Update Harga Kacang Almond Mentah (100 gr, 250 gr, 500 gr, 1 kg)

Sebagian dari Anda pasti sudah tidak asing lagi atau setidaknya pernah mendengar tentang kacang almond. Ini adalah salah satu yang sering dijadikan campuran cokelat batangan serta yogurt. Jika dikonsumsi secara rutin, kacang ini diklaim memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Sayangnya, di pasaran, harga kacang almond memang relatif mahal dibandingkan kacang jenis lainnya, termasuk kacang tanah.

Kacang almond mentah (pexels: John Riches)
Kacang almond mentah (pexels: John Riches)

Almond (Prunus dulcis, syn. Prunus amygdalus) adalah spesies pohon yang diklaim asli Iran dan negara-negara sekitarnya, tetapi sudah dibudidayakan secara luas di tempat lain. Almond juga merupakan nama benih yang dapat dimakan dan dibudidayakan secara luas dari pohon ini. Dalam genus Prunus, ia diklasifikasikan dengan persik dalam subgenus Amygdalus, dibedakan dari subgenera lain dengan kerutan pada cangkang yang mengelilingi benih.

Bacaan Lainnya

Tanaman ini adalah berbiji, terdiri dari kulit luar dan cangkang keras dengan bijinya, di dalamnya. Almond dapat dijual dengan kulitnya atau tidak. Kacang almond rebus adalah kacang almond yang telah dikupas yang telah diolah dengan air panas untuk melembutkan lapisan bijinya, yang kemudian dibuang untuk mengeluarkan embrio putihnya.

Buah almond memiliki panjang sekitar 3,5 cm sampai 6 cm. Dalam istilah botani, almond memang bukan kacang, tetapi buah berbiji. Lapisan luarnya disebut lambung. Di dalam lambung ini, ada cangkang kayu, keras, reticulated (seperti bagian luar lubang persik) yang disebut endocarp. Di dalam cangkangnya, terdapat biji yang bisa dimakan, yang biasa disebut kacang. Umumnya,  ada satu benih, tetapi kadang-kadang muncul dua. Setelah buah matang, lambung membelah dan terpisah dari cangkangnya, dan terbentuk lapisan absisi antara batang dan buah sehingga buah dapat jatuh dari pohon.

Sebagai bahan makanan, almond dikenal sebagai salah satu makanan yang kaya akan antioksidan berupa a-tokoferol dan kaya akan Monounsaturated Fatty Acid (MUFA).[1] Selain itu, almond juga mengandung vitamin E, biotin, mangan, tembaga, serat, protein, fosfor, selenium, zat besi, riboflavin, kalium, triptofan, magnesium, vitamin D, dan kalsium. Buah almond pun dikatakan memiliki 0,3 gram lemak tidak jenuh per gram-nya serta campuran fenol dan polifenol yang termasuk dalam flavonoid.[2]

Dengan kandungan tersebut, kacang almond memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Biasanya dikonsumsi secara langsung sebagai kudapan atau dijadikan bahwa pelengkap berbagai olahan makanan, seperti es krim, cokelat batangan, , hingga susu dan yogurt, berikut sejumlah manfaat yang dapat diperoleh jika rutin mengonsumsi kacang almond.

