Harga Bensin Vivo (RON 89, RON 92, RON 95)

Selain Pertamina, sudah ada perusahaan swasta yang juga mendirikan stasiun pengisian bahan bakar di Indonesia, salah satunya Vivo. Dikelola oleh PT Vivo Energy Indonesia, Vivo dapat menjadi alternatif mereka yang hendak mengisi bahan bakar kendaraan bermotor karena juga menyediakan bensin dengan harga yang bersaing, bahkan masih lebih terjangkau dibandingkan perusahaan serupa dari negeri.

SPBU Vivo (sumber: detik)
Vivo (sumber: detik)

Meski sudah banyak negara yang mulai beralih ke kendaraan listrik, tetapi hingga detik ini kendaraan dengan bahan bakar minyak (bensin dan solar) masih tetap menjadi favorit banyak orang. Pasalnya, kendaraan dengan bahan bakar minyak diklaim mudah dalam hal perawatan, selain karena harganya yang masih terjangkau dibandingkan kendaraan bertenaga listrik.

Bacaan Lainnya

Karena itu, kebutuhan akan bahan bakar minyak, terutama bensin, pun masih cukup tinggi. Berdasarkan suatu studi, penggunaan bahan bakar minyak untuk sektor transportasi tumbuh 8,6 per tahun atau lebih besar dibandingkan untuk konsumsi rumah tangga yang berkisar 3,7 persen per tahun, meskipun memang lebih kecil daripada pertumbuhan konsumsi industri yang mencapai 9,1 persen per tahun.[1]

Baca juga  Info Terbaru Biaya Perpanjangan STNK dan Ganti Plat Nomor Kendaraan (TNKB)

Karena itu, tidak heran jika kemudian bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum alias masih dilirik banyak orang. Mungkin masyarakat umum lebih mengenal SPBU Pertamina sebagai stasiun pengisian bahan bakar untuk kendaraan mereka. Padahal, selain perseroan milik negara tersebut, juga ada sejumlah perusahaan swasta yang mengelola SPBU di dalam negeri, salah satunya PT Vivo Energy Indonesia.

Profil Bensin Vivo

Dilansir dari berbagai sumber, PT Vivo Energy Indonesia merupakan anak usaha Vivo Group, perusahaan asal Belanda yang berkantor pusat di Swiss. Awalnya, perusahaan ini bernama PT Nusantara Energy Plant Indonesia dan sempat mendirikan SPBU. Namun, karena belum mendapatkan izin resmi pemerintah, pengoperasian tersebut tutup.

Vivo kemudian beroperasi kembali pada tahun 2017, dengan cabang pertama di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Saat meresmikan SPBU pertama Vivo, Kementerian dan Sumber Daya Mineral dalam siaran pers resminya mengatakan bahwa pemerintah mendukung upaya pendistribusian bahan bakar minyak. Dengan pendirian SPBU milik sektor swasta, diharapkan masyarakat akan mendapatkan lebih banyak akses mendapatkan bahan bakar minyak dengan harga yang terjangkau.

Baca juga  Info Harga Sosis Okey Semua Varian

Di Indonesia, perusahaan yang berkantor di Gama Tower, Kuningan, Jakarta ini sekarang memiliki kilang mini dan tangki bahan bakar minyak di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Vivo Indonesia berencana membangun kilang lainnya di Indonesia. Namun, perusahaan masih belum bisa memastikan waktu realisasinya.

SPBU Vivo (sumber: autofun.co.id)
SPBU Vivo (sumber: autofun.co.id)

Saat pertama kali beroperasi, SPBU Vivo menjual tiga jenis bahan bakar dengan nama dagang Revvo. Ketiga jenis bahan bakar minyak yang dijual di lahan seluas 5.000 meter persegi tersebut diklasifikasikan berdasarkan kadar Research Octane Number RON, yakni Revvo 88, Revvo 90, dan Revvo 92. Kala itu, Revvo 88 yang setara dengan bensin jenis Premium milik Pertamina dijual Rp6.550 per liter, harga Revvo 90 yang setara Pertalite Rp7.500 per liter, sedangkan harga Revvo 92 sebesar Rp9.250 per liter. Lalu, berapa harga bensin Vivo saat ini?

Harga Bensin Vivo

Bensin Vivo Harga
Revvo 89 Rp12.400 per liter
Revvo 92 Rp12.900 per liter
Revvo 95 Rp15.900 per liter

Informasi harga bensin Vivo di atas kami rangkum dari berbagai sumber dan berlaku per Mei 2022. Perlu diingat bahwa harga bensin Vivo tersebut tidak mengikat dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu. Sebelum kebijakan terbaru, bensin Vivo Revvo 92 dijual dengan harga Rp11.900 atau lebih rendah Rp1.000 dibandingkan ketentuan saat ini.

Baca juga  Harga Traktor Kubota G3000 (Quick G3000 Zeva)

Khusus untuk Revvo 89, bensin tersebut sengaja dikeluarkan Vivo karena tidak mau terjebak dalam polemik bensin RON 88. Dikutip dari Bisnis, berdasarkan laporan dari PT Vivo Energy Indonesia sebagai pemegang surat izin usaha niaga umum, pemerintah memastikan bahwa bensin Revvo 89 yang dijual telah sesuai dengan spesifikasi.

Manajemen PT Vivo Energy Indonesia mengatakan saat ini pihaknya menggunakan formula sendiri untuk menentukan harga bahan bakar minyak jenis Revvo 89. Alasannya hingga kini tidak ada acuan harga internasional untuk bensin berkadar oktan 89 itu. Menurut pihak perseroan, seperti dilansir dari Katadata, acuan internasional hanya mengatur bahan bakar minyak berkadar oktan 92 ke atas, sehingga di bawah itu dapat dipastikan merupakan kebijakan perusahaan.

[1] Sitorus, Budi, R. Didiet Rachmat Hidayat, Oce Prasetya. 2014. Pengelolaan Penggunaan Bahan Bakar Minyak yang Efektif pada Transportasi Darat. Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik, Vol. 1(2): 117-126.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.