Harga Malang Trifle Cake (All Varian)

No comment91 views

di Malang bukan sekedar bakso, pangsit, atau keripik. Dessert-nya juga membuat ketagihan. Menjamurnya kafe-kafe membuat hidangan penutup sering ditemui. Semua dessertnya pun dibanderol dengan harga yang relatif murah.

Harga, kue, kudapan, makanan, penutup, pemanis, hidangan, dessert, Malang, trifle, cake, Trifle Cake Malang, homemade, bahan, alami, pengawet, keunggulan, rasa, kualitas, murah, terjangkau, per, box, kemasan, ukuran, 250, gram, reseller, akun, instagram, alamat, buka, jam, premium, customer

Trifle Cake, lezat (sumber: visiteiffel.com)

Memanjakan lidah dengan yang kudapan manis-manis kini tidak perlu bingung. Pasalnya banyak kudapan manis di Kota Malang yang bisa dijadikan pilihan. Salah satunya Trifle Malang, lembut dengan berbagai pilihan rasa dengan siraman saus keju dingin di atasnya ini sangat cocok dinikmati kapan saja.

Trifle adalah dessert klasik dari Inggris. Terdiri dari susunan sponge cake, custard, buah, selai, dan krim kocok, trifle memang biasanya ditempatkan di mangkuk kaca besar. Lapisan dessert warna-warni terlihat jelas. Trifle lalu disendok untuk disajikan di wadah-wadah individual.

Trifle Malang yang dijual secara online ini hadir dengan beragam rasa, mulai dari vanila, matcha madness, coklat, tiramisu, strawberry, red choco dan lemon curd. Meski masih tergolong baru, Trifle Malang telah memiliki banyak customer dari Malang Raya hingga beberapa kota di Indonesia. Bahkan reseller Trifle Malang sudah tersebar di beberapa kota seperti Sidoarjo, Surabaya, Semarang, dan Tangerang.

Pihak Trifle Cake Malang mengatakan, rata-rata produksinya mencapai 200 box trifle dalam satu hari, itupun sudah pesanan semua. Sebaiknya pesan dulu jika tidak ingin kehabisan produk. Selain itu bahan-bahan yang digunakan juga yang terbaik atau kualitas premium semua jadi untuk rasanya tidak perlu diragukan lagi.

Trifle Malang dibuat homemade dan menggunakan bahan-bahan alami tanpa pengawet sedikitpun sehingga cocok untuk semua kalangan usia. Dalam suhu ruangan, Trifle Malang tahan sekitar 5 jam sedangkan bisa tahan hingga dua bulan apabila disimpan di dalam freezer.

Baca juga  Info Daftar Harga Asparagus per Kg dan Kalengan di Pasaran

Untuk menjawab permintaan customer yang semakin banyak dan terus meningkat setiap harinya. Trifle Cake Malang berencana untuk menambah varian trifle. Sebagian besar customer Trifle Malang juga sering melakukan repeat order. Bahkan ada beberapa customer yang bilang menyesal karena hanya beli satu box.

Trifle Malang juga membuka kesempatan bagi umum untuk menjadi reseller dengan syarat pembelian minimal 10 box. Di Malang sendiri telah ada lebih dari 20 reseller dan bisa menghubungi akun Instagram @triflemalang untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya.

Bagi warga yang tinggal di Kota Malang pun bisa berkunjung langsung ke alamat Trifle Cake Malang yang ada di Jalan Margo Basuki No.52 A Mulyoagung Kecamatan Dau Malang. Trifle Cake Malang buka setiap hari, dari jam 8 pagi sampai jam setengah 9 malam.

Harga Malang Trifle Cake

Harga, kue, kudapan, makanan, penutup, pemanis, hidangan, dessert, Malang, trifle, cake, Trifle Cake Malang, homemade, bahan, alami, pengawet, keunggulan, rasa, kualitas, murah, terjangkau, per, box, kemasan, ukuran, 250, gram, reseller, akun, instagram, alamat, buka, jam, premium, customer

Varian rasa Trifle Cake (sumber: malangtrifle.com)

Keunggulan Trifle Malang terletak pada rasanya yang tidak bikin eneg, kuenya lembut, dan sausnya keju bikin lumer di mulut. Selain itu harga yang ditawarkan cukup terjangkau hanya mulai Rp40 ribu per box ukuran 250 gram. Berikut harga Malang Trifle Cake semua rasa.

