Info Terbaru Harga Kukang di Pasaran

No comment17595 views

Kukang merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi, yang termasuk dalam ordo primata. Hanya ada lima jenis di seluruh dunia, tiga jenis di antaranya dapat ditemukan di Indonesia. Sayangnya, karena pengetahuan yang minim, masih banyak orang yang tidak bertanggung jawab menjual kukang secara ilegal. Di pasaran sendiri, harga kukang berada di kisaran ratusan ribu rupiah per ekor.

Ciri Kukang

Ilustrasi: Ciri-Ciri Kukang (credit: wildrepublic)

Ilustrasi: Ciri-Ciri Kukang (credit: wildrepublic)

Dikutip dari Wikipedia, kukang sering juga disebut sebagai hewan pemalu. Ini adalah salah jenis satwa primata dengan gerakan yang cukup lambat. Warna rambut kukang beragam, dari kelabu keputihan, kecokelatan, hingga kehitam-hitaman. Pada punggungnya, terdapat garis cokelat melintang dari belakang hingga dahi, lalu bercabang ke dasar telinga dan mata. Memiliki berat sekitar 0,375 kg sampai 0,9 kg, panjang tubuh kukang dewasa berkisar 19-30 cm.

Hewan ini sendiri termasuk golongan primata primitif nokturnal, yaitu jenis hewan yang lebih banyak beraktivitas pada malam hari dan lelap tertidur di siang hari. Primata primitif sendiri berarti kukang memiliki ciri khas yang sedikit berbeda dari primata kebanyakan. Beberapa di antaranya adalah hidungnya yang basah dan indera penglihatannya yang berfungsi baik di tempat gelap. Aktivitas harian kukang juga banyak dihabiskan di atas pohon atau yang disebut dengan satwa arboreal. Kukang juga hidup soliter dan penyendiri.

Seperti dilansir Kukangku.id, umumnya warna rambut di tubuh kukang adalah campuran antara warna putih dan cokelat. Bagian lingkar mata berwarna cokelat gelap. Mata kukang berbentuk bulat sempurna berwarna cokelat muda keemasan hingga cokelat gelap. Karena perpaduan bentuk dan warna yang indah itu, kukang disebut Si Mata Penjaga Hutan.

Kukang juga dikenal dengan nama Slow Loris karena gerakannya yang lambat dalam beraktivitas. Aktivitas kukang biasanya dimulai pukul 6 sore hingga 5 pagi. Setelahnya, kukang akan mencari tempat yang nyaman untuk tidur. Kukang akan mencari tempat tidur di atas pohon berdaun rimbun dan cukup gelap yang terlindung dari sinar matahari.

Masih menurut sumber yang sama, dari sekian banyak keunikan yang terdapat pada kukang, ternyata hewan ini juga punya alat perlindungan diri agar terhindar dari predator. Kukang memiliki barisan gigi yang tajam dan berbisa, dan satu-satunya primata di dunia yang memiliki bisa. Bisa kukang cukup berbahaya bagi manusia. Apabila tergigit oleh kukang, manusia bisa mengalami infeksi serius, demam tinggi, dan reaksi anafilaksis.

Harga, kukang, hewan, binatang, jenis, primata, Jawa, Kalimantan, Sumatera, menular, penelitian, manusia, predator, omnivora, pohon, satwa

Jenis kukang loris (sumber: Pinterest)

Bisa berbahaya pada kukang tersembunyi di bagian ketiak binatang tersebut. Pada saat kukang melakukan grooming atau membersihkan diri, kukang akan menjilati tubuhnya sehingga bisa dari ketiaknya akan menempel di lidah. Hal tersebut yang lantas bisa menginfeksi manusia atau predator kukang lainnya seperti ular, orangutan, dan elang.

