Harga Bunglon Chameleon per Ekor

No comment396 views

Jika Anda pencinta reptil, pastinya Anda sudah tidak asing dengan bunglon dan chameleon. Secara harfiah, bunglon dan chameleon adalah spesies yang berbeda, tetapi banyak orang yang menganggapnya sama. Hewan ini diketahui memiliki banyak penggemar dan dijual dengan harga yang cukup mahal. Populernya bunglon dan chameleon sebagai hewan peliharaan bukan hanya karena mudah dipelihara, tetapi kemampuan mimikrinya yang unik.

Bunglon chameleon (sumber: wideopenpets.com)

Bunglon chameleon (sumber: wideopenpets.com)

Perbedaan Bunglon dan Chameleon

  • Bunglon dan chameleon memiliki klasifikasi ilmiah yang berbeda, meskipun kedua hewan ini sama-sama termasuk jenis iguana. Secara ilmiah, bunglon termasuk dalam Family Agamidae, sedangkan chameleon termasuk Family Chamaeleonidae.
  • Habitat bunglon dan chameleon juga berbeda. Bunglon lebih banyak ditemukan di Pulau Jawa, Borneo, Singkep, Sulawesi, Kepulauan Salibabu, Thailand, Kamboja, dan Filipina. Sementara, chameleon lebih banyak ditemukan di Afrika, Madagaskar, Eropa Selatan, dan di seluruh Asia Selatan sejauh Sri Lanka.
  • Secara fisik, bunglon dan chameleon juga berbeda. Bunglon memiliki bentuk seperti kadal dan lebih sering ditemukan di daun dan ranting dengan kulit asli berwarna hijau terang hingga gelap. Sementara itu, chameleon lebih sering ditemukan di daerah yang berpasir dan biasanya hinggap di bebatuan atau batang pohon yang rendah.
  • Ukuran tubuh bunglon cenderung lebih besar dibanding chameleon. Bunglon bisa tumbuh dengan panjang ujung kepala hingga ujung ekor sampai lima , sementara chameleon hanya sekitar dua meter.
  • Ciri-ciri fisik yang paling menonjol pada bunglon, yakni memiliki surai dan jengger di bagian kepalanya dengan tulang mata yang menonjol ke samping. Sementara itu, chameleon memiliki tanduk dan beberapa ada yang memiliki tulang kipas di bagian dagunya.
Baca juga  Info Terkini Harga Roland XPS 10 (Baru & Bekas)

Meskipun bunglon dan chameleon memiliki banyak perbedaan, mereka memiliki kemampuan mimikri yang sama. Untuk mengetahui mimikri pada bunglon dan chameleon, Anda bisa melihat ulasan berikut.

Bunglon & chameleon

Bunglon & chameleon

Mimikri pada Bunglon dan Chameleon

Mimikri didefinisikan sebagai pemiripan atau peniruan secara fisik satu spesies terhadap spesies atau lingkungan sekitar dengan tujuan untuk menguntungkan dirinya atau mengelabui mangsa dan musuh.[1] Mimikri yang dilakukan bunglon dan chameleon adalah dengan cara mengubah warna kulitnya menjadi seperti warna benda di dekatnya, antara lain cokelat seperti batang pohon, hijau seperti daun, merah seperti bunga mawar, dan ungu seperti bunga blueberry. Bahkan, ada chameleon yang mampu mengubah warna kulitnya menjadi biru dan kuning untuk menghindari mangsanya.

Dilansir dari beberapa sumber, kemampuan mengubah warna pada kulit bunglon dan chameleon tidak hanya untuk beradaptasi dan mencari mangsa atau melindungi diri, tetapi juga menggambarkan suasana hatinya. Beberapa jenis bunglon dan chameleon yang sensitif, biasanya langsung melakukan mimikri jika mood-nya sedang tidak baik, misalnya ketika mereka marah, sedih, atau stres.

Reptil yang termasuk jenis kadal ini juga bisa kehilangan kemampuan mimikrinya atau kurang bisa melakukan perubahan warna kulit dengan baik jika sedang sakit. Meskipun hewan ini adalah reptil yang terbilang kuat dan tidak mudah terinfeksi virus, bunglon dan chameleon bisa mengalami malnutrisi jika asupan hariannya tidak terpenuhi.

Bunglon dan chameleon yang kekurangan nutrisi akan terlihat kurus dan pucat di bagian kulit dan matanya. Selain itu, menurut review orang yang pernah memelihara bunglon dan chameleon, kukunya yang rapuh juga salah satu tanda bunglon dan chameleon Anda mengalami kekurangan .  Selain itu, ternyata bunglon dan chameleon adalah spesies kadal yang mudah stres.

