Update Harga Drum Elektrik Roland (Semua Tipe)

Perkembangan teknologi yang pesat menghasilkan banyak inovasi-inovasi baru dalam berbagai bidang, salah satunya di bidang musik. Nah, salah satu inovasi dalam industri musik dunia adalah hadirnya perangkat drum elektronik atau elektrik. Ada banyak merk drum elektrik yang sudah beredar di pasaran, salah satunya Roland, yang biasanya dilepas dengan harga lebih mahal dibandingkan drum konvensional.

Ilustrasi: Seorang Anak Memainkan Drum Elektrik (credit: musichouseschool)
Ilustrasi: Seorang Anak Memainkan Drum Elektrik (credit: musichouseschool)

Sekilas Tentang Drum

Drum, atau juga bisa disebut dengan drumset, merupakan kumpulan alat musik yang sangat penting dalam perkembangan musik modern. Secara umum, sebuah drum biasanya terdiri dari tiga macam perangkat yang digabung menjadi satu kesatuan, yaitu drum (terdiri dari snare drum, bass drum, tom-tom, floor drum, dll), simbal (terdiri dari hi-hat, ride cymbal, crash cymbal, Chinese, splash, dll), dan perangkat keras yang mencakup cymbal, tiang, pedal hi-hat, pedal bass/kick, bangku/stool, dll.

Bacaan Lainnya

Pada tahun 1880-an, di Amerika Utara berkembang jenis pertunjukan yang menggabungkan drama, musik, tari, sulap, komedi, dan bahkan binatang-binatang yang terlatih. Biasanya, pertunjukan-pertunjukan diadakan di teater-teater kecil. Untuk mengakali tempat yang kecil, dan menekan jumlah pemain perkusi (drum), maka dimulai penggabungan beberapa drum tadi menjadi suatu instrumen baru yang dinamakan dengan drumset.

Sejarah drum sendiri bisa dimulai pada tahun 1623, ketika pabrik cymbal Zildijan berdiri di Istanbul, Turki. Kemudian, di tahun 1875, pembuat perkusi, Sonor, didirikan di Jerman. Lalu, tahun 1883, Gretsch Drum didirikan sebagai perusahaan pembuat perkusi dan drum. Setelah itu, sekitar tahun 1890, eksperimen pedal drum dimulai.

Secara kasat mata, drum merupakan alat musik yang secara fisik memiliki bagian-bagian yang terpisah, tetapi merupakan suatu kesatuan. Definisi drum sendiri adalah kelompok alat musik perkusi yang terdiri dari kulit yang direntangkan dan dipukul dengan tangan atau sebuah batang (stick). Selain kulit, drum juga dibuat dari material lain, seperti plastik.

Dalam musik pop, rock, dan jazz, drum biasanya mengacu kepada drum kit atau drumset, yaitu sekelompok drum yang biasanya terdiri dari snare drum, tom-tom, bass drum, cymbal, hi-hat, dan kadang ditambah berbagai alat musik drum listrik. Orang yang memainkan drumset ini lantas disebut sebagai seorang “drummer” atau penggebuk drum. Bagian-bagian drumset adalah sebagai berikut.

Drum elektrik Roland (sumber: gumtree.com)

Bagian Drum

  • Snare drum, merupakan unsur terpenting dari suatu drumset karena bagian ini merupakan bagian penentu dalam menentukan ketukan ketika bermain drum. Snare pun terdiri dari berbagai ukuran, mulai 10 inci hingga 15 inci. Pada snare, terdapat bagian yang sangat penting, yaitu snare wire (penampakannya seperti per pegas) yang terdapat di bawah snare. Jika kita memukul sisi atas snare, maka snare wire yang dirapatkan pada bawah snare akan berinteraksi sehingga menghasilkan bunyi yang sangat nyaring.
  • Tom-tom, terdiri dari berbagai macam ukuran, baik untuk kedalaman maupun diameter. Diameter tom-tom biasanya 6 inci, 8 inci, 10 inci, 12 inci, 13 inci, 14 inci, 15 inci, 16 inci, hingga 20 inci. Ukuran tom-tom 14 inci ke atas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari peletakannya juga. Tom-tom menggunakan 2 drumhead, atas dan bawah, kecuali pada tahun 1970-an ketika tom (dan bass drum) hanya menggunakan 1 drumhead saja, sehingga suara yang dihasilkan tergolong jelek.
  • Bass drum, tidak terlalu berbeda dengan tom-tom, hanya bass drum mempunyai diameter yang lebih besar, yaitu 16 inci, 18 inci, 20 inci, 22 inci, 24 inci, dan bahkan 26 inci atau lebih. Bass drum dipukul dengan menggunakan pedal dan ditaruh di bawah. Suara bass drum tidak seperti tom-tom yang bersuara “dung…” tetapi cenderung bersuara “dug…” (lebih mati suaranya). Kayu bass drum cenderung lebih tebal untuk menghasilkan suara yang lebih keras dan untuk ketahanan drum itu sendiri.
  • Cymbal, ini juga menjadi “nyawa” bagi drumset karena hampir tidak mungkin bermain drum tanpa cymbal. Cymbal sendiri secara garis besar terdiri dari hi-hat (berguna untuk menjaga waktu atau tempo musik), ride cymbal (berfungsi mirip hi-hat tetapi berbeda dalam hal dan suara), crash cymbal (berguna untuk memberikan phrase atau nada pada suatu lagu), efek cymbal (terdiri dari splash, bell, Chinese, dan Swiss, yang berguna memberikan “warna” khusus pada suatu lagu).
  • Hardware, terdiri dari berbagai macam dan fungsi, seperti pedal (untuk memukul bass drum), hi-hat stand (menempatkan hi-hat cymbal), cymbal stand, snare stand, dan tom holder atau tom stand.
Drum elektrik Roland (sumber: musicradar)

