Update Harga Kacang Almond Mentah (100 gr, 250 gr, 500 gr, 1 kg)

Sebagian dari Anda pasti sudah tidak asing lagi atau setidaknya pernah mendengar tentang kacang almond. Ini adalah salah satu bahan yang sering dijadikan campuran cokelat batangan serta yogurt. Jika dikonsumsi secara rutin, kacang ini diklaim memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Sayangnya, di pasaran, harga kacang almond memang relatif mahal dibandingkan kacang jenis lainnya, termasuk kacang tanah.

Ilustrasi: Pohon Almond (credit: garden.eco)
Ilustrasi: Pohon Almond (credit: garden.eco)

Almond (Prunus dulcis, syn. Prunus amygdalus) adalah spesies pohon yang diklaim asli Iran dan negara-negara sekitarnya, tetapi sudah dibudidayakan secara luas di tempat lain. Almond juga merupakan nama benih yang dapat dimakan dan dibudidayakan secara luas dari pohon ini. Dalam genus Prunus, ia diklasifikasikan dengan persik dalam subgenus Amygdalus, dibedakan dari subgenera lain dengan kerutan pada cangkang yang mengelilingi benih.

Bacaan Lainnya

Tanaman ini adalah buah berbiji, terdiri dari kulit luar dan cangkang keras dengan bijinya, di dalamnya. Almond dapat dijual dengan kulitnya atau tidak. Kacang almond rebus adalah kacang almond yang telah dikupas yang telah diolah dengan air panas untuk melembutkan lapisan bijinya, yang kemudian dibuang untuk mengeluarkan embrio putihnya.

Buah almond memiliki sekitar 3,5 cm sampai 6 cm. Dalam istilah botani, almond memang bukan kacang, tetapi buah berbiji. Lapisan luarnya disebut lambung. Di dalam lambung ini, ada cangkang kayu, keras, reticulated (seperti bagian luar lubang persik) yang disebut endocarp. Di dalam cangkangnya, terdapat biji yang bisa dimakan, yang biasa disebut kacang. Umumnya,  ada satu benih, tetapi kadang-kadang muncul dua. Setelah buah matang, lambung membelah dan terpisah dari cangkangnya, dan terbentuk lapisan absisi antara batang dan buah sehingga buah dapat jatuh dari pohon.

Sebagai bahan makanan, almond dikenal sebagai salah satu makanan yang kaya akan antioksidan berupa a-tokoferol dan kaya akan Monounsaturated Fatty Acid (MUFA).[1] Selain itu, almond juga mengandung vitamin E, biotin, mangan, tembaga, serat, protein, fosfor, selenium, zat besi, riboflavin, kalium, triptofan, magnesium, vitamin D, dan kalsium. Buah almond pun dikatakan memiliki 0,3 gram lemak tidak jenuh per gram-nya serta campuran fenol dan polifenol yang termasuk dalam flavonoid.[2]

Dengan kandungan tersebut, kacang almond memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Biasanya dikonsumsi secara langsung sebagai kudapan atau dijadikan bahwa pelengkap berbagai makanan, seperti es krim, cokelat batangan, kue, hingga dan yogurt, berikut sejumlah manfaat yang dapat diperoleh jika rutin mengonsumsi kacang almond.

Kacang almond mentah (pexels: John Riches)

Manfaat Kacang Almond

  • Dilansir dari Alodokter, konsumsi almond dapat mengurangi kemungkinan kanker usus besar karena kandungan lemak yang terdapat di dalamnya.
  • Masih menurut referensi yang sama, karena kaya kandungan vitamin E, kacang almond dapat melindungi sel darah terhadap kerusakan, sekaligus mencegah penyumbatan arteri akibat kolesterol. Sebuah studi mengatakan, konsumsi almond terkait erat dengan peningkatan high density lipoprotein (HDL) atau disebut kolesterol baik dan menekan tingkat low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.
  • Sebuah penelitian terhadap sekelompok mahasiswa secara acak, yang ditugaskan mengonsumsi almond, menuturkan bahwa mereka yang makan almond, mengalami perubahan penting dalam susunan mikrobioma usus mereka. Ini dikatakan dapat menurunkan bakteri patogen dan meningkatkan bakteri yang terkait dengan manajemen berat badan, fungsi insulin, regulasi kolesterol, dan antiinflamasi.
  • Sebuah riset menuturkan bahwa kacang almond yang dicampur dengan dan kentang, memiliki kadar kalsium dan antioksidan yang tinggi, serta punya kadar lemak dan protein yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia, serta bisa diberikan untuk anak autis.[3]
  • Konsumsi kacang almond, seperti dilansir Kompas, telah terbukti mengurangi indeks massa tubuh (BMI) serta ukuran pinggang. Kombinasi lemak sehat, protein nabati, dan serat almond meningkatkan perasaan kenyang dan menunda lapar. Penelitian terbaru menemukan, almond mengandung sekitar 20 persen lebih sedikit kalori karena tidak semua kalori diserap dari saluran pencernaan ke dalam aliran darah.

Nah, apabila Anda ingin mendapatkan manfaat kacang almond, tentu saja Anda perlu mengonsumsi rutin kacang tersebut. Untuk mendapatkan bahan ini sebenarnya tidak sulit, karena sudah dijual di sejumlah swalayan hingga situs jual beli online, dalam bentuk mentah atau matang. Sayangnya, harganya memang tidak bisa dikatakan murah.

Kacang almond mentah

Harga Kacang Almond Mentah

Jenis Kacang Almond Mentah Harga
Kacang Almond Mentah Slice 100 gr Rp19.000 – Rp24.000
Kacang Almond Mentah Kupas 250 gr Rp50.000 – Rp59.000
Kacang Almond Mentah Kupas 500 gr Rp89.000 – Rp98.000
Kacang Almond Mentah Kupas 1 kg Rp130.000 – Rp189.000
Kacang Almond Mentah Bubuk Blue Diamond 10 kg Rp1.805.000
Kacang Almond Mentah Bubuk Blue Diamond 11,34 kg Rp2.076.000
Kacang Almond Mentah Blue Diamond 22,68 kg Rp3.050.000 – Rp3.290.000

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga kacang almond mentah di pasaran saat ini cenderung naik. Misalnya, kacang almond mentah slice kemasan 100 gr yang awalnya dijual seharga Rp17.500, sekarang naik menjadi Rp19.000 hingga Rp24.000. Begitu pula dengan harga kacang almond mentah Blue Diamond kemasan 10 kg yang turut naik dari Rp1.335.000 menjadi Rp1.805.000.

Harga kacang almond di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah situs jual beli online. Perlu Anda ketahui bahwa harga kacang almond mentah tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Harga kacang ini juga dapat berbeda-beda di masing-masing toko walaupun produk yang ditawarkan sama.

[Update: Ditta]

[1] Chen, C. Y., K. Lapsley, Jeffrey Blumberg. 2006. A Nutrition and Health Perspective on Almonds. J Sci Food Agric, Vol. 86: 2245-2250.

[2] Maguire, L. S., et al. 2004. Fatty Acid Profile Tocopherol, Squalene and Phytosterol Content of Walnuts, Almonds, Peanuts, Hazelnuts and The Macadamia Nut. Int J Food Sci Nutr., Vol. 55(3): 171-178.

[3] Nareswara, Anastu Regita dan Gemala Anjani. 2016. Studi tentang Almond dan Kentang sebagai Alternatif Minuman Fungsional untuk Anak Autis. Journal of Nutrition College, Vol. 5(4): 269-279.

Pos terkait