Baca juga  Harga Fender Stratocaster Original

Sebelum merawat bunglon dan chameleon, sebaiknya Anda memilih lokasi yang jauh dari keramaian. Anda juga perlu menyiapkan ruang khusus dengan pencahayaan yang baik dan suhu yang tidak terlalu dingin atau panas untuk bunglon dan chameleon. Anda bisa memilih tempat yang rindang sebagai salah satu upaya untuk mengontrol suhu di sekitar ruang supaya tetap sejuk dan tidak lembap.

Mimikri chameleon (sumber: wonderopolis.org)

Mimikri chameleon (sumber: wonderopolis.org)

Tips Memelihara Bunglon dan Chameleon

  • Dilansir dari wikiHow, Anda harus menyiapkan kandang bunglon dan chameleon yang disebut reptarium atau kandang khusus reptil. Perlu Anda ketahui, bunglon muda akan berkembang atau tumbuh dengan pesat, sehingga Anda membutuhkan kandang dengan ukuran dua kali lebih besar daripada ukuran tubuhnya.
  • Supaya Anda bisa memantau hewan peliharaan dengan mudah, pilihlah kandang yang transparan. Sebagai contoh, Anda bisa memilih akuarium atau kotak kaca yang . Beberapa orang memilih menggunakan kotak resin yang dinilai tidak mudah pecah dan mudah dibersihkan.
  • Letakkan kandang di sudut ruangan dengan sandaran berupa tembok. Jangan meletakkan kotak kaca di dekat jendela saat udara sedang dingin atau cuaca sedang hujan. Hal ini dapat memengaruhi suhu di dalam kotak dan mengubah keadaan menjadi lembap, sehingga membuat hewan peliharaan mudah terserang penyakit jamur.
  • Masukkan pasir atau tanah di bagian dasar kandang sebagai alas, dan setidaknya Anda meletakkan ornamen berupa kayu atau tanaman dengan ranting yang kecil. Ini membuat kondisi kandang menjadi nyaman untuk tempat tinggal bunglon chameleon, sehingga tidak mudah stres.
  • Bagian atas kandang harus diberi ventilasi udara sebagai media untuk membersihkan udara di bagian dalam kandang. Selain itu, Anda bisa menambahkan lampu LED untuk berjaga-jaga jika cuaca sedang hujan dan Anda tidak bisa menjemur peliharaan.
  • Jika Anda memelihara reptil seperti bunglon dan chameleon, Anda harus rutin menjemurnya di bawah sinar matahari penuh saat pagi hari. Ini akan membantu hewan untuk menghangatkan tubuhnya, karena reptil adalah jenis hewan berdarah dingin.
  • Sebagai tips supaya bunglon dan chameleon Anda tidak mudah mengalami kekurangan gizi, sebaiknya Anda memilih serangga seperti jangkrik sebagai makanannya. Anda juga bisa memilih pakan khusus yang mengandung banyak protein dan serat.
Baca juga  Update Terkini Harga Cetakan Takoyaki (All Merek)

Setelah mengetahui tips merawat bunglon dan chameleon di atas, apakah Anda tertarik untuk mengadopsinya? Jika iya, pastikan Anda mengetahui harganya di pasaran.

Chameleon anakan (sumber: pinterest)

Chameleon anakan (sumber: pinterest)

Harga Bunglon Chameleon

Jenis Bunglon ChameleonHarga
Baby Veiled Chameleon BunglonRp1.200.000 per ekor
Low Pied Veiled Chameleon Bunglon RemajaRp1.500.000 per ekor
Veiled Chameleon Low Pied DewasaRp2.000.000 per ekor
Sepasang Veiled Chameleon BunglonRp3.500.000 per pasang
Veiled Chameleon Jantan DewasaRp3.000.000 per ekor
Veiled Chameleon Betina Usia 3,5 blnRp1.200.000 per ekor
Bunglon Surai BabyRp50.000 per ekor
Bunglon Jawa Londok AnakanRp15.450 per ekor

Harga bunglon chameleon di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs jual beli online. Harga bunglon chameleon tersebut tentu saja tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu.

[1] Matondang, Adelia Enjelina & Marcellinus Dwi Hariadi. 2013. Penerapan Tema Mimikri pada Desain Perkembangan Musik Pop Indonesia. Jurnal Sains Dan Seni POMITS Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Vol. 2(2): 102-104.

author

Leave a reply "Harga Bunglon Chameleon per Ekor"