan sebagai pakan hewan ternak. Salah satu yang dikatakan punya kualitas unggul adalah Setaria sphacelata, yang diklaim punya pertumbuhan lumayan baik, hasil panen yang berlimpah, serta kaya akan nutrisi.[6] Penanaman rumput ini dapat dilakukan dengan pols (sobekan rumput) atau menggunakan biji.

Jenis rumput lainnya yang juga disukai oleh peternak sebagai pakan hewan peliharaan mereka adalah rumput kumpai. Rumput yang kerap tumbuh di sekitar rawa-rawa ini diberikan pada domba. Menurut sebuah penelitian, rumput kumpai dikatakan memiliki produksi dan nilai gizi yang relatif sama dengan rumput Meksiko. Produksi per hektar per tahun dapat mencapai 77 ton, dengan komposisi nutrisi seperti 12,8 persen protein, 23,3 persen lemak, 25,18 persen serat kasar, 12,6 persen abu, 0,32 persen P, 0,31 persen Ca, dan 3,75 Mkal GE.[7]

Walau banyak jenis yang dapat dipilih, memberikan rumput untuk hewan ternak pun tidak boleh sembarangan. Bahkan, ukuran serta interval pemotongan rumput sangat berpengaruh pada kualitas atau nutrisinya sebagai pakan. Berdasarkan sebuah riset,[8] interval pemotongan rumput Setaria spacelata dengan interval yang semakin panjang, diklaim meningkatkan kandungan bahan organik dan serat kasar. Semakin panjang interval pemotongan, dikatakan meningkatkan produksi nutrisi bahan kering, abu, lemak kasar, serat kasar, protein kasar, dan BETN.

Baca juga  Info Harga Home Theater Polytron Berbagai Seri

Teknik Menggunakan Mesin Pencacah Rumput

Nah, untuk memudahkan para peternak, saat ini sudah tersedia mesin yang dapat digunakan untuk mencacah rumput sebelum diberikan kepada hewan peliharaan. Selain digunakan oleh peternak, mesin ini juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pembuatan pupuk kompos karena bisa dipakai untuk mencacah sampah organik, seperti sayur, limbah buah-buahan, hingga daun.

Mesin Pencacah Rumput - medium.com

Mesin Pencacah Rumput - medium.com

Namun, penggunaan mesin dengan cara yang benar dan sesuai prosedur mutlak diperlukan agar peralatan tersebut dapat berfungsi dengan baik dan tahan lama. Sebaliknya, penggunaan mesin yang tidak sesuai dengan prosedur dapat berakibat fatal, bahkan bisa menimbulkan kerusakan pada mesin. Lalu, bagaimana teknik menggunakan mesin pencacah rumput yang benar?

  • Siapkan bahan baku yang akan dicacah dan pastikan bahan baku tersebut sudah terbebas dari benda keras atau padat karena bisa berdampak fatal bagi komponen di dalam mesin.
  • Siapkan tempat atau wadah penampung hasil cacahan di corong keluaran mesin pencacah.
  • Hidupkan mesin pencacah kompos. Mesin ini ada yang mengusung penggerak listrik, dan ada pula yang memakai tenaga diesel.
  • Masukkan bahan baku yang hendak dicacah ke dalam corong secara bertahap. Sekali lagi, pastikan tidak ada benda padat yang ikut masuk ke corong.
  • Jika proses pencacahan bahan baku sudah selesai, pastikan untuk segera mematikan mesin.

Proses atau durasi waktu pencacahan bahan tergantung dari komponen mesin serta ukuran hasil cacahan. Tingkat kemiringan pisau dan penambahan jumlah pisau pencacah, berdasarkan sebuah penelitian, dikatakan akan membuat proses pencacahan semakin cepat dan hasil cacahan semakin meningkat.[9]

Saat ini, tidak sulit mendapatkan mesin pencacah rumput karena peralatan tersebut sudah dijual bebas di pasaran. Anda bisa membelinya di sejumlah toko peralatan pertanian dan peternakan atau melalui beberapa situs jual beli online. Berikut kami sajikan informasi kisaran harga mesin pencacah rumput di pasaran dalam negeri.

Baca juga  Terbaru, Harga Mesin Potong Kayu Makita (Semua Tipe)

Harga Mesin Pencacah Rumput

Merk/Tipe Mesin Pencacah RumputHarga
Mesin Pencacah Rumput Jet StarRp3.760.000
Santoso Advance Agricultural Machinery Mesin Pencacah RumputRp4.600.000
Mesin Pencacah Rumput MCC 4-200Rp5.040.000
Mesin Pencacah Rumput MCC 6-200Rp5.450.000
Mesin Pencacah Rumput Maksindo AGR-CH200BRp6.375.000
Mesin Pencacah Rumput Maksindo AGR-HMCP20Rp9.125.000
Mesin Pencacah Rumput Maksindo AGR-CH800Rp9.615.000
Mesin Pencacah Rumput MCC 12-200Rp12.780.000
Mesin Pencacah Rumput 9ZT0-4Rp13.935.000
Mesin Pencacah Rumput MCS-690GRp19.000.000
Mesin Pencacah Rumput HORJA CPS-EC03Rp23.000.000
Mesin Pencacah Rumput ROBHAN Diesel 8 HPRp24.000.000

Harga mesin pencacah rumput di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko alat perkebunan dan peternakan serta situs jual beli online. Selain tabel di atas, ada banyak toko yang menjual mesin pencacah rumput mini dengan harga Rp900 ribu hingga Rp2 jutaan, bahkan ada yang dilepas dengan harga mencapai angka Rp100 jutaan per unit untuk model multiguna.

[1] Kanisius, Aksi Agraris. 1978. Kawan Beternak. Yogyakarta: Yayasan Kanisius, hlm. 6.

[2] Sosroamidjoyo, M. Samad, dkk. 1978. Peternakan Umum. Jakarta: Yasaguna, hlm. 5.

[3] Ibid, hlm. 121.

[4] Kanisius, Aksi Agraris. Op. cit, hlm. 6.

[5] Fitriana, P. R, et. al. . Kualitas Nutrisi Rumput Setaria spacelata yang Dipanen Berdasarkan Interval Pemotongan. Jurnal Sains Peternakan Indonesia, Vol. 12(4): 444-453.

[6] Ibid.

[7] Nasution, Ahmad. 2009. Pengaruh Penggantian Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) dengan Rumput Kumpai (Hymenachne amplexicaulis) terhadap Kecernaan Bahan Kering & Bahan Organik dan Konsumsi Air Minum Domba Lokal Jantan. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, Vol. XII(2): 78-82.

[8] Fitriana, P. R, et. al. Op. cit

[9] Hamarung, Mukhlis A. dan Jasman. 2019. Pengaruh Kemiringan dan Jumlah Pisau Pencacah terhadap Kinerja Mesin Pencacah Rumput untuk Kompos. Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material, Vol. 3(2): 53-59.

author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Harga Mesin Pencacah Rumput (Mini dan Multiguna)"