Harga Keju Edam di Pasaran dan Cara Membuatnya

Ada banyak sekali jenis yang dijual di , tidak hanya jenis siap makan, tetapi juga khusus untuk membuat . Salah satu jenis keju sebagai bahan pembuatan yang cukup terkenal yaitu keju Edam. Berbeda dengan keju lainnya, keju jenis ini biasanya hanya dapat ditemukan di toko bahan saja. Jarang sekali Anda bisa menemukan jenis keju ini di minimarket atau swalayan biasa. keju Edam sendiri bervariasi, mulai dari Rp20 ribu. 

Sekilas Tentang Keju Edam

Keju Edam memiliki nama yang berasal dari bahasa Belanda (Edammer). Seperti namanya, keju ini awalnya berasal dari Belanda dan dibuat secara tradisional. Sejarah keju Edam dapat dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak zaman kolonial. Banyak sekali orang Belanda datang ke Indonesia dan membawa sejarah kehidupan mereka di Belanda ke Indonesia. Tidak hanya bahasa, budaya, dan cara berpikir saja, tetapi juga beragam hidangan khas Belanda.

Harga Keju Edam - www.dapurkejuprochiz.com

Harga Keju Edam - www.dapurkejuprochiz.com

Nah, salah satu bahan makanan yang mereka bawa dan banyak ditemukan pada resep masakan mereka yaitu keju Edam. Keju ini memiliki bentuk bulat yang khas, menyerupai bola dengan kuning terang. Di berbagai toko peralatan dan bahan kue, Anda akan menemukan jenis keju Edam yang dibungkus parafin atau zat lilin berwarna merah menyerupai apel. Dibuat di Edam, Holland Utara, keju ini awalnya dibungkus dengan zat lilin berwarna hitam yang tebal. Seiring waktu, untuk mempercantik tampilan keju Edam, maka orang sangat senang menggunakan parafin merah atau kuning. 

Jika parafinnya dibuka, Anda dapat melihat bentuk fisik dari keju Edam sesungguhnya. Keju Edam sebelum dibungkus menggunakan zat lilin, memiliki warna kuning keemasan dengan lubang-lubang kecil. Selain itu, tekstur dari keju Edam sangat padat dan kenyal. Keju ini sangat mirip dengan gambar keju pada setiap kartun Tom and Jerry. Sementara, fungsi dari lapisan parafin pada keju Edam adalah sebagai pelindung.

Parafin akan menjaga suhu keju Edam dan membuat kelembapannya terjaga. Sehingga, keju Edam tidak mudah kering atau lembap. Terlebih, keju Edam yang dibungkus dengan parafin dapat tahan hingga bertahun-tahun lamanya. Saat ini, parafin yang digunakan adalah jenis parafin khusus dengan warna merah. Ini berfungsi selain mempercantik tampilan, juga membuat keju Edam mudah dikenali konsumen. 

Proses Pembuatan Keju Edam

Keju Edam selain unik bentuknya, juga memiliki rasa sangat lembut dan sedikit creamy. Bahkan, beberapa jenis keju Edam berkualitas, memiliki rasa sedikit asin dan sedikit gurih seperti kacang. Walaupun terbuat dari susu sapi murni, keju Edam tidak memiliki bau menyengat seperti keju pada umumnya. Hal ini karena keju Edam tidak memiliki jumlah lemak banyak, keju Edam dibuat dengan kadar lemak lebih rendah. Secara tradisional, keju Edam dibuat dengan kadar lemak sebanyak 28% dan kandungan protein sebanyak 25%.

Sementara, secara modern, keju Edam memiliki kandungan lemak sedikit lebih tinggi, yaitu sekitar 30% dengan kadar protein sebanyak 27%. Untuk keju Edam modern, seperti jenis keju Edam yang sering Anda jumpai di pasaran saat ini, memiliki rasa lebih lembut dengan aroma yang tidak menusuk. 

Dalam proses pembuatan keju Edam secara modern, dibuat dengan bahan susu sapi murni yang dipasteurisasi terlebih dahulu. Setelah itu, sebagian krim pada susu sapi harus dibuang terlebih dahulu untuk menghasilkan jenis susu semi-skimmed. Beberapa pabrik penghasil keju Edam bahkan membuang seluruh bagian krimnya untuk menghasilkan susu skimmed. Setelah menjadi dadih, keju dikeringkan dan dipadatkan sedikit. Untuk tahap akhir, keju diberi sedikit garam, lalu dicetak dan disimpan pada tempat khusus terlebih dahulu. Keju Edam dimatangkan selama minimal 1 bulan untuk memunculkan tekstur yang lembut serta memiliki citarasa yang lezat. 

Dalam pengemasannya, keju Edam yang sudah jadi harus dilapisi parafin terlebih dahulu. Parafin harus dilelehkan dalam api kecil hingga benar-benar cair. Parafin yang digunakan adalah jenis parafin khusus untuk mengemas makanan dan tidak memiliki kandungan zat kimia berlebihan. Setelah parafin benar-benar cair, keju Edam diletakkan di rak-rak secara datar untuk mempermudah proses pelapisan. Proses pelapisan parafin pada keju Edam dapat memakan waktu 1 hingga 2 jam tergantung keju Edam. Setelah dilapisi parafin, keju Edam akan di cap menggunakan cap khusus yang dibakar terlebih dahulu. Beberapa keju Edam juga kerap memberi logo berupa stiker pada lapisan parafinnya. Setelah itu, keju Edam dibungkus dengan plastik khusus dan siap untuk dipasarkan.

Harga Keju di Pasaran - wilsoncheese.com

Harga Keju di Pasaran - wilsoncheese.com

Harga Keju Edam 

Harga keju Edam di pasaran bervariasi, tergantung dari ukuran keju. Untuk keju Edam ketengan, harganya mulai Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per kilogram. Sementara, untuk harga keju Edam utuh dengan bentuk bola, harganya mulai Rp140 ribu hingga Rp200 ribu per kilogram. Jika Anda hanya membutuhkan keju Edam sedikit, Anda bisa membeli keju Edam repack dengan harga Rp20 ribu per ons. 

Harga keju Edam tersebut tidak hanya dibedakan menurut ukurannya saja, tetapi juga mereknya. Seperti keju Edam bola Jago, harganya sekitar Rp355 ribu dengan berat 1 kg dan untuk keju Edam Victoria harganya sekitar Rp75 ribu dengan berat 300 gr. Harga tersebut tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Ini tergantung dari jenis toko bahan kue yang Anda kunjungi.

Baca juga  Update Info Promo, Menu, dan Harga Paket Pizza Hut
loading...
author

Leave a reply "Harga Keju Edam di Pasaran dan Cara Membuatnya"