Main Image Update Harga Dedak Jagung untuk Pakan Ternak (Kiloan & Sak) 2025

Update Harga Dedak Jagung untuk Pakan Ternak (Kiloan & Sak) 2025

Pakan ternak adalah faktor penting dalam keberhasilan budidaya hewan. Salah satu pakan yang banyak digunakan untuk ruminansia maupun unggas adalah dedak jagung. Dibandingkan jenis dedak lain, dedak jagung memiliki komposisi gizi yang lebih lengkap dan kaya energi, sehingga harganya relatif lebih tinggi namun sepadan dengan manfaatnya.

Ilustrasi: Dedak Jagung (sumber: dallasnews.com)
Ilustrasi: Dedak Jagung (sumber: dallasnews.com)

Dedak, juga dikenal sebagai katul separator, telah lama digunakan sebagai pakan ayam dan ternak lainnya. Nutrisi utama dalam dedak meliputi protein, lemak, natrium, dan serat kasar. Selain dari padi, dedak juga bisa berasal dari gandum dan jagung.

Jenis Dedak yang Umum Beredar

  • Dedak padi: terdiri dari dedak halus (katul) dan dedak kasar. Dedak halus diperoleh dari proses penyosohan beras dan memiliki kandungan protein sekitar 11,35%, lemak 12,15%, karbohidrat 28,62%, serta serat kasar 24,46%.
  • Dedak gandum: produk sampingan dari penggilingan tepung terigu, mengandung protein 11,99%, lemak 1,48%, karbohidrat tinggi 64,75%, dan serat kasar 3,75%.
  • Dedak jagung: berasal dari penggilingan jagung, berupa serbuk dengan butiran agak kasar yang baik untuk ayam, bebek, sapi, dan ternak lainnya. Kandungan bahan kering dedak jagung mencapai 87,8%.

Dedak jagung merupakan limbah penggilingan jagung yang terdiri dari kulit ari, butiran jagung, dan sedikit tongkol jagung. Kualitas dedak jagung sangat dipengaruhi oleh persentase tongkol jagung di dalamnya. Jagung yang digunakan biasanya berjenis kuning dan putih, dengan jagung kuning memiliki kandungan protein dan energi lebih tinggi.

Komposisi Nutrisi Dedak Jagung

Komponen Jumlah (%)
Bahan kering87,8
Abu3,5
Protein Kasar10
Lemak Kasar7,78
Serat Kasar4,52
BetaN74,2
TDN (Total Digestible Nutrients)82,3
Kalsium0,09
Posfor1,39

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemberian dedak jagung sebagai bagian dari ransum hijauan dan konsentrat dapat mempercepat pertambahan bobot tubuh ternak, seperti sapi dan unggas, dalam waktu yang relatif singkat.

Ilustrasi: pakan ternak ayam (sumber: pertanianku.com)
Ilustrasi: pakan ternak ayam (sumber: pertanianku.com)

Update Harga Dedak Jagung Tahun 2025

Harga dedak jagung mengalami fluktuasi seiring waktu dan lokasi penjualan. Berikut adalah harga terbaru dedak jagung untuk pakan ternak per Juli 2025, yang kami rangkum dari berbagai marketplace dan distributor:

Jenis Dedak Jagung Harga (Rp)
Dedak Jagung 1 kg (kemasan kecil)6.000 - 7.000
Dedak Jagung Pecah Kualitas Super Repack 1 kg6.000 - 10.000
Dedak Jagung Sumber Energi 1 kg8.000 - 19.000
Dedak Jagung New Hope 10 kg (Bekatul Jagung)105.000 - 150.000
Dedak Jagung Bogasan Cap Angsa 50 kg235.000 - 523.000
Dedak Jagung New Hope 50 kg (Bekatul Jagung)428.000 - 530.000

Harga dedak jagung bervariasi tergantung kualitas, kemasan, dan lokasi penjualan. Misalnya, di beberapa daerah harga dedak jagung 50 kg bisa mencapai Rp500.000 ke atas. Penjual online di marketplace besar menawarkan harga mulai dari Rp4.750 untuk kemasan 500 gram hingga Rp523.000 per karung 50 kg dengan kualitas super.

Selain dedak jagung, peternak dapat memilih bahan alternatif seperti bonggol jagung yang juga bisa diolah menjadi pakan. Harga bonggol jagung saat ini sekitar Rp5.000 per kilogram atau Rp49.500 per karung isi 10 kg. Bonggol jagung diolah menjadi tepung kering (concobu) yang dicampur dengan bahan lain seperti tebon jagung, sekam, dan jerami, memberikan kandungan asam amino dan nutrisi penting bagi ternak.

Dedak jagung (sumber: tokopedia)
Dedak jagung (sumber: tokopedia)

Kesimpulan: Dedak jagung tetap menjadi pilihan pakan ternak yang ekonomis dan bergizi. Untuk mendapatkan hasil optimal, peternak disarankan memilih dedak jagung berkualitas dengan kandungan tongkol yang rendah. Harga dedak jagung pada tahun 2025 ini cukup bervariasi, sehingga perlu membandingkan penawaran di pasar lokal dan online agar mendapatkan harga terbaik sesuai kebutuhan.

[Update: Ditta Diah]

[1] Lukito, Agung. 2007. Lobster Air Tawar. Jakarta: Niaga Swadaya, hlm. 106.

[2] Purnawan dan Cahyo. 2010. Pembesaran Sapi Potong Secara Intensif. Jakarta: PT Niaga Swadaya, hlm. 144.

Kategori: Agribisnis
Tag: beras, gilingan, gram, harga, padi, pakan, pasaran, ternak, usaha