Dikenal sebagai hewan omnivora atau pemakan segala, kukang biasa memakan tumbuhan maupun hewan yang ukurannya lebih kecil dari tubuhnya, misalnya serangga. Selain itu, kukang juga suka memakan getah pohon dan pucuk bunga. Meskipun dikenal dengan gerakannya yang lamban, tetapi untuk mencari dan mendapatkan makanan, kukang bisa berjalan menempuh jarak hingga 8 kilometer dalam satu malam.

Kukang sendiri, seperti dikutip dari Mongabay.co.id, merupakan satwa pintar. Ini terlihat dari caranya memakan buah-buahan yang hanya ia makan daging buahnya saja. Sementara, kulit dan biji buahnya dibuang. Pun, buah-buahan yang disukai kukang adalah buah yang benar-benar matang dan tentunya manis di lidah. Jadi, jangan harap kukang akan makan buah yang masam dan mentah.

Di samping itu, kukang memiliki tubuh yang lentur. Ia bisa meliuk di cabang pohon, bahkan bergelantungan terbalik. Saat tidur, kukang menggulung tubuhnya bagaikan bola dengan kepala ditekuk dan disembunyikan pada bagian lutut. Posisi menggulung ini merupakan bentuk pertahanan diri dari musuh yang mengintai kala ia tidur, sehingga kukang akan tidur di cabang pohon yang tinggi dan benar-benar aman.

Perbedaan Kukang dan Kuskus

Masyarakat awam sering menyamakan kukang dengan kuskus. Padahal, kedua jenis satwa ini berbeda. Kukang memiliki bentuk wajah membulat, sedangkan kuskus punya ujung hidung yang meruncing ke depan. Kuskus adalah binatang berkantung, sementara kukang bukan. Selain itu, tangan dan jari kukang lebih panjang daripada kepunyaan kuskus karena hewan ini menghabiskan hidupnya di atas pohon.

Ilustrasi: Satwa Kukang atau Lemur (credit: partner.sciencenorway)

Ilustrasi: Satwa Kukang atau Lemur (credit: partner.sciencenorway)

Hingga saat ini, tercatat ada lima jenis kukang yang masih dapat ditemukan di dunia, yaitu Nycticebus bengalensis, Nycticebus pygmaeus, Nycticebus coucang, Nycticebus menagensis, dan Nycticebus javanicus. Dari kelima jenis tersebut, tiga di antaranya hidup di Tanah Air, yaitu Nycticebus coucang (kukang Sumatera), Nycticebus menagensis (kukang Kalimantan), dan Nycticebus javanicus (kukang Jawa).

Ada dua yang dapat dilakukan untuk membedakan ketiga jenis tersebut. Pertama, dari berat badan. Kukang Jawa beratnya sekitar 900 gram, sementara kukang Sumatera sekitar 700 gram, dan kukang Kalimantan kira-kira 600 gram. Kedua adalah berdasarkan cirinya. Kukang Jawa memiliki punuk terang yang lebih indah bila dibandingkan dengan kukang Sumatera dan Kalimantan yang berwarna cokelat keabu-abuan.

Harga Kukang

Meskipun merupakan binatang yang dilindungi, tetapi masih banyak yang tidak bertanggung jawab yang menjual kukang melalui . Di pasaran Tanah Air, kukang ditawarkan dengan harga sekitar Rp400 ribuan per ekor. Tahun sebelumnya, ada yang menjual binatang ini dengan harga Rp300 ribuan hingga Rp500 ribuan per ekor. Bahkan di pasar gelap (black market) , hewan yang dilindungi ini bisa dijual dengan harga mencapai Rp7 juta per ekor.

Kukang sendiri sebenarnya bukan satwa yang cocok dipelihara oleh manusia. Pasalnya, seperti diuraikan di atas, binatang ini memiliki bisa yang dapat membahayakan manusia. Selain itu, menurut sebuah penelitian, ada potensi zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia atau sebaliknya yang ditemukan pada kukang, salah satunya cacingan.

[Update: Almas]

Baca juga  Cara Merawat dan Harga Keladi Tengkorak
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Info Terbaru Harga Kukang di Pasaran"