Harga Domba Batur per Ekor

Pernah menonton serial animasi Shaun the Sheep? Jika pernah, sebagian dari Anda mungkin akan sedikit gemas dengan bentuk dan kelakuan karakter tersebut. Tidak cuma di tayangan televisi, ternyata domba mirip Shaun the Sheep juga dapat Anda temukan di Indonesia. Bernama domba Batur, ini adalah domba lokal yang kabarnya sudah dikembangkan di Kabupaten Banjarnegara sejak tahun 1974 silam. Rata-rata dijual jutaan rupiah per ekor, harga domba Batur kabarnya dapat menembus angka puluhan juta rupiah per ekor untuk kualitas premium.

Domba Batur (sumber: humas.jatengprov.go.id)
Domba Batur (sumber: humas.jatengprov.go.id)

Meski mungkin kalah populer jika dibandingkan sapi dan kambing, domba ternyata punya peran penting dalam kehidupan petani, terutama di pedesaan. Pasalnya, domba memiliki banyak sifat yang menguntungkan, antara lain pemeliharaannya yang relatif mudah, mempunyai sifat merumput (grazing ability) yang baik, jenis hijauan yang dimakan lebih banyak, modal yang dibutuhkan relatif sedikit, serta tidak membutuhkan kandang yang besar dan lahan yang luas.[1]

Bacaan Lainnya

Banyak orang yang menyamakan domba dengan kambing karena sepintas penampakan kedua hewan tersebut memang mirip, termasuk suaranya, rasa daging, ukuran, bentuk tubuh, bentuk kepala, maupun kaki.[2] Namun, ada beberapa perbedaan mendasar antara domba dan kambing, seperti domba punya kelenjar di bawah mata, sedangkan kambing tidak. Bentuk tanduk domba juga cenderung segitiga dan tumbuh melilit, sedangkan tanduk kampung lebih bulat dan tumbuh lurus.[3] Bulu domba pun dapat dimanfaatkan sebagai bahan wol, sedangkan bulu kambing cenderung dibuang.

Baca juga  Kandungan Gizi dan Update Harga Tulang Iga Sapi

Di Indonesia, ternak domba lebih banyak diusahakan oleh para petani di daerah pedesaan, biasanya sekitar tiga atau lima ekor per keluarga. Meskipun kalah populer dibandingkan kambing dan sapi, ternak domba ternyata memiliki banyak keuntungan, seperti lebih mudah digembala karena domba hidup berkelompok, mudah beradaptasi terhadap berbagai kondisi lingkungan, cepat berkembang biak, modal kecil, dan karkas domba berupa kulit dapat dijual dengan harga tinggi.[4]

Ciri Domba Batur

Di Indonesia, sudah ada banyak domba yang dapat diternakkan, dan salah satu yang cukup populer adalah domba Batur. Domba Batur merupakan sumber daya genetik ternak lokal Indonesia yang berkembang di Kabupaten Banjarnegara sejak tahun 1974 silam. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 2916/KPTS/OT.140/6/2011 tanggal 17 Juni 2011, domba Batur telah ditetapkan sebagai rumpun ternak lokal Indonesia dengan Kabupaten Banjarnegara sebagai wilayah sumber bibit.[5]

Dilansir dari situs resmi Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, domba Batur merupakan hasil persilangan antara domba merino dengan domba ekor tipis dengan sebaran asli geografis di Kecamatan Batur, Banjarnegara dan sekitarnya. Secara fisik, domba ini memiliki ciri tubuh dominan putih susu, berbulu putih, kulit tubuh putih sampai kemerahan, bulu berupa wol halus dan lebat yang menutupi hampir seluruh permukaan tubuh, tidak bertanduk, bentuk telinga mengarah ke samping, garis muka cembung, ekor kecil dan pendek, sedangkan bentuk tubuh besar dan panjang.

Baca juga  Info Terbaru Harga Menu Warunk Upnormal

Sebagai penghasil daging, domba Batur punya potensi yang andal, mengingat bobot badan domba tersebut dapat mencapai 100 hingga 150 kg pada usia dua tahun. Selain diternak, kotoran domba Batur, seperti kebanyakan hewan lainnya, juga bisa dimanfaatkan untuk pupuk organik. Biasanya pupuk tersebut digunakan para petani sayuran di sekitar kawasan Dieng.

Menurut penuturan sejumlah peternak, kapasitas pakan domba Batur memang bisa dua kali lebih banyak jika dibandingkan jenis domba yang lain. Namun, hewan tersebut cepat gemuk, sehingga menguntungkan peternak. Selain itu, induknya juga mudah dikembangbiakkan. Pasar domba Batur pun dapat dikatakan luas dan ‘gampang’, dengan peternak mengaku dapat menjual 40 ekor domba setiap bulannya.

Daya jual yang tinggi tersebut disebabkan domba Batur memang punya berbagai keunggulan, antara lain memiliki daya adaptasi yang baik terhadap lingkungan sehingga cocok dipelihara di daerah cuaca dingin, mudah digemukkan, dan mudah dikembangbiakkan. Selain itu, tekstur dagingnya lebih empuk dan kadar lemaknya lebih rendah, kotorannya pun bisa dimanfaatkan untuk pupuk dan diolah menjadi biogas.

Baca juga  Update Harga Butter Cream Kiloan di Pasaran
Domba Batur (sumber: humas.jatengprov.go.id)
Domba Batur (sumber: humas.jatengprov.go.id)

Harga Domba Batur

Bobot/Kualitas Domba Batur Harga
Domba Batur Bibit Rp2.500.000 per ekor
Domba Batur Kualitas Standar Rp3.500.000 per ekor
Domba Batur 50 kg Rp5.000.000 per ekor
Domba Batur > 100 kg Rp20.000.000 per ekor
Domba Batur Kualitas Premium Rp50.000.000 per ekor

Informasi harga domba Batur di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk penyedia ternak dan sejumlah situs jual beli online. Perlu Anda ingat bahwa harga domba Batur tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, harga di masing-masing penjual bisa saja berbeda meski produk yang ditawarkan sama.

[1] Sutiyono, Barep, dkk. 2010. Hubungan Penampilan Induk Anak Domba dari Berbagai Tipe Kelahiran. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, Vol. 20(2): 24-30.

[2] Mulyono, Subangkit. Teknik Pembibitan Kambing dan Domba. 2011. Depok: Penebar Swadaya, hlm. 9.

[3] Ibid, hlm. 9.

[4] Sudarmono, A. S. dan Y. Bambang Sugeng. 2011. Beternak Domba. Depok: Penebar Swadaya, hlm. 9-10.

[5] Tresia, Gresy Eva, Zuratih, Bess Tiesnamurti. 2021. Kajian Aksesibilitas Pakan Domba Batur dan Prospek Penggunaan Lahan Hortikultura di Kabupaten Banjarnegara sebagai Sumber Hijauan Pakan. Buletin Plasma Nutfah, Vol. 27(2): 113-124.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *