Update Harga Brace untuk Skoliosis

Penderita skoliosis atau kelainan lekukan selama ini kerap patah semangat karena banyak dokter yang merekomendasikan penanganan lewat jalur operasi. Terlebih karena operasi skoliosis juga cukup mahal dan tidak semua penderita mampu untuk membayarnya. Namun beruntung, berkat kemajuan teknologi, akhirnya ada metode alternatif lain untuk mengoreksi kelainan pada derajat tertentu dengan latihan, terapi secara rutin, serta penggunaan penyangga khusus yang dinamakan brace. Harga brace untuk skoliosis masih lebih terjangkau dibanding pengobatan dengan metode operasi.

Apa Itu Scoliosis?

Ilustrasi: Treatment untuk Scoliosis (credit: muhealth.org)
Ilustrasi: Treatment untuk Scoliosis (credit: muhealth.org)

Scoliosis adalah suatu lekukan yang menyamping (lateral) yang dapat disebabkan ketika kaki yang satu lebih pendek dari kaki lainnya (functional scoliosis) atau keadaan abnormal dari tulang belakang (structural scoliosis). Anak-anak yang mengidap kelainan ini mungkin memerlukan perawatan dengan tindakan bedah. Orang dewasa lebih jarang memerlukan operasi scoliosis karena dapat dilakukan tindakan dengan alat penahan yang menunjang (support bracing).[1]

Bacaan Lainnya
Baca juga  Update Harga Minyak Mustard di Pasaran

Menurut National Health Service UK, tanda dan gejala skoliosis meliputi yang terlihat melengkung, condong ke satu sisi, bahu yang tidak rata, satu sisi pada bahu atau pinggul mencuat, tulang rusuk menonjol di satu sisi, serta pakaian tidak pas. Beberapa orang penderita skoliosis juga bisa saja mengalami sakit punggung, dan hal ini cenderung lebih umum terjadi pada orang dewasa.

Berdasarkan data, rupanya sekitar 8 dari 10 skoliosis tidak diketahui penyebabnya. Hal ini disebut dengan skoliosisidiopatik. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, rupanya skoliosis tidak dapat dicegah karena mungkin berkaitan dengan genetik. Penyebab lainnya dari skoliosis adalah kelainan bawaan dari lahir, kelainan pembentukan tulang, kebiasaan sehari-hari yang kurang baik (misalnya, sering membawa barang berat), dan faktor bertambahnya usia.

Dilansir dari Klikdokter, rupanya tak semua bentuk skoliosis membutuhkan operasi. Menurut ahli fisiologi dan anatomi, Labana Simanihuruk, B.Sc., brace secara klinis telah terbukti dapat mengurangi lengkung atau kurva pada umum skoliosis. Brace ini juga menurunkan rasa sakit, memperbaiki postur tubuh, memperlambat pertumbuhan kurva pada anak, memperbaiki bentuk tubuh dengan mengurangi tonjolan tulang iga, serta menyejajarkan bahu dan pinggang.

Baca juga  Info Terkini Biaya Cuci Gigi (Scaling) di Puskesmas, Klinik, dan Rumah Sakit

Apabila pasien menderita skoliosis dengan kurva lebih dari 20 derajat, maka ia menyarankan untuk memakai brace. Namun bila kurva lebih dari 60 derajat, ia menyarankan pasien untuk bertemu dokter bedah. Dokter bedah akan membiarkan pasien untuk menentukan pilihan. Kalau ada pasien lebih dari 60 derajat tetap ingin memakai brace karena ingin menghindari operasi, bisa saja. Namun, pasien harus tanda dulu, yang menyatakan bahwa itu sepenuhnya keinginan mereka.

Dengan adanya metode alternatif menggunakan brace, mitos bahwa pasien skoliosis yang berada pada usia dewasa sudah tak dapat dikoreksi lagi tulangnya tanpa operasi menjadi tidak relevan. Selain pemakaian brace, pasien skoliosis juga dianjurkan untuk tetap aktif berolahraga. Olahraga sangat penting dilakukan oleh penderita skoliosis supaya otot-ototnya bisa bekerja secara maksimal.

Dibanding metode operasi, pemakaian brace dinilai relatif aman. Penyembuhan pasien skoliosis dengan metode operasi memiliki beberapa risiko setelah pembedahan, seperti luka, iritasi, hingga besi yang kemungkinan bisa mengenai jaringan kulit. Selama usia dan kurva lengkungan skoliosis masih memungkinkan, maka metode terapi dengan brace dianggap masih jauh lebih aman karena tak ada efek sampingnya. Sebagai informasi, berikut harga brace untuk skoliosis di pasaran.

Baca juga  Info Terbaru Harga Susu Friso (Semua Varian dan Kemasan)
Ilustrasi: Brace Untuk Skoliosis (credit: braceworks)
Ilustrasi: Brace Untuk Skoliosis (credit: braceworks)

Harga Brace untuk Scoliosis

Jenis & Merk Brace untuk Skoliosis Harga
STELA TLSO Korset Kesehatan Orthopedi Scoliosis Back Brace Spinal Support Rp494.000 – Rp691.600
Korset TLSO/Spinal Brace Oppo 2166 Rp1.121.000
TLSO Jewett Hyperextension Back Brace Orthosis Rp1.800.000
Scoliosis Brace MSO Rp5.400.000
Spinecor Brace Korset Rp38.640.000

Informasi harga brace untuk skoliosis di atas dirangkum dari berbagai sumber. Perlu Anda ketahui bahwa harga brace untuk skoliosis dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, harganya cenderung naik. Spinecor Brace Korset misalnya, awalnya dijual Rp29 juta dan sekarang menjadi Rp38 jutaan. Namun, harga di masing-masing tempat bisa saja berbeda meski produk yang ditawarkan sama.

[Update: Panca]

[1] Zein, U., dkk. 2019. Buku Ajar Ilmu Kesehatan (Memahami Gejala, Tanda Dan Mitos). Yogyakarta: Deepublish.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *