Info Terbaru Harga Ikan Louhan Kamfa

Louhan termasuk ikan hias yang punya banyak penggemar. Ikan satu ini terkenal dengan ciri kepalanya yang jenong dan memiliki sisik dengan warna-warni yang sangat menarik. Bahkan beberapa orang menyebutnya sebagai ikan pembawa hoki. Jenis yang belakangan menjadi tren dan marak dibicarakan orang serta paling dikonteskan adalah kim hwa (yang memiliki nama lain kamfa, cin hwa, cing hwa, cin kang) dan cencu. Tren ini muncul seolah-olah untuk memperpanjang usia fenomena lou han. Harga lou han jenis ini ternyata jauh lebih mahal dibandingkan dengan lou han jenis lama.

Ilustrasi: King Kamfa F1 (credit: flowerhornfishblog)
Ilustrasi: King Kamfa F1 (credit: flowerhornfishblog)

Dilansir dari berbagai sumber, louhan pertama kali muncul pada akhir 1990-an. Kemunculan hibrid siklid ini dibidani oleh Cheah Yok Tong (pemilik Mermaid Explorer) yang saat itu masih menjadi peternak biasa. Saat itu, Cheah menyilangkan red slayer yang didatangkan dari Taiwan dan synspilum yang dibeli dari Indonesia. Cheah menamai hasil kawin silang tersebut sebagai “The Seven Color God of Lucky Fortune”.

Bacaan Lainnya

Ikan ini memang mempunyai warna yang bagus. Sayangnya ternyata sekujur tubuhnya mengalami mutasi. Oleh Cheah, ikan ini dikawin-silangkan lagi dengan trimaculatus (siklid asli dengan corak panjang dan mata merah). Hasilnya adalah ikan yang memiliki corak atau marking, bintik mutiara (meskipun belum banyak), dan warna agak pucat. Ikan ini lantas dinamai hua lou han. Orang sering menyebut lou han ini sebagai lou han tradisional atau lou han klasik. Keberhasilan Cheah ini membuatnya dijuluki sebagai creator of lou han alias sang pencipta lou han.

Upaya Cheah tidak berhenti sampai di situ. Dia juga mengupayakan persilangan hua lou han dengan siklid jenis lain. Hasilnya adalah lou han jenis yang diberi nama kim hwa (cing hwa atau cin hwa). Nama ini memiliki arti bunga emas. Dalam bahasa Hokkian, lou han jenis ini disebut kamfa. Nama lainnya (di wilayah Shaolin) adalah cin kang. Nama ini merujuk pada nama seorang pendekar shaolin yang gemar memakai baju berwarna kuning emas. Sementara itu, orang Singapura menyebutnya sebagai golden flower.

Kim hwa generasi pertama memiliki apresiasi tubuh yang masih jelek. Di sana-sini masih memiliki banyak bercak hitam. Setelah melalui persilangan yang intensif, lahirlah kim hwa yang memiliki apresiasi lebih bagus. Namun, persentase anakan yang dihasilkan biasanya masih sangat rendah, sehingga orang pun lantas mencari parent stock yang lebih menguntungkan.

Pasangan yang menjadi parent stock tersebut adalah kingkong parrot (betina) dan cencu (jantan). Pasangan ini terbukti mampu menghasilkan keturunan kim hwa sebanyak 50%. Cencu merupakan generasi terbaru lou han tradisional. Ikan ini memiliki warna cerah dan mutiara yang bertaburan di seluruh tubuhnya. Ciri cencu terletak pada bibirnya. Bibir bawah cencu lebih panjang daripada bibir atasnya, mirip Cakil dalam pewayangan, sehingga antara bibir atas dan bibir bawah terbentuk semacam bolongan.

Cencu akan menurunkan warna cerah dan mutiara. Sementara itu, kingkong parrot menurunkan bentuk badan yang square (kotak), bentuk kepala yang short (pendek), sirip-sirip yang lebih tebal, serta antara sirip ekor dan sirip badan tampak merapat.

