Update Harga Hardboard (HDF) per Lembar di Pasaran

Ada beragam jenis papan kayu yang biasa digunakan untuk perabotan rumah, salah satunya adalah hardboard. Ini bisa dikatakan sebagai papan kayu yang memiliki tingkat density lebih rapat jika dibandingkan dengan MDF meski proses pembuatannya hampir sama. Di pasaran, harga papan kayu hardboard (HDF) per lembar bervariasi, tergantung tingkat ketebalan dan dimensi papan.

Ilustrasi: Hardboard (credit: lathamtimber)
Ilustrasi: Hardboard (credit: lathamtimber)

Sekilas Tentang Kayu

Sebelum membahas mengenai papan kayu jenis hardboard, tidak ada salahnya kita mengupas sedikit mengenai kayu. Dilansir dari Wikipedia, kayu adalah bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang mengeras karena mengalami lignifikasi atau pengayuan. Kayu umum digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, membuat perabotan rumah atau furniture (seperti lemari, kursi, meja, dan tempat tidur), bahan bangunan (pintu, jendela, rangka, atap), bahan pembuat kertas, dan masih banyak lagi. Di samping itu, kayu juga banyak dimanfaatkan sebagai hiasan-hiasan rumah tangga dan sebagainya.

Bacaan Lainnya

Setiap jenis kayu tentunya memiliki sifat fisik yang bervariasi, yang menentukan kualitas dan fungsi dari kayu yang bersangkutan. Kayu lunak atau softwood misalnya, lebih dipilih sebagai bahan baku pembuat kertas karena mudah dihancurkan dan dijadikan pulp. Sementara, kayu keras atau hardwood sering digunakan sebagai bahan pembuat tiang bangunan. Selain itu, keberadaan fitur tertentu seperti knot (mata kayu dan warna juga memengaruhi sifat dan kekuatan kayu.

Ketika telah ditebang, kayu kemudian dijual ke pasaran dalam beragam bentuk dan ukuran panjang, lebar, dan tebal. Ukuran kayu tersebut digunakan untuk menamai kayu bangunan sesuai dengan ukurannya masing-masing, misalnya balok, galar, kaso, reng, papan, maupun bentuk-bentuk lain sesuai dengan tujuan penggunaan kayu.

Balok kayu misalnya, adalah balok dari bahan kayu yang digergaji berbentuk segi empat dan memiliki siku-siku dengan ukuran tebal sekitar 6 cm sampai 8 cm dan ukuran lebar sekitar 12 cm sampai 15 cm. Sementara, galar adalah kayu yang digergaji berbentuk segi empat, namun memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan balok kayu, yaitu tebal sekitar 5 cm dan lebar sekitar 10 cm.

Selain menjadi beberapa bentuk, model kayu juga memiliki kegunaan atau manfaat tersendiri. Reng kayu misalnya, biasanya digunakan sebagai dudukan genteng atau atap, sedangkan kaso umumnya dipakai untuk plafon, bekisting cor, dan lain-lain. Sementara, balok umum digunakan sebagai kuda-kuda atap atau kusen, sedangkan papan dapat digunakan untuk lisplang, bekisting cor, hingga furniture atau perabotan.

Nah, untuk papan kayu, ini adalah kayu yang digergaji dengan ukuran tebal sekitar 2 cm sampai 4 cm dan lebar sekitar 10 cm dan 30 cm. Di pasaran sendiri, ada beragam jenis atau tipe papan kayu yang dapat Anda temukan, di antaranya sebagai berikut.

