Update Harga Kayu MDF (Medium Density Fireboard) per Lembar

MDF, atau Medium Density Fireboard, saat ini merupakan salah satu kayu primadona yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk berbagai kebutuhan. Pasalnya, harga kayu MDF di pasaran, yang biasanya dijual per lembar, terbilang cukup terjangkau, meskipun memang kayu ini tidak terlalu tahan lama untuk penggunaan jangka panjang, yang salah satunya kerap mengalami kerusakan seperti mengelupas di salah satu sisinya.

Papan MDF (sumber: metricwoods.ng)
Papan MDF (sumber: metricwoods.ng)

Apa Itu Kayu MDF?

Sebelum berbicara mengenai harga kayu MDF, tidak ada salahnya jika kita mengetahui terlebih dahulu mengenai kayu jenis ini. MDF, atau Medium Density Fireboard, adalah salah satu jenis bahan yang banyak digunakan untuk membuat berbagai macam perabotan, seperti lemari, pintu, kusen jendela, hingga meja.

Bacaan Lainnya

MDF adalah material kayu olahan yang dibuat dari kumpulan kayu dengan diameter kecil. Kumpulan kayu berdiameter kecil tersebut kemudian dicuci, lalu direbus pada suhu tertentu sehingga membentuk bubur kertas. Berikutnya, bubur kertas itu diberi lem dan wax. Nah, campuran antara bubur kertas, lem, dan wax ini kemudian diberikan tekanan dan panas untuk menghasilkan benda yang lebih solid dengan ketebalan tertentu.

Secara lebih rinci, kayu MDF dibuat dari log kayu berbagai ukuran yang telah dikelupas kulitnya dan kemudian dibelah atau dipotong pada ukuran tertentu. Kemudian, potongan log kayu, yang umumnya berdiameter di bawah 20 cm dan maksimal 100 cm, itu harus melewati proses ‘screening’ menggunakan alat magnet yang sangat kuat untuk mencari apabila terdapat paku, sekrup, atau logam lainnya di dalam kayu. Pasalnya, benda logam tersebut bisa merusak mata pisau pada mesin chips dan press.

Baca juga  Info Terbaru Harga Polycarbonate Bening (Lembar dan Roll)

Log-log kecil tersebut lalu dimasukkan ke dalam mesin khusus untuk dijadikan chips ukuran kecil atau serpihan-serpihan kecil. Jika chips dinilai masih terlalu besar, maka akan diproses ulang untuk menjadi chips yang lebih kecil. Semua chips yang telah lolos proses ‘screening’ kemudian dicuci lalu direbus pada suhu dan waktu tertentu hingga menjadi lunak.

Lalu, chips yang sudah menjadi lembut dan lunak setelah proses tersebut, dicampur dengan bahan lem dan wax sebelum memasuki proses pressing. Dalam lini produksi dan mesin yang sama (mesin yang tersambung sangat hingga 50 meter), material campuran tersebut kemudian diberi tekanan dan panas tertentu untuk memperoleh ketebalan sesuai pengaturan. Terdapat rol kedua yang memberikan tekanan lebih besar pada material sehingga Anda akan bisa melihat bahwa MDF bagian atas dan bawah sedikit berbeda.

Kayu MDF (sumber: aislac.org)
Kayu MDF (sumber: aislac.org)

Kelebihan dan Kelemahan Kayu MDF

Sebagaimana produk lainnya, kayu MDF juga memiliki beberapa kelebihan maupun kekurangan. Kelebihan kayu ini di antaranya lebih halus, terutama bila dibandingkan dengan plywood. Selain itu, kayu MDF juga memiliki ikatan antar-material yang kuat karena bukan hanya dilem, melainkan juga diberi tekanan. Kayu MDF meski tidak memiliki motif serat, namun punya motif khas, tidak seperti produk kayu non-olahan. Kayu ini juga diklaim tidak mudah rusak pada ukuran lebar seperti plywood dan memiliki daya serap yang cukup baik, sehingga cocok digunakan sebagai bahan dasar untuk peralatan sound system.

