Harga Berlian per Gram dan per Karat

No comment3926 views

Anda pasti sudah tidak asing ketika mendengar kata ‘berlian’. Ini bisa dikatakan sebagai permata paling berharga di dunia. Berlian diklaim sebagai alam yang tahan akan goresan, tidak mudah rusak, dan sangat awet, selain memiliki kilau yang sangat sempurna. Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian berlian tergolong mahal, baik per gram maupun per karat.

Dikutip dari Orori.com, kata berlian berasal dari istilah Yunani ‘adamas’ yang berarti tidak bisa dipecahkan atau tidak dapat diubah. Berlian konon pertama kali ditemukan pertama kali di India antara tahun 2500 SM hingga 1700 SM selama Zaman Perunggu atau mendekati 1000 SM menurut berbagai sumber. Berlian sendiri muncul pertama kali dalam dokumen sejarah pada teks Sanskerta Arthashastra dan Ratnapariksha.

Harga Berlian per Gram - www.digitaltrends.com

Harga Berlian per Gram - www.digitaltrends.com

Berlian awalnya digunakan sebagai perkakas, sekaligus sebagai bentuk , bukan sebagai perhiasan. Arthashastra adalah dokumen pertama yang menggambarkan berlian sebagai komoditas perdagangan, sementara pada teks Ratnapariksha, terdapat metode tertulis pertama untuk menilai kualitas berlian.

Batu berharga ini sendiri berasal dari dalam tanah, jauh di bawah kaki kita. Umumnya, batu paling keras di Bumi ini terkubur di kedalaman 160 km. Saat masih berada di dalam tanah, bentuk berlian masih berupa bebatuan keras yang terbentuk dari karbon. Unsur karbon tersebut mengalami tekanan yang luar biasa besar dan terkurung dalam suhu yang luar biasa panas selama miliaran tahun. Lama-kelamaan, unsur ini menjadi rapat dan kaku, yang akhirnya disebut dengan berlian.

Lava yang ada di perut Bumi lama-lama mendorong bebatuan ini dari dalam ke permukaan Bumi. Ketika ditemukan, berlian lebih mirip pecahan gelas. Namun, begitu dipotong dan diasah, maka menjadi permata yang mengilap. Kemudian, pada tahun 1950-an, para ilmuwan menemukan cara meniru ini dan menciptakan berlian buatan yang ukurannya kecil untuk digunakan sebagai ujung alat pemotong dan bor industri.

Sejarah pemotongan berlian sendiri sangatlah buram, tidak ada yang tahu pasti kapan praktik ini dimulai. Tanda-tanda munculnya yang paling pasti adalah di Venesia pada tahun 1330-an. Zaman sekarang ini ada banyak potongan berlian dengan parameter ketat yang mengatur kualitas serta desain. Namun, pada zaman dahulu, pemotongan berlian sangat terbatas pada perkakas yang tersedia saat itu.

Jenis potongan paling awal adalah point dan table cut. Point cut yaitu potongan yang mengikuti potongan alami berlian tersebut, sedangkan table cut adalah jenis potongan pertama yang menggunakan faceting. Potongan step cut mengikuti potongan table cut, yang kemudian berkembang menjadi apa yang disebut dengan emerald cut sejak tahun 1940-an.

Meskipun Venesia adalah pusat pemotongan pertama, pusat gravitasi bergeser ke utara pada akhir abad ke-15. Paris, Antwerp, dan Brussels muncul sebagai pusat pemolesan utama di Benua Eropa. Di sini, pabrik pemotong berlian mulai memusatkan energi dan perhatian pada metode baru untuk memotong dan memoles batu kasar.

Selama abad ke-16, perkakas dikembangkan, yang memungkinkan penemuan rose dan transition cut. Ini adalah waktu ketika proses faceting benar-benar diterapkan, memperluas bentuk berlian yang ada. Pada tahun 1600, claw atau setelan prong pertama kali digunakan untuk mengamankan berlian di cincin dan perhiasan lainnya. Teknik ini bertahan sampai abad ke-18 ketika produksi berlian di Brazil juga membawa kepopuleran berlian round dan cushion cut.

Harga Berlian per Karat - www.ana.ir

Harga Berlian per Karat - www.ana.ir

Ketika abad ke-19, berlian hanya dapat dimiliki oleh konglomerat. Namun, saat penemuan tambang Kimberly di Afrika Selatan membuat penjualan berlian meningkat, batu ini menjadi tersedia bagi siapa saja yang mampu membelinya. Pada tahun 1931, Gemological Institute of America (GIA) didirikan oleh Robert M. Shipley, yang menerapkan serangkaian parameter penilaian pada berlian untuk membantu penetapan harga bagi konsumen.

Seiring abad ke-20, kita tidak hanya melihat perkembangan peraturan ketat untuk pemotongan berlian dan penambangan berlian, tetapi juga munculnya berlian dalam budaya pop. Dari kotak biru Tiffany & Co yang iconic sampai mitos “Heart of the Ocean” di pusat Titanic, berlian telah tertanam di imajinasi dan juga dalam sejarah kita.

Berlian sendiri memiliki macam-macam warna, dari putih sampai hitam, biru sampai hijau, dan merah muda sampai ungu. Namun, warna yang paling langka adalah merah, sehingga harganya di pasaran sangat mahal. Sementara, berlian terbesar yang pernah ditemukan adalah berlian Cullinan yang memiliki bobot mencapai 621 gram dan diameter 10 cm. Harga potongan terbesar berlian ini ditaksir 400 juta dolar AS atau setara Rp6 triliun.

Harga Berlian

Lalu, berapa harga berlian saat ini? Harga berlian ditentukan oleh 4C, yaitu Clear, Clarity, Cutting, dan Carat. Clarity atau kejernihan biasanya ditentukan berdasarkan skala flawless, internal flawless, WS1, WS2, VS1, dan VS2. Selain itu, Color atau warna juga memiliki skala tersendiri, sedangkan kesempurnaan potongan (Cutting) terdiri atas fair, good, very good, ideal, dan signature ideal. Sementara, untuk karat, karat yang lebih besar tidak selalu berarti lebih baik.

Menurut situs Orori.com, berlian tipe Round Diamond saat ini dijual dengan harga mulai Rp38.539.000 hingga Rp257 jutaan per karat. Sayangnya, situs tersebut tidak menjual berlian tipe Oval, Marquise, Heart, Pearl, atau Emerald dengan kadar 1 karat (umumnya berada di bawah maupun di atasnya). Sementara, jika Anda ingin membeli per gram, di situs Alibaba.com, ada yang menjualnya dengan harga 70 dolar AS atau setara Rp1 jutaan.

Baca juga  Update Harga Stapler Ukuran Besar Heavy Duty
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Harga Berlian per Gram dan per Karat"