Update Harga Kerupuk Udang 1 Kg dan 5 Kg

Selain nasi, sebagian masyarakat Indonesia tak pernah bisa lepas dari yang namanya kerupuk. Nah, salah satu jenis kerupuk yang terbilang cukup populer di Nusantara adalah kerupuk udang. Anda bisa membeli kerupuk ini di pusat perbelanjaan terdekat dalam kemasan plastik per kg dengan harga relatif terjangkau.

Ilustrasi: Harga Kerupuk Udang (credit: latitudes/Shutterstock)
Ilustrasi: Harga Kerupuk Udang (credit: latitudes/Shutterstock)

Bicara tentang kerupuk, rasanya kuliner Indonesia memang masih kurang lezat tanpa sensasi kriuk renyah yang gurih pada kerupuk. Kerenyahan kerupuk memang bisa membuat sensasi makan menjadi lebih nikmat. Selain untuk melengkapi makanan, kerupuk juga sering dijadikan camilan. Terdapat berbagai jenis kerupuk yang tepat dijadikan teman opor ayam dan ketupat.

Bacaan Lainnya

Kerupuk Khas di Indonesia

  • Kerupuk Gurilem. Kerupuk gurilem berasal dari daerah Cililin, Bandung. Kerupuk ini berbentuk panjang, mirip cacing dengan ditaburi pedas gurih.
  • Kerupuk Ceker. Seperti namanya, kerupuk ceker terbuat dari kulit ceker atau kaki ayam. Kerupuk ceker berasal dari Malang, Jawa Timur. Rasanya gurih dan asin, sehingga juga pas dimakan sebagai pendamping nasi.
  • Kerupuk Kemplang. Kerupuk kemplang terbuat dari tepung sagu dan gilingan daging ikan tenggiri atau ikan belida. Tak heran kerupuk ini memiliki rasa dan aroma ikan yang ‘nendang’. Kerupuk kemplang merupakan satu makanan dari Palembang.
  • Kerupuk Orong-Orong. Berasal dari Medan, Sumatera Utara, kerupuk orong-orong menjadi khas dari daerah tersebut. Kerupuk ini terbuat dari tepung, bumbu, dan udang rebon kecil yang disebut kecepe.
  • Kerupuk Getas. Kerupuk getas merupakan kerupuk yang berasal dari Pulau Bangka. Mirip seperti kemplang, kerupuk getas terbuat dari tepung sagu rumbia dan daging ikan tenggiri. Di Pulau Bangka, kerupuk getas seringkali disebut keritek atau peletek. Tidak seperti kerupuk pada umumnya, dalam pembuatannya kerupuk getas tidak dijemur terlebih dahulu.
  • Kerupuk Jawer Nanggerang. Kerupuk jawer nanggerang merupakan kerupuk yang berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Bentuknya melebar, mirip seperti kipas. Bahan utama kerupuk ini adalah tepung beras.
  • Kerupuk Udang. Kerupuk ini terbuat dari adonan tepung tapioka dan udang yang ditumbuk halus yang diberi rempah dan penambah rasa.

Dari sekian kerupuk yang sudah disebutkan, kerupuk udang dapat dikatakan cukup populer. Kerupuk udang adalah pendamping makan nasi atau camilan yang bisa dengan mudah kita temukan di mana saja. Terdapat 164 kalori dalam tiga kerupuk udang ukuran besar dengan rincian 58% lemak, 37% karbohidrat, dan 5% protein.

Ilustrasi: Kerupuk Udang (credit: Fimela/Shutterstock)

Bahan Kerupuk Udang

Bahan pembuatnya cukup sederhana dan peralatannya bisa disesuaikan dengan yang ada di rumah. Hasilnya pun tak kalah renyah dan nikmat dengan kerupuk udang pabrik.  Kerupuk udang homemade juga lebih higienis dan sehat karena terjamin semua bahan dan pembuatannya. Untuk membuat kerupuk udang, Anda membutuhkan 2 kg tepung tapioka, 2 kg udang giling, air, garam, lada, dan penyedap rasa. Peralatan masak yang dibutuhkan seperti kukusan, daun pisang, dan wajan untuk menggoreng.

Dalam membuat kerupuk udang, biasanya udang yang digunakan berukuran kecil atau udang rebon yang ditumbuk hingga halus. Adonan mentah ini kemudian dikukus dan setelah matang dan kenyal, diiris tipis-tipis, lalu dijemur hingga kering. Pengeringan dengan terik matahari biasanya sekitar 2-3 hari. Kerupuk mentah yang kering ini siap digoreng kapan saja agar bisa menjadi kerupuk yang siap dihidangkan.

Tips Membuat Kerupuk Udang

  • Pilih bahan utama dengan kualitas terbaik. Untuk apa membuat camilan sendiri jika tidak menggunakan bahan-bahan yang terbaik? Gunakan udang berukuran sedang untuk rasa terbaik. Selain itu, udang sedang juga lebih mudah dikupas dan dibersihkan. Selanjutnya, pilih tepung tapioka yang masih bagus yaitu tidak apek dan kering.
  • Mengadoni dengan tepat. Persamaan antara kerupuk udang dan siomay/pempek adalah tekstur adonan yang sama-sama kalis. Perbedaannya yaitu siomay/pempek bertekstur akhir lentur dan empuk, sedangkan kerupuk haruslah renyah. Kuncinya terletak pada pengadukan adonan. Campur dahulu tapioka bersama udang dan -bumbu hingga tercampur sempurna. Kemudian masukkan air dan telur, lantas uleni hingga kalis. Adonan yang merata seperti ini menghasilkan kerupuk yang renyah tapi tidak keras.
  • Mengukus adonan kerupuk. Sebelum diuleni hingga kalis, adonan kerupuk perlu dikukus dulu hingga benar-benar matang dan padat. Oleh karenanya, mengukus bisa memakan waktu lama hingga beberapa jam. Bungkus adonan kerupuk yang telah kalis dengan daun pisang dan bentuklah menjadi gulungan besar, kemudian kukus adonan hingga matang. Setelahnya, biarkan adonan hingga dingin atau bersuhu ruang.
  • Menjemur kerupuk secara alami. Pastikan Anda membuat kerupuk udang ini di musim kemarau karena ia harus dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Setelah adonan kerupuk dingin, iris tipis-tipis. Jemur kerupuk di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering, kurang lebih selama 1-2 hari. Tujuan penjemuran ini adalah supaya kerupuk akan bisa mengembang sempurna ketika digoreng dan tidak ada bagian yang keras/bantat.
  • Agar bisa mengembang secara maksimal, goreng kerupuk dalam dua tahap. Pertama, goreng di dalam minyak dengan api kecil hingga setengah mekar, lalu angkat dan tiriskan. Setelah itu, kerupuk bisa Anda goreng kembali dalam minyak hingga mekar. Agar tidak ada bagian yang bantat, jangan goreng terlalu banyak kerupuk dalam satu penggorengan yang sama. Pastinya, gunakan minyak dalam jumlah yang banyak.

Jika Anda tidak punya banyak waktu untuk membuat kerupuk udang sendiri di rumah, Anda juga bisa memanfaatkan sejumlah merk kerupuk udang yang tersedia di pasar. Biasanya kerupuk udang di pasaran dijual dalam kemasan per kg atau kiloan, tentunya dengan harga yang beragam.

Ilustrasi: Kerupuk Udang Mentah (credit: Shopee)

Harga Kerupuk Udang 1 Kg

Merk Kerupuk Udang Harga per Kg
Kerupuk Udang Kecil Tiga Burung Rp18.500
Kerupuk Udang Rajawali Petis Rp19.500
Kerupuk Udang Sari Udang Beruang Pedas Rp25.000
Kerupuk Udang Makmur Abadi Rp34.900
Kerupuk Udang Mede Walet RWM Rp38.000
Kerupuk Udang Prima Rasa M Sidoarjo Rp44.000

Informasi harga kerupuk udang di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online. Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga kerupuk udang per kg di pasaran saat ini cenderung naik. Misalnya, kerupuk udang Tiga Burung yang semula dijual seharga Rp16 ribu, sekarang naik menjadi Rp18.500 per kilogram. Begitu pula harga kerupuk udang Makmur Abadi yang sedikit naik dari Rp32.900 menjadi Rp34.900 per kilogram.

Tak hanya dikemas dalam kemasan satu kiloan, beberapa agen juga menjual kerupuk udang dalam kemasan dus per 5 kg. Untuk kemasan 5 kg, dipastikan lebih murah daripada Anda membeli eceran repack 1 kg. Selain di toko kelontong, Anda juga dapat memesan kerupuk udang berbagai merk di beberapa marketplace dengan harga bersaing. Berikut daftar harganya untuk Anda.

Harga Kerupuk Udang 5 Kg

erupuk Udang Mentah (sumber: wiki2.org)
Merk Kerupuk Udang Harga per 5 Kg
Kerupuk Sari Udang Rp97.000
Kerupuk Udang Ampera 89 Rp97.000
Kerupuk Udang Kakap Obor Super Rp113.500
Kerupuk Udang Raja Rp120.000
Kerupuk Mawar Udang Rp120.000
Kerupuk Udang Mede Walet RWM Rp175.000
Kerupuk Udang Kelinci Rp216.810
Kerupuk Udang HG Food Rp210.000
Kerupuk Udang Cap Bintang Putih Rp240.000

Informasi harga kerupuk udang kemasan 5 kg di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online. Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga kerupuk udang 5 kg di pasaran saat ini juga cenderung naik. Misalnya, kerupuk udang Sari Udang yang semula dijual seharga Rp83 ribu, sekarang menjadi Rp97 ribu per 5 kg. Begitu pula harga kerupuk udang Kakap Obor Super yang naik dari Rp88 ribu menjadi Rp113.500 per 5 kg.

[Update: Ditta]

Pos terkait