Apa Itu Drum Elektrik?

Drum elektrik adalah sebuah perkusi dengan pad-pad trigger yang mampu menghasilkan bunyi gelombang elektronik atau bunyi-bunyi perkusi dalam sampling. Definisi ini juga yang membedakan drumset elektronik dengan drumset-drumset konvensional yang selama ini dikenal luas oleh masyarakat.

Meski baru marak digunakan pada beberapa tahun belakangan, drum elektrik ini sebenarnya sudah dirancang sejak tahun 1970-an silam. Kala itu, drum elektrik dirancang oleh Graeme Edge dari grup band The Moody Blues. Awalnya, ia bersama profesor elektronik dari Sussex University, Brian Groves, merancang sebuah kontrol panel yang terdiri dari beberapa bagian karet dan kertas perak pada bagian perak yang bergerak naik-turun di dalam magnet.

Untuk penelitian tersebut, Edge menggunakan 5 snare drum, 10 tom-tom drum, kick bass, dan 16 sequencer yang terpasang dua di setiap sisi dengan transistor. Meski dianggap lebih mirip spageti dibandingkan drum elektronik, tetapi percobaan tersebut dianggap sebagai titik awal munculnya drum elektrik.

Di awal kehadirannya, drum elektrik masih dianggap hanya mampu memberikan suara yang setara dengan suara drum akustik. Hal ini dikarenakan masih terdapat banyak issue seputar sistem triggering dan hasil suara yang dihasilkan. Hal tersebut yang lantas memengaruhi model-model pionir dari drum elektrik, seperti Pollard Syndrum, Simmons, dan Yamaha.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, drum elektrik sekarang telah dibangun sedemikian rupa untuk mengatasi segala kekurangan yang ada pada drum elektrik generasi awal. Selain model standar atau entry-level, beberapa perusahaan juga menyediakan drum elektrik untuk model profesional yang dirancang memberikan pengalaman bermain yang mendekati atau bahkan nyaris tidak dapat dibedakan dengan drum konvensional berkualitas.

Secara umum, kelebihan drum elektrik adalah lebih ringkas, stick yang lebih awet, tidak berisik karena bisa dimainkan dengan memakai headset, tidak harus di-tune, dilengkapi metronome, dan tidak perlu memikirkan peredam ruangan. Sementara, kelemahan drum jenis ini di antaranya, tidak memiliki feel yang sama persis dengan drum konvensional, tidak detail seperti drum konvensional, tidak bisa digunakan untuk stick brush, dan agak menyusahkan untuk menambahkan jumlah tom atau simbal.

Saat ini, sudah banyak perusahaan yang merilis drum elektrik, salah satunya Roland. Tidak sulit menemukan drum elektrik merk Roland, karena telah dijual secara bebas di pasaran. Anda bisa membeli musik ini di berbagai toko musik di dekat domisili Anda atau melalui situs beli online. Berikut kami sajikan informasi terbaru kisaran harga drum elektrik merk Roland dalam berbagai tipe.

Drum elektrik Roland (youtube: Roland UK)

Harga Drum Elektrik Roland

Tipe Drum Elektrik Roland Harga
Roland Drum Elektrik V-Drums TD-1KV Rp4.960.000 – Rp5.985.000
Roland Drum Elektrik V-Drums TD1KPX2 Rp8.350.000
Roland Drum Elektrik V-Drums TD-1DMK Rp8.400.000 – Rp9.920.000
Roland Drum Elektrik TD17KL Rp10.390.000 – Rp11.160.000
Roland Drum Elektrik TD-4KP Rp11.000.000 – Rp11.400.000
Roland Drum Elektrik TD-11KVS Rp20.000.000
Roland Drum Elektrik V-Drums V-Tours Series TD-15KV Rp36.582.200
Roland Drum Elektrik V-Drums TD-25KV Rp38.000.000
Roland Drum Elektrik V-Drums TD-50KA Rp62.800.000
Roland Drum Elektrik TD-50KV Rp100.000.000

Informasi harga drum elektrik Roland di atas kami rangkum dari berbagai sumber. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, harganya ada yang naik dan ada yang turun. Roland V-Drums TD-50KA misalnya, awalnya dijual Rp72 jutaan dan sekarang turun menjadi Rp77 jutaan. Sebaliknya, harga Roland TD-11KVS naik dari Rp13 juta menjadi Rp20 jutaan.

Pos terkait