Info Harga Garam Dapur Halus dalam Berbagai Merek

Garam hampir tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari kita. Garam banyak dipakai di aneka Indonesia maupun aneka kue untuk meningkatkan cita rasa gurih pada suatu hidangan. Garam pun jenisnya ada beragam, salah satunya garam dapur halus. Sesuai namanya, garam dapur halus memiliki butiran yang cukup lembut dan biasa digunakan untuk memasak. Harga garam dapur halus bervariasi, tergantung merek dan ukuran kemasannya.

Ilustrasi: Garam Dapur (credit: reallivingnutrition)

Ilustrasi: Garam Dapur (credit: reallivingnutrition)

Garam adalah senyawa yang terbentuk dari reaksi dan basa. Contoh garam adalah garam dapur (NaCl) yang biasa digunakan untuk keperluan memasak. Garam dapur dapat diperoleh dari air luat. Petani garam membuatnya dengan cara penguapan dan kristalisasi. Garam yang diperoleh kemudian diproses iodisasi (garam kalium, KI) sehingga diperoleh garam beryodium. Garam dapur juga dapat diperoleh dengan cara mencampur zat asam dan basa.[1]

Garam rakyat merupakan jenis garam dapur yang paling primitif, karena merupakan hasil panen langsung dari ladang/tambak garam dan garamnya masih “mentah”, belum diolah sama sekali. Garam ini diperoleh dengan menguapkan air laut yang tertampung dalam ladang garam. Garam rakyat berbentuk kristal-kristal besar dan kasar, berwarna putih keruh cenderung kelabu. Dalam istilah Inggris lazim disebut coarse salt alias garam kuarsa, mungkin karena bentuknya mirip butiran-butiran batu kuarsa.

Garam meja (table salt) merupakan garam dapur yang telah dimurnikan, sehingga warnanya menjadi putih bersih, berbentuk bubuk kasar. Sayangnya, kandungan mineralnya tidak sekaya garam rakyat, kecuali produk garam meja yang telah diperkaya atau difortifikasi. Diperkaya artinya dibubuhi mineral yang semula terkandung di dalamnya tapi hilang atau rusak akibat pengolahan. Sedangkan fortifikasi adalah penambahan mineral yang sebelumnya memang tidak terdapat dalam garam dapur, seperti iodium.

Baca juga  Info Terbaru Harga Minyak Zaitun Herborist (75 ml dan 150 ml)

Di Indonesia, kita tidak mengenal garam khusus untuk memasak (cooking salt). Mungkin karena kita merasa lebih praktis memanfaatkan saja garam yang ada, misalnya menggunakan garam meja untuk memasak atau sebaliknya, daripada harus membeli lagi. Atau memanfaatkan saja “garam mentah” yang harganya jauh lebih murah.

Ilustrasi: Menaburkan Garam (credit: eatthis)

Ilustrasi: Menaburkan Garam (credit: eatthis)

Kita perlu mengonsumsi garam, karena garam memiliki fungsi penting bagi tubuh. Dua fungsi utama garam adalah menjaga keseimbangan asam-basa dan mengontrol tekanan osmotik cairan, khususnya cairan darah di dalam dan di luar sel. Tekanan osmotik adalah tekanan yang ditimbulkan oleh adanya perembesan larutan pekat menuju larutan kurang pekat yang bergerak melewati dinding sel.

Keseimbangan asam-basa darah harus terjaga agar setiap organ tubuh kita dapat menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik. Jika asam-basa tidak seimbang, misalnya terlalu asam atau terlalu basa, maka mineral tentu akan mudah mengendap. Hal ini dapat mengakibatkan terbentuknya batu ginjal, endapan asam urat pada persendian, dan lain-lain.

Konsumsi garam secara berlebihan dapat mengakibatkan pembengkakan (oedema) dan tekanan darah tinggi (hipertensi), karena garam bersifat sangat menyerap air. Jika konsumsi garam berlebihan, konsentrasi garam dalam cairan di luar sel akan meningkat. Akibatnya, garam akan menarik keluar banyak cairan yang tersimpan dalam sel, sehingga cairan tersebut memenuhi ruang di luar sel. Akibatnya, tubuh atau bagian tubuh tertentu akan tampak membengkak.[2] Agar lebih paham, berikut ini beberapa jenis garam yang perlu Anda ketahui.