Kim hwa memiliki warna yang sangat bervariasi. Ada yang merah, kuning, hijau, kombinasinya, dan ada pula yang berkilauan seperti pelangi. Kim hwa yang memiliki warna terakhir ini sering disebut rainbow atau diamond. Tidak mudah memang untuk mendapatkan lou han yang memiliki kombinasi warna seperti itu. Sebagian besar kim hwa hampir tidak memiliki corak futuristik yang baik. Kalaupun ada, harganya tentu sangat mahal. Dilihat dari fisiknya, kim hwa memiliki ciri spesifik yang berbeda dengan jenis lou han lainnya.

Ciri Ikan Louhan Kamfa

  • Bentuk kepala tinggi, kadang-kadang melewati punggung, serta besar menyamping dan ke depan.
  • Bibir atas dan bawah rata dan rapat, tetapi bibir atas lebih tipis daripada bibir bawah.
  • Hidung tidak panjang.
  • Letak mata rata dengan sisi kepala, bahkan cenderung masuk ke dalam.
  • Tubuh cenderung berbentuk kotak. Warnanya tidak terlalu cerah. Namun, sejalan dengan usia, warna tubuh serta mutiaranya akan bertambah cerah. Mutiaranya cenderung berwarna kuning keemasan serta metalik.
  • Sirip punggung louhan kamfa lurus, rata dari punggung ke arah bentangan ekor.[1]

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, ikan louhan kamfa alias kim hwa termasuk jenis louhan yang harganya memang fantastis. Biasanya harga ikan louhan kamfa akan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari morfologi atau bentuk tubuhnya, ukuran tubuhnya, dan yang terutama adalah corak warnanya. Apabila coraknya semakin indah, maka kemungkinan besar harga ikan louhan kamfa tersebut akan semakin mahal pula.

Bagi Anda yang ber-budget pas-pasan, mungkin bisa mencoba memelihara ikan louhan kamfa sejak masih berusia anakan atau burayak. Pasalnya, harga burayak ikan louhan kamfa jauh lebih murah dibanding ikan louhan kamfa yang sudah dewasa. Sebagai gambaran, berikut harga ikan louhan kamfa di pasaran Indonesia saat ini.

Ikan louhan kamfa (sumber: pinhome.id)

Harga Ikan Louhan Kamfa

Jenis & Ukuran Ikan Louhan Kamfa Harga per Ekor
Burayak Louhan Bonsai Kamfa Rp17.500
Louhan Kamfa X SRD 2-3 cm Rp18.000
Burayak Louhan Kamfa F3 X CC 2-3 cm Rp46.000
Burayak Louhan Kamfa GB (Golden Base) 2-3 cm Rp65.000
Burayak Louhan Kamfa F2 Line Thailand Rp90.000
Louhan Kamfa F2 Tiger Thailand 3-4 cm Rp160.000
Louhan Kamfa V8 Thailand 3-4 cm Rp220.000
Burayak Louhan Kamfa V9 Grade A 4-5 cm Rp250.000
Burayak Louhan King Kamfa Impor 4 cm Rp250.000
Burayak Louhan King Kamfa  9.9 Rp350.000
Burayak Louhan Kamfa Lion King Red Ferrari Crosshead 3-4 cm Rp384.000
Louhan Kamfa F2 Betina 4 jari Rp800.000
Louhan Kamfa F3 Mongkol Thailand 21 cm Rp1.650.000 – Rp2.000.000
Louhan Kamfa F4 Rp2.025.000
Louhan Kamfa Two Tone Jantan Rp2.115.000
Louhan Kamfa V8 Rp5.100.000 – Rp6.800.908

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga ikan louhan kamfa di pasaran saat ini ada yang naik dan ada yang turun. Harga louhan kamfa two tone jantan misalnya, semula Rp1,5 juta dan sekarang naik menjadi Rp2,1 jutaan per ekor. Sebaliknya, harga louhan kamfa dewasa turun drastis dari Rp5 juta menjadi Rp2 jutaan per ekor.

[Update: Panca]

[1] Tantra, B., dkk. 2004. Kim Hwa; Lou Han Unggul Penerus Tren. Jakarta: Agromedia Pustaka, hlm. 3-7.

Pos terkait