Update Harga Kentang & Kentang Mydibel per 1 Kg

Kentang menjadi salah satu kebutuhan pangan yang populer bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, data kebutuhan konsumsi kentang terus meningkat dengan produktivitas 5,96 hingga 8,20 ton per hektare. Mengikuti hasil panennya, jual kentang di pasaran juga beragam setiap 1 kilogramnya. Selain dijual dalam wujud yang masih segar, ada juga kentang beku (frozen) seperti merek Mydibel yang tinggal goreng.

Kentang MyDibel (sumber: productnation.co)
Kentang MyDibel (sumber: productnation.co)

Apa Itu Kentang?

Kentang (Solanum tuberosum, L.) merupakan salah satu umbi-umbian yang banyak digunakan sebagai sumber karbohidrat atau makanan pokok bagi masyarakat dunia setelah gandum, jagung, dan beras. Sebagai umbi-umbian, kentang cukup menonjol dalam kandungan zat gizinya. Umbi kentang mengandung sedikit lemak dan kolesterol, namun mengandung karbohidrat, sodium, serat, protein, vitamin C, kalsium, zat besi, dan vitamin B6 yang cukup tinggi.[1]

Bacaan Lainnya

Kentang sangat kaya akan senyawa flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik. Senyawa-senyawa itu berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh yang akan mencegah radikal bebas muncul yang biasanya merusak sel tubuh. Bahkan, kumpulan radikal bebas diyakini sebagai salah satu faktor risiko dari berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Penelitian dalam Nutrition and Cancer tahun 2011 menunjukkan bahwa antioksidan dalam kentang dapat menekan pertumbuhan sel kanker hati dan usus besar. Maka itu, untuk menurunkan risiko semua penyakit tersebut, Anda bisa mengonsumsi kentang.

Dalam tubuh kentang juga ada zat solanin yang dikenal sebagai obat penenang, antikejang, antijamur, dan pestisidal. Hindari mengonsumsi kentang yang sudah berkecambah dan berwarna hijau di bagian bawah kulit, karena alkaloid solaninnya sudah tinggi dan sudah sangat beracun. Kentang di Indonesia lebih sering menjadi pelengkap hidangan utama. Banyak kita temui sebagai pelengkap salad, steik, soto, dan banyak lainnya. yang terjangkau dari kentang bisa menjadi pilihan tambahan untuk dijadikan pengganti nasi.[2]

Baca juga  Info Update Harga Butter Kiloan

Budidaya Kentang di Indonesia

Kentang dibudidayakan di beberapa negara beriklim sedang, tropis dan subtropis. Seperti di Indonesia, tanaman berumur pendek ini dibudidayakan oleh petani di daerah dataran tinggi antara 800 hingga 1.800 mdpl. Tanaman yang tumbuh menjalar tersebut memiliki batang dan daun berwarna ungu atau hijau kemerahan dengan batang berbentuk segi empat.

Budidaya kentang di Indonesia, pertama kali dilakukan pada abad ke-18 di Cibodas, Lembang, Pangalengan, dan Tengger. Selanjutnya, pembudidayaannya menyebar ke wilayah Sumatera, tepatnya di dataran tinggi Kerinci. Prospek usaha kentang yang begitu menjanjikan membuat sejumlah daerah di Indonesia menjadi sentra budidaya kentang.

Sejumlah tahapan yang perlu diperhatikan untuk menghasilkan panen kentang yang terbaik dimulai dari pengolahan tanah. Petani biasanya membajak selama dua sampai tiga hari, dilanjutkan dengan proses penggaruan sedalam 5 cm selama satu minggu. Kemudian, tanah diratakan dan dibuat garitan dengan lebar 80 cm dan tinggi 5 cm.

Proses pemupukan kentang menjadi hal penting yang harus diperhatikan selanjutnya. Pemberian pupuk kandang yang ideal untuk budidaya kentang adalah 20-50 ton per hektare, tergantung pada tingkat kesuburan tanah. Setelah ditanam, kentang harus dirawat dengan sejumlah tindakan, mulai dari penyiraman, pengguludan, pengendalian gulma, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Tahap pemanenan dilakukan dengan alat garpu tanpa melukai umbi kentang. Untuk mengecek kesiapan panen, umbi kentang digali secara acak. Tanaman yang siap panen, warna hijau daunnya mulai pudar dan terlihat kering. Nah, bagi Anda yang tidak ada waktu untuk memanen kentang seperti di atas, Anda bisa membelinya di pasar dengan rincian seperti berikut.

Kentang (sumber: myrecipes)
Kentang (sumber: myrecipes)

Kentang per Kg

Lokasi Pasar per 1 Kg (Rp)
Pasar Pal Meriam 13.000
Pasar Jembatan Lima 13.000
Pasar Perumnas Klender 13.000
Pasar Johar Baru 14.000
Pasar Grogol 14.000
Pasar Grogol 14.000
Pasar Anyer Bahari 15.000
Pasar Pulo Gadung 15.000
Pasar Senen Blok III – VI 15.000
Pasar Glodok 15.000
Pasar Tanah Abang Blok A-G 15.000
Pasar Cipete 15.000
Pasar Minggu 15.000
Pasar Koja Baru 15.000
Pasar Kalibaru 15.000
Pasar Rumput 15.000
Pasar Cijantung 15.000
Pasar Pademangan Timur 15.000
Pasar Lenteng Agung 15.000
Pasar Induk Kramat Jati 16.000
Pasar Cibubur 16.000
Pasar Ujung Menteng 16.000
Pasar Cempaka putih 16.000
Pasar Cengkareng 16.000
Pasar Pos Pengumben 16.000
Pasar Pluit 16.000
Pasar Kelapa Gading 16.000
Pasar Pesanggrahan 16.000
Pasar Pondok Labu 16.000
Pasar Tebet Barat 16.000
Pasar Kramat Jati 16.000
Pasar Mampang Prapatan 16.000
Pasar Tomang Barat 17.000
Pasar Sunter Podomoro 18.000
Pasar Rawamangun 18.000
Pasar Mayestik 20.000
Baca juga  Update Harga Pakan Ayam Broiler (Pedaging) per Sak 50Kg

