Tips Memelihara dan Update Harga Cucak Wilis (Bahan, Jantan, Gacor)

Jika berbicara mengenai burung cucak-cucakan (Pycnonotidae), pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan cucak rawa karena jenis tersebut memang sudah sangat populer. Nah, selain cucak rawa, ternyata masih banyak cucak-cucak yang lain, salah satunya cucak wilis. Juga kerap disebut cucak rengganis atau cucak gunung, burung ini diklaim Indonesia dan punya suara mirip dengan kutilang. Di pasaran sendiri, cucak wilis tergolong lebih terjangkau dibandingkan cucak rawa.

Burung cucak wilis (youtube: GACOR)
Burung cucak wilis (youtube: GACOR)

Burung memang telah menjadi salah satu hewan yang paling populer untuk dipelihara selain anjing, kucing, dan ikan. Burung digemari banyak orang karena punya bulu dengan warna yang indah dan serta suara kicauan yang merdu.[1] Mendengar kicauan burung ketika jenuh dengan aktivitas sehari-hari diklaim dapat membantu mengurangi stres dan membuat pikiran menjadi tenang.[2] Tak hanya sebagai sarana refreshing dan rekreasi, burung juga punya peranan penting untuk penelitian dan pendidikan.[3][4]

Bacaan Lainnya

Ciri Cucak Wilis

Sudah ada banyak jenis burung yang cocok dipelihara di rumah, salah satunya cucak wilis. Punya nama ilmiah Pycnonotus bimaculatus, seperti disampaikan di atas, burung ini juga kerap disebut cucak gunung dan cucak rengganis. Sementara itu, dalam bahasa Inggris, varian ini dinamakan Orange-spotted Bulbul, merujuk warna bintik jingga pada bagian kepalanya.

Secara umum, cucak wilis dapat dibedakan  menjadi tiga sub-spesies, yakni Pycnonotus bimaculatus yang berada di Sumatera barat daya, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, Pycnonotus bimaculatus snouckaerti di Sumatera bagian barat laut, dan Pycnonotus bimaculatus tenggerensis di daerah Jawa Timur. Burung ini lebih sering ditemukan di kawasan dataran tinggi dan pegunungan, bahkan di dekat puncak, dengan ketinggian berkisar 800 hingga 3.000 meter di atas permukaan air laut, salah satunya di Gunung Merapi.

Secara fisik, burung cucak wilis punya ukuran tubuh sedang, dengan panjang tubuh mencapai sekitar 20 cm jika diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor. Punggung satwa ini berwarna hitam kelabu atau kecokelatan, yang tersaput hijau zaitun. Sementara itu, dagu, tenggorokan, dan dada berwarna hitam kecokelatan, sedangkan dada bagian bawah dan berwarna keputihan suram atau bercak hitam. Kepala punya satu atau dua bintik jingga kekuningan di depan mata, sedangkan penutup pantat berwarna kuning.

Sekilas, burung cucak wilis jantan dan betina susah dibedakan. Namun, Anda bisa memperhatikan bagian alis mata burung tersebut. Untuk cucak rengganis jantan, alis matanya biasanya berwarna oranye, sedangkan warna alis mata burung cucak gunung betina cenderung kuning. Meski demikian, cucak wilis jantan yang berada di Jawa Barat punya alis mata berwarna kuning.

Harga Cucak Wilis

Varian Cucak Wilis Harga
Cucak Wilis Bahan Rp99.500 – Rp110.000 ekor
Cucak Wilis Jantan Rp175.000 – Rp231.000 ekor
Cucak Wilis Gacor Rp250.000 ekor

Informasi harga cucak wilis di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah situs jual beli online dalam negeri. Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, cucak wilis di pasaran saat ini cenderung naik. Misalnya, cucak wilis bahan yang semula dijual di kisaran harga Rp60 ribu hingga Rp100 ribu, kini menjadi Rp99 ribu hingga Rp110 ribu ekor. Begitu pula harga cucak wilis jantan yang naik dari kisaran Rp170 ribu hingga Rp210 ribu menjadi Rp175 ribu hingga Rp231 ribu per ekor.

Perlu Anda catat bahwa cucak rengganis tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, harga binatang ini di masing-masing tempat bisa saja berbeda, tergantung kebijakan penjual. Anda pun dapat mengakses sejumlah situs jual beli online untuk mencari referensi harga.

Tips Memelihara Cucak Wilis

Perawatan burung cucak wilis sebenarnya tidak jauh berbeda dengan burung pada umumnya, termasuk kutilang dan trucukan. Untuk pakan, burung ini dapat Anda berikan buah-buahan, seperti pisang kepok putih, pepaya, mangga, dan sejenisnya. Anda pun bisa memberikan serangga secukupnya, seperti jangkrik dan ulat.

Tidak hanya itu, Anda pun disarankan untuk melatihnya makan voer. Agar cucak wilis mudah makan voer, Anda bisa melumatkan terlebih dulu pisang, pepaya, atau mangga dengan voer. Lakukan pemberian pakan ini selama beberapa hari. Apabila kotoran burung sudah keras atau tidak berair, itu menandakan burung cucak wilis sudah mau makan voer.

Selain pakan, Anda pun harus rajin memandikan burung cucak wilis. Pasalnya, burung ini termasuk jenis yang memang sangat suka mandi. Jika Anda memiliki waktu luang, disarankan untuk memandikannya dengan cara disemprot. Anda pun harus selalu menyiapkan cepuk minuman untuk nantinya digunakan mandi sendiri oleh burung ini.

[Update: Ditta]

[1] Zulkarnain, David, I Wayan Bebas, I Gusti Ngurah Bagus Tri Laksana. 2015. Performans Reproduksi Burung Cucak Rawa (Pycnonotus Zeylanicus) pada Penangkaran secara Ex-Situ. Indonesia Medicus Veterinus, Vol. 4(2): 139-147.

[2] Sudrajat. 1997. Petunjuk Memilih Burung Ocehan Bakalan. Depok: Penebar Swadaya.

[3] Alikodra, H. S. 2002. Pengelolaan Satwa Liar (Jilid 1). Bogor: Fakultas Kehutanan IPB.

[4] Ontario, J., et al. 1990. Pola Pembinaan Habitat Burung di Kawasan Pemukiman Terutama di Perkotaan. Media Konservasi, Vol. 3(1): 15-28.

Pos terkait