Update Harga Drum Plastik Kotak (Baru dan Bekas)

Anda mungkin sudah familiar dengan benda bernama drum plastik. Ini bukan instrumen musik, melainkan sebuah wadah atau tempat berukuran cukup besar yang, seperti namanya, terbuat dari plastik, dan biasanya digunakan untuk menampung air, bahkan sebagai tempat sampah. Umumnya hadir dalam bulat atau silinder, drum plastik ini juga tersedia dalam bentuk kotak dan dijual dengan harga mulai ratusan ribu rupiah untuk kondisi baru.

Drum plastik kotak untuk tangki air (sumber: tandonair.com)
Drum plastik kotak untuk tangki air (sumber: tandonair.com)

Apa Itu Drum Plastik?

Menurut keterangan CV Yakin Perkasa dalam blog pribadinya, drum plastik merupakan suatu benda yang berbentuk seperti kapsul berukuran besar, yang memiliki kegunaan cukup banyak, salah satunya sebagai wadah penampung air. Banyak hal yang dapat kita manfaatkan dari drum plastik ini, termasuk untuk rumah produksi atau pabrik rumahan.

Bacaan Lainnya

Umumnya, drum plastik yang beredar di pasaran terbuat dari bahan High Density Polyethylene (HDPE). Material HDPE dipilih karena memiliki sejumlah kelebihan, seperti ketahanan terhadap api, kekuatan tarik yang cukup tinggi, tahan terhadap proses pelapukan, dan memiliki proses pengerjaan yang mudah.[1] Selain itu, keberadaan material ini cukup banyak dan relatif murah.

Sayangnya, saat sudah tidak terpakai, barang yang terbuat dari material plastik, termasuk drum ini, dapat menjadi limbah dan dalam besar akan menimbulkan pencemaran lingkungan yang sulit untuk dihilangkan.[2] Karena itu, akhirnya banyak yang mengolah atau mendaur ulang sampah plastik ini menjadi berbagai barang yang lebih berguna.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Manfaat Drum Plastik

Selain sebagai tempat menampung air, drum plastik juga dapat dipakai untuk berbagai kebutuhan. Jika Anda ingin membudidayakan ikan, Anda dapat memanfaatkan barang ini. Sekarang, drum plastik memang mulai dilirik sebagai media untuk budidaya ikan karena dinilai tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar serta lebih mudah untuk melakukan pengontrolan. Di samping itu, budidaya ikan dalam drum memudahkan Anda ketika melakukan proses panen dan mempersingkat proses panen.

Keuntungan lain yang ditawarkan dari penggunaan drum plastik untuk budidaya ikan antara lain karena drum plastik umumnya bersifat self-clean atau mampu membersihkan dirinya sendiri dan mudah di-sterilisasi, dinding drum plastik yang halus tidak akan mengakibatkan kulit atau sisik ikan menjadi rusak. Lantaran terbuat dari bahan plastik, drum tersebut tidak akan mudah berkarat, terlebih karena harga drum plastik relatif lebih murah dibandingkan harga drum jenis lainnya.

Sebuah uji coba juga telah membuktikan bahwa drum plastik dapat dimanfaatkan untuk membuat tangki septik atau septic tank. Drum bekas yang didesain sebagai kompartemen dapat berfungsi sebagai septic tank, sedangkan drum bekas untuk kompartemen lainnya dapat digunakan sebagai tangki IPAL (instalasi pengolahan air limbah) sehingga mampu mengubah bentuk fisik tinja dan menurunkan kualitas air limbah.[3]

Di daerah Tenggarong, beberapa tahun lalu sejumlah perusahaan batubara sempat membuat tong komposter dan didistribusikan untuk rumah tangga. Yang unik, tong komposter tersebut terbuat dari bahan drum plastik ukuran 200 liter, bekas kemasan kimia untuk keperluan perusahaan. Tong komposter ini dibuat untuk menampung sampah rumah tangga dan hanya menerima bahan-bahan organik seperti , rerumputan, dan dedaunan maupun sejenisnya.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Seperti diwartakan situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, disebut tong komposter karena melalui media ini dihasilkan pupuk kompos hasil dari pembusukan atau fermentasi sampah dan limbah organik yang bermetamorfosis menjadi pupuk kompos. Sementara, airnya berupa lindi yang tertampung di bagian bawah tong, yang juga berguna menjadi limbah cair untuk menyiram tanaman.

Saat ini, kebanyakan drum plastik yang beredar di Indonesia memang berbentuk bulat atau silinder. Kapasitas yang tersedia juga cukup terbatas, maksimal 200 liter. Untuk harga drum plastik 100 liter, berkisar Rp180 ribuan per buah, sedangkan banderol drum plastik 150 liter sekitar Rp200 ribu sampai Rp280 ribuan, tergantung model, apakah menggunakan tutup atau tidak.

Drum plastik kotak (facebook: @appconsanjuan)
Drum plastik kotak (facebook: @appconsanjuan)

Lalu, bagaimana dengan drum plastik yang memiliki bentuk kotak? Harga drum plastik berbentuk kotak secara umum tidak jauh berbeda dengan model dengan bentuk bulat. Harganya tergantung kapasitas drum itu sendiri. Semakin besar kapasitas yang ditawarkan, maka harganya biasanya akan semakin mahal. Berikut kisaran harga drum plastik kotak di pasaran.

Harga Drum Plastik Kotak

Kapasitas Drum Plastik Kotak Harga
Drum Plastik Kotak 35 L Rp120.000
Drum Plastik Kotak 60 L Rp135.000
Drum Plastik Kotak 150 L Rp220.000
Drum Plastik Kotak 200 L Rp240.000
Drum Plastik Kotak Penguin TE 50 450 L Rp1.280.000
Drum Plastik Kotak Penguin TE 55 500 L Rp1.430.000
Drum Plastik Kotak Penguin TE 110 1000 L Rp2.650.000
Drum Plastik Kotak IBC 1000 L Rp3.400.000
Drum Plastik Kotak Penguin TE 100 1000 L Rp3.449.000
Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Harga drum plastik kotak di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah situs jual beli online dalam negeri. Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harganya rata-rata tidak jauh berbeda. Namun, untuk drum plastik kotak IBC kapasitas 1.000 liter, awalnya dijual Rp3 juta dan sekarang naik menjadi Rp3,4 jutaan.

Harga Drum Plastik Kotak Bekas

Selain model baru, banyak juga yang menawarkan drum plastik kotak dalam kondisi bekas. Untuk drum plastik kotak bekas kapasitas 1.000 liter misalnya, sekarang dijual dengan harga mulai Rp750 ribu hingga Rp1,152 jutaan, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Perlu Anda catat bahwa harga drum plastik tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

[1] Amiruddin, Wilma, Eko Sasmito Hadi, Kiryanto. 2014. Pemanfaatan Material Plastik HDPE Bekas Drum Kemasan sebagai Kulit Perahu. KAPAL, Vol. 11(3): 162-169.

[2] Ibid.

[3] Munawar, Akhsin dan Suparmi. 2016. Studi Desain Pemanfaatan Drum Bekas Menjadi Tangki Septik Pasang Surut. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, Vol. 16(2): 1-17.

Drum plastik kotak (sumber: jualo.com)
Drum plastik kotak (sumber: jualo.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *