Info Terkini Harga Kentang di Pasaran per 1 Kg

No comment135 views

Kentang menjadi salah satu kebutuhan pangan yang populer bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, data kebutuhan konsumsi kentang terus meningkat dengan produktivitas 5,96–8,20 ton per hektare. Mengikuti hasil panennya, kentang di pasaran juga beragam setiap 1 kg.

Ilustrasi: panen kentang

Ilustrasi: panen kentang

Salah satu permasalahan utama rendahnya produktivitas budidaya kentang yakni ketersediaan benih kentang berkualitas tinggi. Seperti dilansir Suara Merdeka, data terakhir Direktorat Jenderal Hortikultura kebutuhan kentang sebesar 96.277 ton. Namun, ketersediaan benih bersertifikat dalam negeri hanya sebesar 8.066 ton atau 8,3 persen. 

Sementara itu sesuai hasil penelitian, secara nasional pemenuhan kebutuhan bibit kentang hanya mencapai 10 persen, sisanya para menggunakan bibit hasil seleksi sendiri yang berkualitas rendah. Tak heran, jika produktivitas kentang harus terus diperbaiki mengingat tanaman -umbian ini menjadi sumber pangan masyarakat. 

Kentang begitu mengenyangkan karena mengandung karbohidrat kompleks, sehingga menjadi bahan pangan efektif yang kerap digunakan untuk diet. Kentang terdiri dari beberapa jenis, meliputi kentang merah, kentang inggris, kentang kuning, katadhin, kentang hijau, kentang hitam, kentang jawa, dan kentang tengger. Dari sejumlah jenis tersebut, kentang memiliki kandungan A, B, C, protein lengkap, kaya mineral dan enzim.

Budidaya Kentang di Indonesia

Kentang dibudidayakan di beberapa negara beriklim sedang, tropis dan subtropis. Seperti di Indonesia, tanaman berumur pendek ini dibudidayakan oleh petani di daerah dataran tinggi antara 800-1800 mdpl. Tanaman yang tumbuh menjalar tersebut memiliki batang dan daun berwarna ungu atau hijau kemerahan dengan batang berbentuk segi empat. 

Budidaya kentang di Indonesia, pertama kali dilakukan pada abad ke-18 di Cibodas, Lembang, Pangalengan, dan Tengger. Selanjutnya pembudidayaannya menyebar ke wilayah Sumatera tepatnya di dataran tinggi Kerinci. Prospek usaha budidaya kentang yang begitu menjanjikan membuat sejumlah daerah di Indonesia menjadi sentra budidaya kentang.

Sejumlah tahapan yang perlu diperhatikan untuk menghasilkan panen kentang yang terbaik dimulai dari pengolahan tanah. Petani biasanya membajak selama dua sampai tiga hari dilanjutkan dengan penggaruan sedalam 5 cm selama satu minggu. Kemudian tanah diratakan dan dibuat garitan dengan lebar 80 cm dan tinggi 5 cm.

Proses pemupukan kentang menjadi hal penting yang harus diperhatikan selanjutnya bagi para petani. Pemberian pupuk kandang yang ideal untuk budidaya kentang adalah 20-50 ton per hektare, tergantung pada tingkat kesuburan tanah. Setelah ditanam, kentang harus dirawat dengan sejumlah tindakan mulai dari penyiraman, pengguludan, pengendalian gulma, pengendalian dan penyakit tanaman.

Tahap pemanenan dilakukan dengan alat garpu tanpa melukai umbi kentang. Untuk mengecek kesiapan panen, umbi kentang digali secara acak. Tanaman yang siap panen, hijau daunnya mulai pudar dan terlihat kering.

Daftar Kentang per kg

Ilustrasi: komoditas kentang di pasaran

Ilustrasi: komoditas kentang di pasaran

Lokasi Harga per kg (Rp)
Pasar Induk Kramat Jati10.000
Pasar Pal Merah12.000
Pasar Anyer Bahari13.000
Pasar Sunter Podomoro14.000
Pasar Pulo Gadung14.000
Pasar Johar Baru14.500
Pasar Senen Blok III - VI15.000
Pasar Cibubur15.000
Pasar Glodok15.000
Pasar Tanah Abang Blok A-G15.000
Pasar Ujung Menteng15.000
Pasar Cempaka putih15.000
Pasar Cipete15.000
Pasar Cengkareng15.000
Pasar Pos Pengumben15.000
Pasar Jembatan Lima15.000
Pasar Minggu15.000
Pasar Grogol16.000
Pasar Koja Baru16.000
Pasar Kalibaru16.000
Pasar Pluit16.000
Pasar Kelapa Gading16.000
Pasar Rumput16.000
Pasar Tomang Barat16.000
Pasar Pesanggrahan16.000
Pasar Pondok Labu16.000
Pasar Cijantung16.000
Pasar Perumnas Klender16.000
Pasar Grogol16.000
Pasar Tebet Barat17.000
Pasar Lenteng Agung17.000
Pasar Kramat Jati18.000
Pasar Rawamangun18.000
Pasar Mampang Prapatan18.000
Pasar Mayestik20.000

Berdasarkan laporan pangan yang dirangkum oleh pusat, terdapat sejumlah kenaikan maupun penurunan harga kentang per kg di beberapa pasar. Misalnya kenaikan harga Rp2 ribu sampai Rp3 ribu yang terjadi di Pasar Ciplak dan Jatinegara. Di Pasar Ciplak harga awal dari Rp13 ribu menjadi Rp15 ribu dan Pasar Jatinegara dari Rp15 ribu menjadi Rp18 ribu per kg. 

Sedangkan penurunan harga kisaran Rp2 ribu terjadi di Pasar Palmerah dan Pasar Anyer Bahari. Di Pasar Palmerah dari Rp14 ribu menjadi Rp12 ribu dan di Pasar Anyer Bahari dari Rp15 ribu menjadi Rp13 ribu per kg. Sesuai data statistik, harga kentang tertinggi Rp20 ribu per kg di Pasar Mayestik dan terendah tetapi stabil dengan harga Rp10 ribu di Pasar Induk Kramat Jati.

Khasiat Mengonsumsi Kentang

Ilustrasi: mengolah kentang untuk dikonsumsi

Ilustrasi: mengolah kentang untuk dikonsumsi

Menurunkan tekanan darah

Kandungan kalium yang tinggi pada kentang dapat menyeimbangkan efek natrium pada tubuh. Khususnya kandungan zat kukoamin yang memang diklaim ampuh menurunkan tekanan darah.

Kesehatan tulang

Tak hanya mengandung karbohidrat kompleks, kentang ternyata juga mengandung kalsium, magnesium dan juga fosfor yang baik untuk kesehatan tulang. Sehingga kentang akan baik dampaknya jika dikonsumsi oleh para manula yang mengalami kemunduran kerja organ dan tubuh.

Mengurangi penyakit batu ginjal

Kentang mengandung magnesium yang dapat menolak kalsium yang ada pada jaringan ginjal, sehingga diklaim dapat mengurangi penyakit batu ginjal.

Selain sejumlah di atas, kentang biasanya juga digunakan untuk meredakan wajah yang berjerawat dan mengatasi bengkak sekitar mata. Jika Anda mengonsumsi kentang, disarankan tidak membuang kulitnya karena berdasarkan penelitian di Harvard Medical School, kulit kentang mengandung zat besi yang tinggi jika dibandingkan dengan dagingnya.

Baca juga  Harga Terbaru Udang Windu (Pancet) per Kg dan Jenis-Jenis Udang di Indonesia
loading...
author

Leave a reply "Info Terkini Harga Kentang di Pasaran per 1 Kg"