Jenis Papan Kayu

Papan hardboard/HDF (sumber: sonitex.com)
Papan hardboard/HDF (sumber: sonitex.com)
  • Papan solid (kayu utuh), adalah papan yang tidak dibentuk dari sambungan atau gabungan. Kayu solid yang cukup populer di Indonesia antara lain kayu jati, kayu sungkai, kayu ramin, dan kayu jati belanda. Harga kayu solid dihitung berdasarkan kubikasi, panjang x lebar x tebal, dan umumnya harga kayu solid cenderung lebih mahal.
  • Papan layered, biasa disebut papan atau tripleks, yang terbentuk dari beberapa lapis lembaran kayu. Lembaran-lembaran tersebut direkatkan dengan tekanan tinggi menggunakan perekat khusus. Tripleks, sesuai namanya, terdiri dari tiga lembar kayu lapis, sedangkan multipleks terdiri dari lebih tiga lembar kayu lapis.
  • Partikel board, adalah jenis kayu olahan yang terbuat dari serbuk kayu kasar yang dicampur dengan bahan kimia khusus. Campuran tersebut kemudian disatukan dengan lem dan dikeringkan dengan tinggi. Kayu partikel ini banyak digunakan sebagai material furniture atau perabotan, meski tergolong kayu yang tidak tahan lama, terutama jika sering terkena air dan mendapatkan beban berat.
  • MDF atau medium density fiberboard, adalah kayu yang terbuat dari campuran bubur kayu dengan bahan kimia tertentu, yang cara pembuatannya mirip dengan kayu partikel. Kayu MDF merupakan material kayu olahan yang tidak tahan terhadap air dan kelembapan. Untuk daerah-daerah yang memiliki kelembapan tinggi, disarankan tidak menggunakan kayu MDF ini.
  • Blockboard, ini adalah balok-balok kayu berukuran 4 cm sampai 5 cm yang dipadatkan menggunakan mesin. Setelah itu, diberi pelapis sehingga hasil akhirnya berupa lembaran seperti papan kayu. Blockboard memiliki dua pilihan ketebalan, yakni 15 mm dan 18 mm, dengan harga yang lebih murah dibandingkan kayu solid.

Dikutip dari Wikipedia, hardboard, juga sering disebut high-density fiberboard (HDF), adalah sejenis fiberboard, yang merupakan produk kayu rekayasa. Papan ini mirip dengan papan partikel dan papan serat kepadatan menengah, tetapi lebih padat dan lebih kuat serta lebih keras karena terbuat dari serabut kayu yang telah dikompresi.

Karakteristik Hardboard

Kepadatan hardboard secara umum adalah 31 lbs atau lebih per kaki kubik (500 kg/m3) dan biasanya sekitar 50-65 lbs per kaki kubik (800 sampai 1.040 kg/m3). Hardboard berbeda dari papan partikel dalam ikatan serat kayu yang tidak memerlukan bahan tambahan, meskipun resin sering ditambahkan. Dan, tidak seperti papan partikel, ia tidak akan pecah atau retak.

Hardboard telah lama digunakan dalam furniture, tetapi juga populer untuk digunakan dalam industri konstruksi dan sebagai pelindung lantai sementara. Sayangnya, hardboard telah menjadi kurang populer selama beberapa tahun terakhir karena target lingkungan baru dalam industri konstruksi untuk mendapatkan bahan perlindungan sementara yang lebih berkelanjutan.

Harga Hardboard

Hardboard/HDF (sumber: alibaba)
Hardboard/HDF (sumber: alibaba)
Merek/Ukuran Hardboard Harga
Hardboard 8 cm Rp31.250 per m
Rp75.000 per lembar
Hardboard 10 cm Rp33.500 per m
Rp80.500 per lembar
Golden Crown 8 mm Rp135.000 per lembar
GP Land Series Rp168.000 per lembar
Cleo Series Vinyl CL 5 mm Rp280.000 per lembar
GP Grid Series Rp188.000 per lembar
Hard Series Rp195.000 per lembar
GP Hardwood Series EN-982 White TeakĀ  Rp249.000 per lembar
GP Hardwood Series EN-980 Borneo Teak Rp249.000 per lembar
GP Hardwood Series EN-974 Java Teak Rp249.000 per lembar
GP Hardwood Series EN-961 Krefeld Walnut Rp249.000 per lembar
GP Romeo Series CL Rp268.000 per lembar
GP Juliet Series CL Rp350.000 per lembar
Click Series Rp380.000 per lembar

Pada 2019 dan 2020, harga hardboard atau HDF per lembar relatif stabil mulai kisaran Rp75 ribu per meter hingga Rp380 ribu per lembar. Namun memasuki 2021, sejumlah hardboard mengalami perubahan harga, seperti Cleo Series Vinyl CL 5 mm yang awalnya dijual seharga Rp178 ribu per lembar, kini naik mencapai Rp280 ribu per lembar.

Harga papan hardboard atau HDF di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko bahan bangunan dan jual beli online. Banderol papan HDF tersebut tidak mengikat dan dapat berbeda-beda di masing-masing tempat. Untuk mendapatkan informasi lebih detail, Anda bisa datang langsung ke toko material bangunan terdekat di kota Anda.

[Update: Ditta]

Baca juga  Harga Double Tape Hijau Foam (Semua Merk dan Ukuran)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *