Update Harga dan Spesifikasi Mod Therion DNA 75, 133, & 166

Mod adalah sebuah bagian dari vape (biasanya berbentuk tabung atau box) yang berfungsi untuk menampung baterai dan chip pendukung untuk bisa dialirkan ke koil. Mods merupakan tempat di mana keluar dan memanaskan koil yang terdapat di atomizer. Aliran tersebut berasal dari baterai yang terdapat pada mod. Mod bisa dikatakan sebagai badan dari sebuah vapor, atau bagian utama dari vape.

Ilustrasi: perokok vape (sumber: volcanovape.org)

Ilustrasi: perokok vape (sumber: volcanovape.org)

Secara umum, ada dua jenis mod, yakni electrical dan mechanical. Jenis mechanical hanya berupa mod yang digunakan untuk menyimpan baterai dan penyambung rangkaian listrik tanpa menggunakan chip. Sementara untuk jenis electrical adalah mod yang dapat digunakan untuk menyimpan baterai dan di dalam mod ini terdapat chip yang digunakan untuk berbagai fitur, seperti variable voltage atau variable watt. 

Namun, sebenarnya perbedaan utama dari jenis electrical dan mechanical sangat sederhana, yakni bahwa mechanical tidak terdapat komponen di dalamnya, sehingga tenaga yang dihasilkan dari baterai langsung disalurkan ke coil sedangkan yang electrical terdapat komponen elektroniknya. 

Seperti halnya pada bagian drip (bagian paling ujung vape untuk mengisap uap), mod vape juga juga memiliki desain-desain yang unik. Namun, desain yang mungil masih tetap menjadi andalan bagi vapers, karena lebih praktis untuk dibawa ke mana-mana. Salah satu dan merek mod yang banyak mencuri perhatian bagi kalangan vapers adalah Therion DNA 75, DNA 133, dan DNA 166. 

Seri Therion DNA sendiri diproduksi oleh Lost Vape yang mana adalah perusahaan elektrik dan vaporizer mutakhir di dunia. Perusahaan ini bermarkas di USA sejak 2013 lalu, dan kini tengah fokus dalam bidang desain dan produksi komponen vaporizer, baik itu mod maupun atomizer.

Mod Therion DNA 75 (sumber: vapecave.com.au)

Mod Therion DNA 75 (sumber: vapecave.com.au)

Therion series adalah salah satu produk unggulan mod DNA Evolv dari Lost Vape yang bisa dibilang cukup banyak penggunanya, termasuk di Tanah Air. Mulanya memproduksi Therion DNA75, kemudian disusul dengan seri Therion DNA133, dan yang terakhir adalah versi Therion DNA166 yang dirilis di akhir tahun 2016. 

Untuk mod Therion DNA 75 sendiri adalah mod elektrik dengan kekuatan 1-75 watt dan sudah menggunakan chip DNA75 Evolv. Versi yang satu ini didesain dengan bentuk kotak persegi yang agak mirip dengan pendahulunya, yakni Triad DNA. Kemudian juga didesain untuk menggunakan baterai dengan sentuhan ornamen kayu dan kulit pada sisi cover baterai, yang membuat mod ini terkesan mewah dan berkelas. Terlebih tutup baterainya bersifat magnetik. 

Pada bagian kerangka, menggunakan material zinc alloy kualitas tinggi dengan kombinasi stainless steel pada konektor atty. User interface pada mod ini juga dilengkapi dengan oled screen berukuran 0,91mm, 2 tombol potensio, port mikro USB, dan 1 fire button yang berfungsi sebagai multi button pada sistem pengaturan. Harga mod Therion DNA75 berkisar antara Rp950 ribu hingga Rp1.450.000. 

Setelah berhasil memproduksi versi DNA75, kemudian Lost Vape memperkenalkan versi DNA133 yang merupakan penerus dari Therion DNA75. Mod ini disempurnakan untuk pengguna yang menginginkan desain lebih mewah dan power yang lebih kuat untuk kebutuhan vaping sehari-hari.