Manfaat Kacang Almond

  • Dilansir dari Alodokter, konsumsi almond dapat mengurangi kemungkinan kanker usus besar karena kandungan lemak yang terdapat di dalamnya.
  • Masih menurut referensi yang sama, karena kaya kandungan vitamin E, kacang almond dapat melindungi sel darah terhadap kerusakan, sekaligus mencegah penyumbatan arteri akibat kolesterol. Sebuah studi mengatakan, konsumsi almond terkait erat dengan peningkatan high density lipoprotein (HDL) atau disebut kolesterol baik dan menekan tingkat low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.
  • Sebuah penelitian terhadap sekelompok mahasiswa secara acak, yang ditugaskan mengonsumsi almond, menuturkan bahwa mereka yang makan almond, mengalami perubahan penting dalam susunan mikrobioma usus mereka. Ini dikatakan dapat menurunkan bakteri patogen dan meningkatkan bakteri yang terkait dengan manajemen badan, fungsi insulin, regulasi kolesterol, dan antiinflamasi.
  • Sebuah riset menuturkan bahwa kacang almond yang dicampur dengan susu dan kentang, memiliki kadar kalsium dan antioksidan yang tinggi, serta punya kadar lemak dan protein yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia, serta bisa diberikan untuk anak autis.[3]
  • Konsumsi kacang almond, seperti dilansir Kompas, telah terbukti mengurangi indeks massa tubuh (BMI) serta ukuran pinggang. Kombinasi lemak sehat, protein nabati, dan serat almond meningkatkan perasaan kenyang dan menunda lapar. Penelitian menemukan, almond mengandung sekitar 20 persen lebih sedikit kalori karena tidak semua kalori diserap dari saluran pencernaan ke dalam aliran darah.
Kacang almond mentah
Kacang almond mentah

Nah, apabila Anda ingin mendapatkan manfaat kacang almond, tentu saja Anda perlu mengonsumsi rutin kacang tersebut. Untuk mendapatkan bahan ini sebenarnya tidak sulit, karena sudah dijual di sejumlah swalayan hingga situs jual beli online, dalam bentuk mentah atau matang. Sayangnya, harganya memang tidak bisa dikatakan murah. Berikut info perbandingan harga kacang almond mentah yang berlaku antara tahun lalu dan saat ini di pasaran.

Harga Kacang Almond Mentah

Jenis Kacang Almond MentahHarga SebelumnyaHarga Sekarang
Kacang Almond Mentah Slice 100 grRp19.000 – Rp24.000Rp25.000
Kacang Almond Mentah Kupas 250 grRp50.000 – Rp59.000Rp50.000 – Rp59.000
Kacang Almond Mentah Kupas 500 grRp89.000 – Rp98.000Rp114.000
Kacang Almond Mentah Kupas 1 kgRp130.000 – Rp189.000Rp140.000 – Rp195.000
Kacang Almond Mentah Bubuk Blue Diamond 10 kgRp1.805.000Rp2.100.000
Kacang Almond Mentah Bubuk Blue Diamond 11,34 kgRp2.076.000Rp2.310.000
Kacang Almond Mentah Blue Diamond 22,68 kgRp3.050.000 – Rp3.290.000Rp3.539.500

Harga kacang almond di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah situs jual beli online. Berdasarkan tabel tersebut, harga kacang almond di pasaran saat ini terpantau naik. Meski begitu, harga kacang ini tidak terikat karena bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak penjual.

Sebagai tambahan informasi, kacang almond juga tersedia di minimarket dalam bentuk siap makan. Di Indomaret, Selma Blanched Almonds Slice 200 gr dijual dengan harga mulai Rp54.500, sedangkan kacang almond matang kemasan 65 gr dijual di Alfamart seharga Rp17.500. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi minimarket terdekat.

[Update: Ditta]

[1] Chen, C. Y., K. Lapsley, Jeffrey Blumberg. 2006. A Nutrition and Health Perspective on Almonds. J Sci Food Agric, Vol. 86: 2245-2250.

[2] Maguire, L. S., et al. 2004. Fatty Acid Profile Tocopherol, Squalene and Phytosterol Content of Walnuts, Almonds, Peanuts, Hazelnuts and The Macadamia Nut. Int J Food Sci Nutr., Vol. 55(3): 171-178.

[3] Nareswara, Anastu Regita dan Gemala Anjani. 2016. Studi tentang Susu Almond dan Kentang sebagai Alternatif Minuman Fungsional untuk Anak Autis. Journal of Nutrition College, Vol. 5(4): 269-279.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *