Update Info Dosis & Harga Folavit 400 Mg dan 1000 Mg

Folavit adalah suplemen produksi Sanbe yang memiliki kandungan utama asam folat atau vitamin B9. Suplemen satu ini bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan asam folat, khususnya bagi ibu hamil. Folavit terdiri dari 2 macam varian, yakni Folavit 400 mcg dan 1000 mcg. Suplemen Folavit 400 mg dan 1000 mg dengan harga terjangkau ini berguna untuk membantu pertumbuhan saraf dan otak supaya berjalan normal, sehingga mencegah bayi lahir cacat.

Ibu hamil minum vitamin (sumber: healthline.com)
Ilustrasi: konsumsi suplemen ibu hamil (sumber: healthline.com)

Dosis Folavit

  • Untuk ibu hamil: 100-1000 mcg hari, terutama pada trimester pertama kehamilan.
  • Untuk defisiensi (kekurangan asam folat), dosis awal: 250-1000 mcg hari; dosis lanjutan: 250 mcg per hari, atau 800 mcg untuk ibu hamil atau menyusui.

Apabila Anda tertarik membeli suplemen Folavit 400 Mg dan 1000 Mg, berikut kami sajikan info harga yang berlaku saat ini.

Bacaan Lainnya

Harga Folavit 400 Mg dan 1000 Mg

Jenis Folavit Harga
Folavit 400 mcg tab 10s Rp12.736  strip
Rp110.000 box
Folavit 1000 mcg Rp10.729  strip
Rp205.900 box

Pada 2020 lalu, Folavit 400 mcg tab 10s dibanderol mulai harga Rp12.372 strip dan Rp105.000 – Rp130.000 per box. Sedangkan varian Folavit 1000 mcg ditawarkan mulai Rp10.618 per strip dan Rp199.000 – Rp217.000 per box. Harga suplemen Folavit 400 mg dan 1000 mg pada 2021 terpantau turun dalam pembelian 1 strip, yakni masing-masing sebesar Rp11.964 dan Rp10.188. Namun, harga Folavit naik pada 2022 seperti tertera pada tabel di atas.

Baca juga  Merek & Info Terbaru Harga Susu Formula Hypoallergenic

Informasi harga Folavit 400 mg dan 1000 mg di atas dirangkum dari berbagai sumber. Perlu diketahui bahwa harga Folavit 400 mg dan 1000 mg dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, harga Folavit 400 mg dan 1000 mg yang berlaku di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung dari penawaran pihak penjual. Anda bisa membeli Folavit 400 mg dan 1000 mg di toko obat atau apotik terdekat yang ada di kota tempat tinggal Anda.

Folavit 400 mg (credit: Carousell)
Folavit 400 mg (credit: Carousell)

Dilansir dari Alodokter, Folavit jarang menimbulkan efek samping selama dikonsumsi sesuai dosis yang ditentukan. Tetapi, bila dikonsumsi berlebihan maka suplemen ini bisa saja menimbulkan efek samping seperti muka merah, mual, perut kembung, mulut terasa pahit, nafsu makan hilang, gangguan tidur, hingga depresi. Sekalipun Folavit hanya obat tambah darah, Anda harus tetap menerapkan kehati-hatian sebelum maupun ketika mengonsumsinya. Agar Anda bisa memperoleh manfaat optimal dan terhindar dari kemungkinan efek sampingnya, sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut.

Baca juga  Indikasi, Dosis dan Update Harga Esomeprazole (Semua Merek)

Perhatian Saat Mengonsumsi Folavit

  • Utamakan gizi makanan daripada suplemen. Dalam hal kurang darah, pedoman umum kita pun masih berlaku, yaitu bahwa zat besi dari daging dan makanan lain jauh lebih baik daripada zat besi dari suplemen. Asam folat dari bayam dan brokoli jauh lebih baik daripada asam folat dari suplemen. Untuk itu, sebisa mungkin Anda sebaiknya mengatasi kekurangan gizi dari makanan sehari-hari, bukan dari suplemen. Jika memang sumber makanan tidak mencukupi, misalnya dalam kondisi hamil yang disertai muntah-muntah terus, barulah kita mempertimbangkan minum suplemen.
  • Minum secara bertahap. Misalnya, di hari pertama sampai hari kelima, minum satu pil dulu setiap hari. Di hari keenam sampai hari kesepuluh, baru dosisnya dinaikkan menjadi dua pil setiap hari. Kemudian di hari kesebelas dan seterusnya dosis bisa dinaikkan sesuai dengan petunjuk di kemasan obat, biasanya maksimal tiga pil setiap hari.
  • Sebaiknya pil tidak diminum dalam keadaan perut kosong atau menjelang tidur untuk memperkecil kemungkinan efek mual akibat kandungan besi. Jika Anda merasa mual saat minum pil tambah darah merk tertentu, maka tak ada salahnya mencoba merek lain. Bisa saja satu merek pil menyebabkan mual sementara yang lain tidak. Jika suplemen yang Anda minum tidak mengandung vitamin C, maka bisa minum pil tambah darah bersama jus buah. Kandungan vitamin C dari buah akan membantu penyerapan zat besi.
  • Hindari minum pil tambah darah, misalnya sampai berbulan-bulan, kecuali atas petunjuk dokter. Jika sampai sebulan kita minum pil tambah darah dan masih saja mengalami 5L, kita patut curiga bahwa masalahnya bukan kurang darah. Mungkin tekanan darah yang rendah atau mungkin penyakit lain.
Baca juga  Update Biaya Tes EKG (Elektrokardiogram) untuk Jantung

Dalam kondisi seperti ini, konsumsi pil tambah darah sebaiknya dihentikan. Seperti halnya obat pada umumnya, pil tambah darah pun ada batas dosisnya. Jika kita kebanyakan minum obat ini, kandungan zat besi akan menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan tinja berwarna hitam, sembelit (susah buang air besar), mual, gangguan usus besar, hingga gangguan pembuluh jantung. Ini perlu Anda perhatikan karena orang awam biasanya dengan mudah menyimpulkan seseorang mengalami kurang darah ketika mengalami gejala 5L+ padahal penyebabnya bisa saja lain.[1]

[1] Sholekhudin, M. 2014. Buku Obat Sehari-hari. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *