Info Terbaru Harga Closet Duduk INA (Tipe Siram, Tombol Atas, Bekas)

Selain model , saat ini sudah banyak masyarakat yang menggunakan closet tipe duduk, terutama di fasilitas publik, pusat perkantoran, hingga hotel dan apartemen. Di pasaran sendiri, merek closet duduk pun beragam, salah satunya INA. Harga closet duduk sendiri biasanya jauh lebih mahal dibandingkan closet jongkok.

Closet duduk INA (Sumber: ina-sanitary.com)
Closet duduk INA (Sumber: ina-sanitary.com)

Sejarah Closet

Dilansir dari Wikipedia, closet (atau toilet atau WC) adalah perlengkapan rumah yang memiliki kegunaan utama sebagai tempat pembuangan kotoran, yaitu air seni dan feses. Istilah toilet atau WC dapat digunakan untuk mengacu pada perlengkapan tersebut maupun ruangan tempat perlengkapan tersebut diletakkan (berada).

Bacaan Lainnya

Masih menurut sumber yang sama, parit-parit di Mohenjodaro dan kloset peradaban Romawi kuno dianggap sebagai model kloset pertama di dunia. Sementara, di London, karena penduduk yang padat, maka banyak orang yang tinggal di rumah susun. Karena itu, mereka dan buang air kecil menggunakan pispot. Isi pispot kemudian dibuang ke parit atau karena repot harus naik turun tangga untuk membuang kotoran, mereka akhirnya membuang isi pispot lewat .

Lingkungan yang kotor tersebut menyebabkan mereka terserang wabah penyakit. Pada tahun 1731, di London, akhirnya dibuat undang-undang yang isinya “Barang siapa membuang tinja dari jendela, harus membayar denda”. Namun, undang-undang tersebut tetap tidak dapat mengubah kebiasaan mereka. Pada tahun 1596, Sir John Harington lalu menemukan kloset bilas. Kloset ini telah menggunakan bejana penampung tinja dan tangki air untuk menyiram, tetapi jenis kloset ini masih menimbulkan masalah bau tak sedap.

Pada tahun 1775, Alexander Cummings menemukan kloset bilas tak berbau yang disebut Valve Closet. Rahasianya adalah dengan menggunakan saluran pembuangan leher angsa atau mirip huruf S. ini membuat air menggenang di leher angsa tersebut, dan menghalangi keluarnya bau kotoran. Kemudian tahun 1889, Bostell membuat kloset bilas yang disebut Wash Down dan mirip seperti yang ada sekarang.

Closet duduk (sumber: kompas)
Closet duduk (sumber: kompas)

Kelebihan Closet Duduk

Secara garis besar, jenis closet yang umum digunakan masyarakat dapat dibedakan menjadi dua, yakni closet jongkok dan closet duduk. Kloset jongkok, seperti namanya, adalah kloset yang digunakan dengan jongkok. Kloset jenis ini dikatakan memiliki beberapa manfaat, antara lain sulit untuk tertular kuman dan bakteri, melatih otot untuk menahan berat beban, melatih kekuatan kaki dan otot kaki, melatih otot dasar panggul dan membuat pantat lebih seksi, serta memudahkan kotoran untuk keluar.

Jenis yang kedua adalah kloset duduk, yaitu kloset yang digunakan dengan cara mendudukinya untuk buang air besar. Keberadaan kloset jongkok akhir-akhir ini mulai tergantikan dengan kloset duduk. Saat ini, kloset duduk seolah telah menjadi salah satu gaya modern, sehingga banyak ditemukan di perkantoran, rumah-rumah mewah, hotel, hingga fasilitas publik seperti toilet umum.

Closet duduk sendiri dapat dibedakan lagi menjadi beberapa tipe. Tipe yang pertama adalah closet monoblok, yang ditandai dengan tangki air yang menyatu dengan badan (bowl) toilet, sehingga memiliki tampilan simpel secara desain. Kemudian, closet duo-blok, dengan tangki dan badan yang terpisah. Sementara, tipe ketiga adalah kloset wall hung, yang merupakan inovasi desain yang paling akhir, dengan bagian tangki tertanam di dalam dinding, sedangkan badan kloset terlihat seperti menggantung di luar dinding.

Selain dari sisi bentuk, closet duduk juga dapat dibedakan berdasarkan sistem penyiraman kotoran. Sistem penyiraman (flush) memiliki dua tipe yang berbeda, yakni single flush dan dual flush. Untuk tipe single flush, ada yang menggunakan tombol dan ada pula yang berbentuk tongkat atau tuas yang ditarik ke atas. Sementara, untuk sistem dual flush, yang sering dijumpai pada toilet modern, umumnya menggunakan perbandingan air 3:6 liter sesuai dengan ukuran tombol yang tersedia.

Faktor lain yang memengaruhi daya tarik sebuah kloset adalah teknologi yang dibenamkan di dalamnya. Saat ini, kecanggihan teknologi membuat kloset duduk semakin pintar dan nyaman digunakan. Salah satunya ada yang menggunakan sensor gerak untuk membuka penutup kloset. Kemudian, ada pula kloset yang telah dilengkapi dengan perangkat audio sehingga pengguna dapat menikmati musik favorit pada saat menggunakan kloset. Kloset berteknologi canggih ini memiliki harga yang tentunya lebih mahal dibandingkan kloset pada umumnya.

Seperti disampaikan di atas, karena sudah menjadi salah satu barang yang mewakili budaya modern, tidak sulit mendapatkan closet duduk. Ada beragam merek yang telah meluncurkan closet duduk, salah satunya INA. Berikut kami sajikan informasi terbaru kisaran harga closet duduk merk INA di pasaran Tanah Air pada 2021 dan 2022.

Produk kloset duduk (sumber: tallypress.com)
Produk kloset duduk (sumber: tallypress.com)

Harga Closet Duduk INA

Varian Closet Duduk INA Harga Sebelumnya Harga Sekarang
Closet Duduk INA Siram  Rp550.000 Rp579.000
Closet Duduk INA Tombol Atas Baru Rp1.195.000 Rp1.600.000
Closet Duduk INA Tombol Atas Bekas Rp850.000 Rp750.000

Harga closet duduk merk INA di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko perabotan rumah dan situs beli online. Dibandingkan tahun 2020, harganya pada 2021 relatif tidak banyak berubah, namun mengalami kenaikan pada 2022.

Closet duduk siram tanpa tutup misalnya, masih ditawarkan dengan harga Rp550 ribuan, namun naik pada 2022. Sedangkan harga closet duduk tombol atas sedikit berubah dari Rp1,185 juta menjadi Rp1,195 jutaan, kemudian naik drastis jadi Rp1,6 juta tahun ini. Sedangkan untuk kloset INA bekas rupanya sekarang sedang turun harganya. Untuk informasi lebih detail, silakan mengunjungi toko perabotan rumah terdekat di Anda.

Sekadar informasi, meski dinilai modern, namun closet duduk tidak lepas dari kelemahan. Dilansir dari Dekoruma.com, Ketika menggunakan kloset duduk, otot yang tidak berkontraksi atau tidak menekan hanya sebagian, sehingga buang air besar membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan memakai kloset jongkok. Selain itu, beberapa dokter pun merekomendasikan pasien mereka untuk jongkok ketika buang air besar, ketimbang menggunakan kloset duduk atau bidet. Hal ini dimaksudkan untuk mengatasi masalah usus yang seringkali dialami.

[Update: Dian]

Pos terkait