Varian RasaHarga
Chocolate Rp40.000
Strawberry Rp40.000
Lemon Curd Rp40.000
Vanilla Rp40.000
Tiramisu Rp45.000
Red Choco Rp45.000
Matcha Madness Rp50.000

Dibanderol dengan harga mulai Rp40 ribu per box, bisa dikatakan Trifle Cake Malang dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Berbeda halnya jika Anda menikmati sajian dessert yang ada di restoran atau hotel. Selama ini restoran dikenal mengambil untung besar dari menu minuman beralkohol, hingga jenis minuman lainnya. Namun nyatanya menu anak dan dessert juga menjadi sumber utama keuntungan.

Secara umum dessert dibuat dalam jumlah besar, sehingga menghemat ongkos produksi. Dessert juga dibuat beberapa hari sebelumnya sehingga menghemat waktu. Beberapa juga menambahkan bahwa banyak restoran membuat dessert dengan harga yang murah lalu dijual dengan harga jauh lebih tinggi. Padahal tak jarang pengunjung tak habiskan dessert karena kekenyangan.

Sejarah Dessert atau Penutup

Makanan penutup atau dessert seperti trifle cake ini jadi salah satu menu yang tak tergantikan. Ternyata hidangan penutup ini memiliki sejarah yang panjang di masa lalu. Makanan penutup atau makanan manis telah ada sejak abad ke-17, menurut sejarawan makanan Deborah Krohn dam Yotam Ottolenghi. Dilansir Food and Wine, melalui acara Feast of Versailles, Ottolenghi dan Krohn menyebutkan lima hal tentang makanan penutup yang mungkin belum banyak orang ketahui sebelumnya.

Harga, kue, kudapan, makanan, penutup, pemanis, hidangan, dessert, Malang, trifle, cake, Trifle Cake Malang, homemade, bahan, alami, pengawet, keunggulan, rasa, kualitas, murah, terjangkau, per, box, kemasan, ukuran, 250, gram, reseller, akun, instagram, alamat, buka, jam, premium, customer

Varian Cheese cake di Triferle (sumber: malangtrifle.com)

Makanan yang dihindari

Pada abad ke-16, makanan penutup sejenis kue dianggap sebagai makanan yang sering dihindari banyak orang. Menurut Krohn, pada abad itu banyak buku resep yang menjadikan pastry sebagai penutup makanan lainnya. Sering digunakan sebagai pengawet. Meski rasanya mungkin enak, tapi kue-kue dan pastry ini bukan sesuatu yang orang ingin .

Tidak

Berbeda dengan jaman sekarang, dulu makanan penutup tidaklah populer dan diminati orang-orang hingga abad ke-17. Menurut Krohn, buku resep pertama untuk makanan penutup baru hadir di abad ke-17, dengan gagasan yang muncul untuk memiliki makanan manis terpisah dari makanan utama.

Transisi ini juga dibantu dengan adanya New World Plantations. Di mana perkebunan ini menurunkan harga , dan memungkinkannya untuk menjadi bahan utama. Bukan hanya rempah-rempah saja yang membawa cita rasa dari makanan, tapi juga mulai dilirik.

Disajikan ketika makan

Biasanya makanan penutup, disajikan setelah makanan utama. Namun dulu, ada yang namanya 'entremet' (disajikan) di mana banyak restoran mewah, menyajikan sorbet di tengah-tengah makanan. Tapi semakin berkembangnya waktu, makanan penutup ini mulai disajikan setelah makanan habis. Baru di abad 17 muncul buku resep tentang dessert, yaitu hidangan manis untuk menutup makanan.

Buah

Pada masa Versailles, Raja Louis XIV pernah menanam buah-buahan di musim dingin untuk sajian dessertnya. Menurut Ottolenghi, buah menjadi bagian terpenting dari hidangan manis. Buah jadi lebih berharga, dan mulai disajikan dalam piramida. Pada saat itu raja Louis XIV menanam semua jenis buah, mulai dari strawberry hingga nanas yang dulu belum dibudidayakan di Eropa.

Gula sebagai seni pahat

Dulu gula dipahami sebagai media dari seni pahat, mirip dengan porselen dan perunggu. Gula dipandang lebih dari sekadar bahan untuk membuat kue dan manisan. Bahkan seniman Bernini pernah menggunakan gula untuk memaham. Pada abad 17, seniman seperti Bernini terkadang mendesain sebuah patung gula dari metode yang ia gunakan ketika memahat patung marmer atau perunggu.

loading...

Leave a reply "Harga Malang Trifle Cake (All Varian)"