Perlu Anda ketahui, kentang 1 kg di atas tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Sebagai perbandingan, pada tahun 2020 lalu, harga 1kg kentang di pasar berkisar Rp10.000 hingga Rp20.000. Kemudian, pada 2021 berkisar Rp9 ribuan sampai Rp18 ribuan per kilo. Pada 2022 kembali terjadi perubahan. Misalnya di Mayestik harga kentang 1 kg yang sebelumnya dipatok Rp15 ribu, sekarang naik jadi Rp20 ribu per 1 kg.

Berdasarkan laporan info pangan Jakarta tahun 2020, terdapat sejumlah kenaikan maupun penurunan kentang di beberapa pasar. Misalnya kenaikan harga Rp1 ribu terjadi di Pasar Ciplak, dari harga awal dari Rp15 ribu menjadi Rp16 ribu per kg. Sementara, penurunan harga terjadi di Pasar Pademangan Timur, dari Rp15 ribu menjadi Rp14 ribu per kg. Sesuai data statistik 2020, harga kentang tertinggi Rp18 ribu per kg di Pasar Rawamangun dan terendah Rp9 ribu di Pasar Induk Kramat Jati.

Ilustrasi: konsumsi kentang Mydybel (facebook: MyDibel Indonesia)
Ilustrasi: konsumsi kentang Mydybel (facebook: MyDibel Indonesia)

Kentang Mydibel

Varian Kentang Mydibel Harga (Rp)
Kentang goreng Mydibel Shoestring Frozen 1 kg 30.000 – 33.000
Kentang Mydibel Classic Crinkle Cut 1 kg 38.000
Kentang Mydibel Hash Browns 750 gr 38.000 – 44.900
Kentang Mydibel Mini Potato Waffles 750gr 43.774
Kentang Mydibel Skin On Wedges French Fries 2,5 kg 92.000

Informasi kentang Mydibel di atas dirangkum dari berbagai sumber dan bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Baca juga  Update Daftar Harga Produk Nourish Skin di Apotek

Khasiat Mengonsumsi Kentang

  • Menurunkan tekanan darah. Kandungan kalium yang tinggi pada kentang dapat menyeimbangkan efek natrium pada tubuh. Khususnya kandungan zat kurkumin yang memang diklaim ampuh menurunkan tekanan darah.
  • Kesehatan tulang. Tak hanya mengandung karbohidrat kompleks, kentang ternyata juga mengandung kalsium, magnesium, dan juga fosfor yang baik untuk kesehatan tulang. Sehingga, kentang akan baik dampaknya jika dikonsumsi oleh para manula yang mengalami kemunduran kerja organ dan tubuh.
  • Mengurangi penyakit batu ginjal. Kentang mengandung magnesium yang dapat menolak kalsium yang ada pada jaringan ginjal, sehingga diklaim dapat mengurangi penyakit batu ginjal.

Selain sejumlah manfaat di atas, kentang biasanya juga digunakan untuk meredakan wajah yang berjerawat dan mengatasi bengkak sekitar mata. Jika Anda mengonsumsi kentang, disarankan tidak membuang kulitnya karena berdasarkan penelitian di Harvard Medical School, kulit kentang mengandung zat besi yang tinggi jika dibandingkan dengan dagingnya.

Sayangnya, produktivitas kentang di dalam negeri tergolong rendah karena kurangnya ketersediaan benih kentang berkualitas tinggi. Seperti dilansir Merdeka, data terakhir Direktorat Jenderal Hortikultura menyebutkan, kebutuhan bibit kentang sebesar 96.277 ton. Namun, ketersediaan benih bersertifikat dalam negeri hanya sebesar 8.066 ton atau 8,3 persen.

Sementara itu, sesuai hasil penelitian, secara nasional pemenuhan kebutuhan bibit kentang hanya mencapai 10 persen, sisanya para petani menggunakan bibit hasil seleksi sendiri yang berkualitas rendah. Tak heran jika produktivitas kentang harus terus diperbaiki mengingat tanaman umbi-umbian ini menjadi sumber pangan masyarakat.

[Update: Dian]

[1] Saputro, AW dkk. 2019. Hasil Tanaman Kentang (Solanum tuberosum, L.) Var. Granola L. (G1) Pada Berbagai Konsentrasi Trichoderma sp. Dan Media Tanam. VIGOR: Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika. 4(1): 1-4.

[2] Aidah, SN dkk. 2020. Ensiklopedi Kentang: Deskripsi, Filosofi, Manfaat, Budidaya, dan Peluang Bisnisnya. Yogyakarta: Penerbit KBM Indonesia, hlm 2.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *