Harga Dexaharsen Tablet (0,5 mg dan 0,75 mg) Terbaru

Gejala alergi seperti gatal-gatal dan sesak napas tidak bisa dihilangkan hanya dengan memberantas penyebab alergi, tetapi Anda harus mengonsumsi obat anti-alergi seperti Dexaharsen. Dijual dengan harga terjangkau, obat ini dapat Anda beli di apotek dalam dosis 0,5 mg dan 0,75 mg.

Ilustrasi: bersin karena alergi (sumber: nypost)
Ilustrasi: bersin karena alergi (sumber: nypost)

Indikasi dan Komposisi Dexaharsen

Dilansir dari klikdokter, Dexaharsen merupakan sediaan obat yang mengandung aktif dexamethasone dan diproduksi Harsen. Sediaan farmasi ini juga termasuk obat khusus untuk terapi, tetapi tidak bisa dipakai dalam jangka panjang. Dexamethasone adalah zat obat kortikosteroid yang masuk dalam kelompok glukokortikoid sintetik dengan efek antiinflamasi dan imunosupresan.[1]

Bacaan Lainnya

Dengan kandungannya, obat kortikosteroid ini bekerja dengan cara mengurangi proses inflamasi (peradangan). Obat akan membuat membran leukosit lisosom pada tubuh menjadi lebih stabil, sehingga pelepasan hidrolase asam penyebab penyakit dan peradangan yang dapat merusak leukosit dapat dicegah.

Dikutip dari K24Klik, Dexaharsen memiliki indikasi untuk berbagai gejala alergi, seperti rheumatoid arthritis, alergi dermatitis, dan rhinitis alergi. Obat ini juga diketahui mampu meredakan inflamasi akibat alergi, seperti kulit kemerahan dan gatal-gatal disertai sensasi panas.

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait dengan dosis dan cara pemakaian Dexaharsen. Sediaan farmasi ini merupakan golongan obat keras yang tidak bisa sembarangan diberikan dan digunakan. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat ulasan berikut.

Dosis dan Cara Pemakaian Dexaharsen

Di apotek, Dexaharsen dijual dalam sediaan 0,5 mg dan 0,75 mg. Dexaharsen 0,5 mg biasanya diberikan pada pasien yang mengalami gejala alergi ringan hingga sedang. Secara umum, untuk Dexaharsen 0,5 mg, bisa diberikan kepada pasien dewasa sebanyak 0,5 hingga 10 mg per hari. Lalu, untuk , dianjurkan minum obat ini sebanyak 0,08 mg hingga 0,3 mg dengan syarat mg per kg berat yang dibagi menjadi tiga hingga empat dosis.

Sementara itu, Dexamethasone 0,75 mg dapat diberikan pada pasien yang mengalami gejala alergi parah atau kronis. Dosis yang diberikan harus sesuai dengan gejala alergi yang dirasakan. Secara umum, pasien dewasa dianjurkan minum obat ini sebanyak 0,5 mg hingga 10 mg per hari. Sementara untuk anak-anak, disarankan mengonsumsi obat sebanyak 0,08 mg hingga 0,3 mg dengan syarat per kg berat ada dan harus dibagi menjadi tiga hingga empat dosis per hari.

Cara penyajiannya, Anda hanya perlu minum Dexaharsen sesudah makan. Hal ini akan membantu mempercepat proses penyerapan obat sekaligus menghindari rasa tidak nyaman di pencernaan, khususnya bagi Anda yang memiliki masalah lambung dan usus besar. Supaya obat dapat bekerja lebih efektif, minumlah air mineral yang banyak setelah minum obat. Air mineral tidak hanya membantu proses penyerapan obat, tetapi juga mencegah pengendapan yang mengakibatkan gangguan pada ginjal.