Baca juga  Harga Ikan Kembung per Kilo di Pasaran

Sementara itu, kelemahan kayu MDF di antaranya tidak dapat mengikat sekrup atau paku yang sama kuat seperti kayu solid. Selain itu, kayu ini biasanya lebih lunak sehingga lebih rentan rusak. Air juga mudah meresap sehingga kayu MDF lebih mudah retak dan terserang berbagai jenis jamur. Di samping itu, kayu ini juga memiliki bagian yang kurang bisa direkatkan menggunakan lem putih dan tidak memiliki motif serat kayu karena terbuat dari serpihan-serpihan kayu.

Dengan kelebihan dan kelemahannya tersebut, kayu MDF adalah material yang umumnya digunakan pada furniture fabrikasi yang dijual dalam bentuk jadi. Biasanya, bagian luarnya adalah kertas yang memiliki tekstur. Beberapa perabotan yang umum terbuat dari bahan MDF adalah lemari pakaian, meja, kusen pintu, kusen jendela, hingga meja belajar.

Jika Anda memiliki furniture dengan material kayu MDF, atau hendak membuat perabotan dari bahan kayu tersebut, sebaiknya Anda melakukan perawatan yang memadai berdasarkan kelemahan atau kekurangan dan kelebihan produk berbahan kayu ini. Dengan perawatan yang tepat, Anda akan bisa meminimalkan kekurangan produk dengan bahan Medium Density Fireboard, sehingga perabotan yang Anda miliki akan lebih tahan lama, baik dari segi estetika maupun fungsinya.

Kayu MDF sendiri sudah dijual bebas di pasaran. Anda bisa membeli kayu ini di banyak toko bangunan di dekat domisili Anda atau melalui situs jual beli online. Biasa dijual per lembar, harga kayu MDF sendiri bervariasi, tergantung ukurannya (biasanya dihitung dari ketebalan). Berikut kami sajikan informasi kisaran harga kayu MDF di pada tahun 2019 lalu.

Papan kayu MDF dan triplek (sumber: famitchell.com.au)
Papan kayu MDF dan triplek (sumber: famitchell.com.au)

Harga Kayu MDF

Ukuran Kayu MDF Kisaran Harga 
244 cm x 122 cm x 2,5 mm Rp43.000
244 cm x 122 cm x 3 mm Rp45.000
244 cm x 122 cm x 6 mm Rp80.000
244 cm x 122 cm x 8 mm Rp117.000
244 cm x 122 cm x 9 mm Rp118.000
244 cm x 122 cm x 12 mm Rp154.000
244 cm x 122 cm x 15 mm Rp187.000
244 cm x 122 cm x 18 mm Rp226.000
244 cm x 122 cm x 21 mm Rp278.833
244 cm x 122 cm x 25 mm Rp475.000
60 cm x 40 cm x 5 mm Rp15.000
60 cm x 40 cm x 9 mm Rp20.750 – Rp29.000
60 cm x 40 cm x 18 mm Rp44.500
20 cm x 20 cm x 18 mm Rp8.000
40 cm x 40 cm x 3 mm Rp5.500
Baca juga  Update Harga Plastik Klip Zipper dengan Ziplock di Pasaran

Informasi harga kayu MDF di atas sudah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko bahan bangunan dan sejumlah situs jual beli online. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, harganya ada yang naik dan ada yang turun. Kayu MDF ukuran 244 cm x 122 cm x 2,5 mm misalnya, awalnya dijual Rp40 ribu dan sekarang menjadi Rp43 ribuan. Sementara, kayu MDF ukuran 244 cm x 122 cm x 6 mm yang semula ditawarkan Rp85 ribuan, saat ini turun menjadi Rp80 ribuan. Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, Anda bisa langsung menuju toko bahan bangunan terdekat. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.