Cara Memelihara dan Harga Sapi Ongole

No comment1455 views

Jual hewan ternak seperti sapi memang terbilang menguntungkan, tetapi akan lebih untung lagi jika Anda menjual jenis unggulan. Selain sapi simental, lokal, brahman, limosin, dan brangus, ada sapi ongole yang memiliki badan besar dan berotot. Meskipun harganya terbilang tidak murah, banyak yang mengincar jenis ini.

Memelihara Sapi Ongole

Sapi ongole (sumber: greeners.co)

Sapi ongole (sumber: greeners.co)

Ongole merupakan bangsa sapi potong yang kerap dipelihara dalam jumlah besar (ternak) dengan tujuan pembibitan, dijual, dan sebagai pekerja penarik bajak.[1] Sapi ongole yang dijadikan sebagai pekerja, umumnya adalah betina. Hal ini karena karakteristik sapi betina yang mudah diatur dan jinak.

Bagi Anda yang ingin beternak sapi ongole untuk dijadikan hewan kurban atau pembajak sawah, Anda perlu mengetahui cara memelihara hewan ini dengan benar. Pada dasarnya, merawat sapi ongole sama dengan memelihara jenis sapi lainnya. Namun, Anda perlu menyiapkan kandang sapi dulu sebelum membeli bibit atau anakan sapi.

Tentukan lokasi untuk membuat kandang sapi. Anda bisa memilih lahan kosong di belakang atau samping rumah. Pastikan kandang sapi jauh dari polusi atau area hunian dan dapur. Paling ideal, jarak antara rumah dan kandang sapi adalah 500 m. Sehingga, rumah Anda tidak akan bau dan kandang sapi mudah dijangkau.

Baca juga  Update Harga Pengharum Ruangan Otomatis (Berbagai Merk)

Bersihkan lahan yang akan dijadikan kandang sapi dan pastikan tidak ada batuan atau rumput liar. Setelah itu, buat kandang sapi menghadap ke arah terbitnya matahari, karena kandang harus mendapatkan penyinaran yang cukup. Sehingga, suhu di dalamnya bisa tetap hangat meskipun malam tiba.

Ada beberapa posisi kandang sapi jika Anda ingin menempatkan lebih dari 2 ekor sapi, yaitu sejajar, berhadapan, berlawanan, dan mengelilingi kandang. Anda bisa memilih salah satu di antaranya untuk mempermudah proses pemeliharaan ternak Anda. Selain itu, Anda perlu memperhatikan ventilasi di dalam kandang. Semakin banyak lubang udara yang dibuat, kandang sapi akan terjaga kelembapannya.

Jika Anda sudah memiliki kandang sapi, saatnya berburu anakan sapi. Sapi ternak yang bagus adalah yang memiliki mata bersih dan cerah. Perhatikan juga bagian hidungnya. Hidung bibit sapi yang unggul tidak memiliki lendir di hidungnya. Jika ada lendir di hidungnya, berarti sapi tersebut memiliki gangguan pernapasan. Dilansir dari berdesa.com, dan sapi unggulan cenderung bersih dan tidak rontok. Ini adalah ciri sapi yang sehat dan terhindar dari infeksi zat berbahaya.

Baca juga  Update Harga Selang Flexible Tahan Panas (Berbagai Ukuran)

Masih dilansir dari sumber yang sama, untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan sapi dengan cepat, hewan ruminansia tersebut harus diberi pakan dengan cara tertentu seperti pelet khusus. Pemberian pakan hijauan atau rumput terbilang kurang efektif, sehingga perlu dikombinasikan dengan pakan yang mengandung konsentrat, seperti ampas tahu, kulit kacang kedelai, bekatul, dan kulit nanas.

Sapi ongole (sumber: beritabeta.com)

Sapi ongole (sumber: beritabeta.com)

Pakan berkualitas rendah, seperti jerami, daun, tebu, dan alang-alang, juga boleh diberikan, asalkan diselingi dengan pakan berkonsentrat tinggi. Sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas pakan sapi, Anda juga bisa memberikan rumput gajah atau setaria kolonjono. Jangan lupa untuk memberikan zat vitamin, mineral, dan protein tambahan secara rutin, supaya sapi terhindari dari penyakit dan terjaga kesehatannya.

Sebagai peternak yang tidak mau rugi, Anda juga perlu memperhatikan perawatan kesehatan sapi. Paling tidak, Anda harus memberikan vaksinasi dan obat cacing secara rutin. Ini akan membuat tubuh sapi menjadi kebal dengan yang sehat untuk dikonsumsi.

Baca juga  Harga Soda Api Bubuk dan Cair

Anda juga harus rajin membersihkan kandang sapi setiap hari. Jika perlu, bersihkan kandang sapi sehari dua kali, yaitu pagi dan sore. Kandang sapi yang bersih dan steril akan terhindar dari virus. Kandang juga harus terlindung dari air hujan, karena bisa membuatnya lembap dan berbau. Sebagai tips, Anda bisa membuat kandang dengan lereng berpipa, sehingga air hujan tidak akan masuk ke dalam kandang.

Harga Sapi Ongole

Sapi ongole yang siap dijual adalah sapi dengan berat antara 400 sampai 600 kg dengan tinggi 130 hingga 140 cm untuk betina dan 140 sampai 160 cm untuk jantan. Meskipun banyak diternak, harga sapi ongole tidak bisa dibilang murah. Untuk bibit sapi ongole jantan maupun betina, harganya sekitar Rp13,5 juta hingga Rp15 jutaan per ekor. Sementara itu, sapi ongole siap potong dijual dengan harga mulai Rp27,5 juta hingga Rp45 juta per ekor. Harga sapi tersebut tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu.

[1] Wiyatna, M. Fatah, E. Gurnadi,  K. Mudikdjo. 2012. Produktivitas Sapi Peranakan Ongole pada Peternakan Rakyat di Kabupaten Sumedang. Jurnal Ilmu Ternak UNPAD & IPB, Vol. 12(2): 22-25.

author

Leave a reply "Cara Memelihara dan Harga Sapi Ongole"