Produk farmasi ini tidak bisa dikonsumsi sembarang pasien. Ada beberapa pantangan yang perlu Anda perhatikan. Dexaharsen tidak boleh diminum oleh mereka yang memiliki alergi terhadap kandungan obat, karena bisa memperparah gejala alerginya. Meskipun obat ini termasuk golongan obat antiinflamasi, Anda perlu memperhatikan kecocokan tubuh dan penyakit Anda terhadap obat.

Untuk hamil dan menyusui, juga tidak dianjurkan minum Dexaharsen, karena kandungan obat bisa berisiko bagi janin dan bayi. Zat obat yang ada di dalam produk ini dapat masuk ke dalam ASI yang diminum bayi. Hal ini bisa membuat bayi menjadi alergi atau dikhawatirkan keracunan.

Ilustrasi: mengonsumsi pil obat (sumber: firstcry)
Ilustrasi: mengonsumsi pil obat (sumber: firstcry)

Bagi Anda yang membutuhkan Dexaharsen, pastikan Anda mengetahui harganya sehingga Anda bisa memperkirakan anggaran belanja obat dengan tepat. Sebagai referensi harga terbaru Dexaharsen, Anda bisa melihat tabel berikut.

Harga Dexaharsen

Varian DexaharsenHarga
Dexaharsen Tablet 0,5 mg1 Tablet: Rp318
1 Strip: Rp2.700
1 Box: Rp42.000 (20 strip)
Dexaharsen Tablet 0,75 mg1 Tablet: Rp360
1 Strip: Rp3.500
1 Box: Rp45.000 (20 strip)

Harga Dexaharsen di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs apotek online. Hingga saat ini, harga obat Dexaharsen di apotek memang relatif stabil. Namun harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak penjual.

Dexaharsen

Jika Anda tidak memperhatikan cara penggunaan obat ini, dikhawatirkan Anda akan terkena efek sampingnya. Salah satu efek samping yang wajar dari pemakaian Dexaharsen adalah pusing, sehingga Anda tidak disarankan untuk beraktivitas yang membutuhkan tingkat kewaspadaan tinggi, seperti berkendara.

Kemasan Dexaharsen (youtube: Tongbos)
Kemasan Dexaharsen (youtube: Tongbos)

Efek samping lain yang bisa terjadi jika Anda memakai obat dalam jangka waktu terlalu lama dan dengan dosis yang tidak sesuai, di antaranya gangguan tidur atau insomnia, sakit kepala, dan sakit perut. Selain itu, obat ini mampu menyebabkan berat badan bertambah ditandai nafsu makan yang meningkat.

Harga Obat Alergi Lainnya

Merk Obat AlergiHarga
Otede (Diphenhydramine HCl) 50 mgRp1.042 per tablet
Orphen (Chlorpheniramine Maleate) 4 mgRp1.200 per tablet
Ocuson (Betamethasone, Dexchlorpheniramine maleate)Rp2.056 per tablet
DextamineRp2.375 per tablet
Cerini (Cetirizine) 10 mgRp5.245 per tablet
Telfast OD (Fexofenadine HCl) 120 mgRp13.205 per tablet

Sebagai perbandingan, tahun lalu obat alergi Dextamine dijual seharga Rp27 ribu per strip. Selain mengonsumsi obat, penderita alergi disarankan untuk menghindari pencetus alergi seperti debu dan udara dingin. Anda juga dapat mengonsumsi madu yang yang diklaim dapat meredakan gejala alergi. Selain madu, Anda dapat menambahkan minyak kayu putih ke dalam ke air dan membalurkannya ke bagian yang terkena alergi.

[Update: Ditta]

[1] Palupi, Dian Arsanti & Yeni Krisma Dewi. 2018. Terapi Adjuvan Minyak Nigella Sativa terhadap Penurunan Ketebalan Epitel Bronkus MENCT Asma yang Diinduksi Ovalbumin. Cendekia Journal of Pharmacy STIKES Cendekia Utama Kudus, Vol. 2(1): 10-14.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *