Harga Mesin EDC All Merek (Baru dan Bekas)

No comment842 views

Anda yang memiliki usaha pertokoan, pasti sudah tidak asing lagi dengan EDC. Merupakan singkatan dari Electronic Data Capture, ini memang semakin banyak dipakai oleh toko maupun ritel modern untuk kemudahan bertransaksi berbelanja konsumen. Di pasaran sendiri, EDC telah hadir dalam beragam merk, dan dijual dengan rata-rata jutaan rupiah per unit.

Mesin EDC gesek tunai (sumber: bareksa.com)

Mesin EDC (sumber: maybank.co.id)

Dilansir dari Cermati.com, mesin EDC tidak hanya berfungsi sebagai alat gesek tunai, tetapi Anda juga dapat menggunakan mesin EDC untuk transaksi pembayaran , pembayaran tol, hingga pembayaran tiket pesawat dan listrik. Hal tersebut sudah dipaparkan dalam buku Bijak Ber-E-Banking yang diluncurkan oleh Otoritas Jasa (OJK). 

Jenis Mesin EDC

Seperti alat transaksi lainnya, misal kartu kredit atau , mesin EDC juga hadir dalam beragam jenis. Jenis-jenis mesin EDC yang sering ditemukan untuk melakukan transaksi antara lain:

  • Fixed Line EDC, yaitu EDC yang menggunakan line telpon dari telkom dan untuk biaya berlangganan akan dibayarkan ke PT Telkom. Tipe ini adalah default dari jenis mesin EDC. Komunikasi data menggunakan fiber optik yang disediakan oleh PT Telkom. Biaya komunikasi per sekali transaksi biasanya adalah Rp250. Harga ini tergantung dari PT Telkom sendiri dan bisa berubah-ubah sesuai ketentuan perusahaan.
  • GPRS EDC, adalah EDC yang tergantung pada sinyal seluler, tapi sumber dayanya menggunakan listrik PLN sehingga harus selalu tersambung pada stop kontak PLN. Cara kerjanya memakai SIM card seperti handphone dan harus selalu tercolok ke stop kontak sebagai pengganti pemakaian baterai. Tipe ini yang sekarang dipergunakan di outlet-outlet yang tidak mempunyai line telepon fixed line.
  • GPRS Mobile EDC, yaitu mesin EDC yang juga memanfaatkan sinyal seluler namun tidak harus dicolok ke stop kontak karena menggunakan baterai, sehingga bisa diisi ulang dan praktis dibawa ke mana saja. Biasanya, mesin EDC tipe ini dipergunakan hanya untuk pameran.

Cara Menggunakan Mesin EDC

Mesin EDC gesek tunai (sumber: bareksa.com)

Ilustrasi: penggunaan mesin EDC (sumber: jaringanprima.co.id)

Pada dasarnya, mesin EDC berfungsi seperti mesin ATM. Dari sisi tampilan, mesin ini berbentuk persegi panjang dengan layar kecil dan tombol. Untuk menggunakannya mudah saja, yaitu dengan:

  • Menggesekkan kartu kredit/debit ke mesin EDC, biasanya kasir yang akan melakukan ini.
  • Setelah itu, kasir juga akan memasukkan jumlah transaksi yang harus dibayar.
  • Selanjutnya, kasir akan meminta pemilik kartu untuk memasukkan PIN.
  • Kemudian, struk transaksi akan keluar. Perlu dicatat jika sudah menggunakan PIN, maka tidak perlu ditandatangani struk-nya. Tetapi, jika tidak memasukkan PIN, maka harus tanda tangan.
  • Selain menggesek, kartu juga bisa dimasukkan ke dalam slot yang ada di bagian depan. Ini biasanya untuk kartu dengan chip seperti kartu kredit. Kartu kredit dengan chip dianggap lebih aman daripada kartu gesek karena meminimalkan bahaya skimming.

Terkadang, penggunaan mesin EDC bisa mengalami error. Kesalahan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain:

  • Reversal, line telepon, sinyal dari GPRS yang tidak bagus. Cara penanganannya relatif mudah, Anda cukup restart saja mesin EDC dengan menekan FUNCTION 3 ENTER, kemudian masukkan password. Mesin nantinya akan mati dan akan hidup dengan sendirinya, dan error pun akan hilang sehingga transaksi bisa dilanjutkan.
  • Adanya macam-macam penyebab seperti line telpon mati atau suara yang kurang jernih, bisa juga karena ada reversal sebelumnya. Kemungkinan lain adalah setting pada PABX yang tidak sesuai. Penanganannya sama dengan error di atas, yaitu restart dengan menekan tombol FUNCTION 3 ENTER, kemudian password 3636 ENTER, lalu mesin akan mati dan akan hidup dengan sendirinya. Setelah langkah ini dilakukan ternyata tidak berhasil, silakan hubungi bank penerbit mesin EDC. Berarti, mungkin 3 faktor tersebut bukan penyebabnya.
  • Transaksi yang tidak sukses, yang bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor sehingga membutuhkan reversal. Untuk mengetahui adanya reversal, bisa dilihat dengan cara menekan FUNCTION 1 dan ENTER. Setelah di layar muncul tulisan reversal, maka langkah berikutnya adalah menghapusnya dengan cara menekan tombol FUNCTION kemudian 99 ENTER dan tekan 99 lagi, yang diikuti dengan 3 angka nomor mesin di bagian akhir.

Seiring dengan perkembangan teknologi digital, kebutuhan akan mesin EDC memang semakin penting, terutama bagi para pemilik usaha, termasuk pertokoan. Anda bisa mendapatkan mesin EDC ini melalui beberapa bank Tanah Air. Selain itu, Anda pun bisa membeli mesin ini di berbagai toko maupun situs jual beli online dalam negeri. Berikut informasi kisaran harga mesin EDC di pasaran.

Harga Mesin EDC

Mesin EDC gesek tunai (sumber: bareksa.com)

Mesin EDC gesek tunai (sumber: bareksa.com)

Merk/Tipe Mesin EDCHarga
Ingenico IWL220Rp385.000
Ingenico iCT220Rp1.050.000
PAX S900Rp1.250.000
Ingenico EFT930GRp1.500.000
Verifone C680Rp2.000.000
Move 2500Rp2.700.000
Verifone VX 675Rp2.700.000
PAX 210Rp4.500.000
Mesin EDC SMK OfflineRp6.000.000 – Rp7.000.000
Ingenico 5100Rp8.995.000
Nexgo G3Rp15.000.000
MPOS+ EDC AndroidRp25.000.000

Selain baru, di pasaran juga tersedia banyak mesin EDC bekas atau second, dengan harga yang tentunya jauh lebih murah. Harga mesin EDC Ingenico bekas misalnya, berada di kisaran Rp450 ribu untuk tipe LCT250, Rp475 ribuan untuk tipe Move 2500, Rp500 ribu hingga Rp900 ribuan untuk tipe EFT930G, serta mulai Rp750 ribuan hingga Rp1 jutaan untuk tipe LCT220.

Untuk keamanan bertransaksi dengan mesin EDC, para penyedia ini sudah diimbau untuk melengkapi produk mereka dengan standar pengamanan yang baik, seperti pengaman lubang slot kartu (biasanya berupa tambahan cover dari plastik transparan yang ada lampunya), keypad cover, serta selalu mengontrol kondisi mesin EDC dalam keadaan normal dan aman. Selain itu, produsen juga harus menyediakan call center atau hot line untuk laporan emergency. 

Baca juga  Info Terbaru Biaya Transfer Antar Bank yang Ada di Indonesia
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Harga Mesin EDC All Merek (Baru dan Bekas)"