Harga dan Spesifikasi Mod Therion DNA 75, 133, & 166

Mod Therion DNA 133 (vaporsure.com)

Secara tampilan, mod Therion DNA133 hampir sama dengan DNA75, baik dari dan pengaturan tombol serta LCD. Namun versi DNA133 memiliki power yang lebih besar hingga 133 watt. Juga dilengkapi dengan dual baterai, yang mana pada versi sebelumnya hanya support single battery atau paralel. 

Pada sisi desain, mod Therion DNA133 juga terkesan mewah dengan aksen kulit dan kayu. Buritan garis antara mod dan tutup baterai terasa pas. Sementara seri baterai yang digunakan adalah 18650. Chipset untuk mengatur aktivitas mod adalah DNA 200 yang sudah tidak diragukan lagi dalam mengolah keinginan vaper dalam menghasilkan asap yang banyak dan ketepatan firing dan power yang dianggap luar biasa. Output yang dihasilkan adalah 1-133 watt, yang artinya Therion DNA133 ini sudah cukup mumpuni untuk pemula. 

Yang lebih menarik, mod ini juga sudah dilengkapi dengan TC support Ni200 Nickel, Titanium, dan Stainless steel. Tak hanya itu, mod ini dianggap sangat aman untuk digunakan karena terdapat perlindungan panas dan juga pengaman chip saat Anda terbalik dalam memasang baterai. Saat ini, mod Therion DNA133 dijual di pasaran dengan harga kisaran Rp1,4 jutaan. 

Kemudian versi yang terakhir adalah Therion DNA166, yang mana disebut-sebut menawarkan banyak fitur unggulan seperti kebanyakan mod ber-DNA250. Therion DNA166 adalah rakitan dari Lost Vape yang sudah menggunakan smart-chip DNA250. Mod ini menawarkan power hingga 167 watt dan dual baterai 18650 dengan rangkaian seri.

Mod Therion DNA 166 (sumber: vapingcheap.com)

Mod Therion DNA 166 (sumber: vapingcheap.com)

Desain yang ditawarkan dalam versi ini bisa dikatakan hanya meneruskan seri sebelumnya, yakni Therion DNA75 maupun Therion DNA133. Berbentuk box dengan ukuran 90,5 milimeter dengan ketebalan sekitar 27mm menjadikannya cukup nyaman saat dipegang. Untuk spring load connector 510 menggunakan bahan stainless steel, pada bagian bawah ada tombol firing yang disusul oled screen, 2 tombol potensio, dan micro USB port untuk konektivitas data dan charging. Sementara pada bagian samping, terdapat kombinasi kayu ebony yang menambah kesan mewah dan berkelas, ditutup dengan leather magnetic baterai. 

Pilihan yang ada pada seri ini juga sangat cantik, pasalnya dilengkapi dengan Therion Black Series dengan dominan full black. Secara keseluruhan, bisa dibilang cukup identik dengan desain Therion 133, yang mana terlihat cukup simpel, namun tetap kokoh dan elegan. Perbedaannya terletak pada Therion DNA 166 menyediakan tiga pilihan , yakni full black, coffee, dan brown. Lalu, power pada Therion133 menggunakan maximal power sebesar 133 watt, maka pada Therion166 terdapat peningkatan yakni sebesar 167 watt. 

Perbedaan lainnya terletak pada chip, jika Therion133 menggunakan chip DNA200, maka Therion166 sudah menggunakan chip DNA250. Di pasaran, mod versi Therion DNA166 dijual dengan harga kisaran mulai Rp1,5 juta hingga Rp1,8 jutaan. 

[Update: Galih Conainthata]

Baca juga  Harga Tembaga Kupas per Kilo di Pasaran
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Update Harga dan Spesifikasi Mod Therion DNA 75, 133, & 166"