Jenis Garam

Ilustrasi: Berbagai Jenis Garam (credit: countryliving)

Ilustrasi: Berbagai Jenis Garam (credit: countryliving)

Garam Halus

Garam halus atau garam meja adalah jenis yang paling sering kita pakai di dapur. Garam satu ini memiliki karakteristik sangat halus butirannya. Itu artinya kotoran dan mineral terbuang dalam proses penggilingan. Apabila digiling terlalu halus, rupanya garam ini lama-lama dapat menggumpal. Oleh sebab itu garam meja kerap diberi tambahan zat anti-caking supaya tetap halus dan mudah untuk ditaburkan dalam aneka makanan. Dilansir dari Theasianparent, garam meja murni mengandung sekitar 97% natrium klorida atau lebih tinggi. Pada beberapa negara termasuk Indonesia, garam meja juga diberi zat yodium tambahan untuk mencegah kekurangan yodium.

Baca juga  Update Harga Isi Ulang Tabung Gas 12 Kg (Konvensional & Bright Gas)

Garam Laut

Garam laut atau yang dalam Bahasa Inggris disebut (sea salt) dibuat dengan cara menguapkan air laut. Seperti halnya garam dapur, garam laut umumnya mengandung natrium klorida. Tak seperti garam olahan biasa, garam laut sering kali bertekstur kasar. Apabila Anda menggunakan garam laut pada makanan setelah dimasak, mungkin muncul rasa berbeda di mulut dan menghasilkan rasa lebih kuat dibanding garam olahan.

Garam Himalaya

Garam himalaya atau himalayan pink salt biasanya mengandung sejumlah besi oksida (karat) yang mengakibatkan garam satu ini berwarna merah muda. Selain itu, garam himalaya juga kabarnya mengandung sejumlah kecil kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium, sehingga kandungan natrium-nya sedikit lebih rendah dari garam meja biasa. Sebagian orang kini mulai beralih menggunakan garam himalaya karena dinilai dapat membuat tampilan suatu masakan menarik dari segi visual.

Garam Celtic

Selain macam-macam garam yang telah disebutkan di atas, ada juga garam celtic. Garam ini merupakan jenis garam yang mulanya populer di Prancis. Garam celtic mempunyai warna keabuan dan mengandung sedikit air, sehingga cukup lembap dibanding jenis garam lainnya. Garam celtic mengandung sejumlah mineral dan sedikit lebih rendah natrium dibandingkan garam meja atau garam dapur biasa.

Baca juga  Info Terkini Cara dan Biaya Pendaftaran STR Online (Baru dan Ulang)

Daftar Harga Garam Dapur Halus

Ilustrasi: Garam Dapur Halus (credit nypost)

Ilustrasi: Garam Dapur Halus (credit nypost)

Merek Garam Dapur HalusHarga (Rp
Garam dapur Cap Kapal 250 gr1.500
Garam Dapur Cap Windu Mas (125 gram)1.500
Garam dapur halus Cap Restoran 200 gr1.500
Garam dapur halus beryodium Cap Kaledo 250 gr1.800
Garam dapur halus Layar Marina 200 gr1.800
Garam halus Raja Dapur 250 gr2.100
Garam dapur halus Cap Pabrik Garam2.200
Garam Dapur Mama Beryodium 250gr2.400
Garam dapur halus Intan 250 gr2.499
Garam dapur halus Kristal2.500
Garam dapur halus Cap Sendok 230 gram2.500
Garam dapur halus Cap Segi Tiga Emas 250 g3.499
Garam meja Dolpin 500 gram5.600
Garam dapur beryodium Mamasuka 1/2 kg (500 gr)5.700
Garam dapur Samudra 500 g5.950
Garam Dapur Sumatraco 500 gram6.000
Garam dapur halus sehat beryodium Cap Kembang Surya 250 gr6.000
Garam dapur Refina 500 gr7.000
Garam dapur/meja Dolphin 1 kg13.500
Garam meja Cap Flipper beryodium 400g isi 1027.500

Informasi harga garam dapur halus di atas dirangkum dari berbagai sumber. Perlu Anda ingat bahwa harga garam dapur halus dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, harga garam dapur halus yang berlaku di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung dari promo atau penawaran pihak penjual.

Apabila Anda sedang mencari produk garam dapur halus, Anda bisa membelinya di toko-toko terdekat, minimarket seperti Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi, hingga di sejumlah pusat perbelanjaan besar seperti Giant, Hypermart, Superindo, maupun Transmart Carrefour.

[1] Sugiyarto, T dkk. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII (hlm 38). Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

[2] Apriadji, WH. 2007. Makan Enak untuk Sehat, Bahagia, & Awet Muda (hlm 34). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Info Harga Garam Dapur Halus dalam Berbagai Merek"