Info Harga Ayam Golden Pheasant di Pasaran

Pheasant merupakan salah satu jenis ayam hutan berleher cincin dengan nama ilmiah Phasius Colchius merupakan salah satu unggas yang mampu beradaptasi dengan konsep peternakan.[1] Ini yang membuat banyak orang ingin memeliharanya. Nah, salah satu jenis ayam pheasant yang sedang diminati banyak orang adalah golden pheasant. Dengan keindahan bulunya, ayam ini dijual dengan harga yang tidak murah.

Ayam golden pheasant (sumber: pixabay)
Ayam golden pheasant (sumber: pixabay)

Bagi Anda yang bingung memilih jenis hewan apa yang cocok dijadikan peliharaan di rumah, tak ada salahnya untuk memelihara golden pheasant. Ini adalah jenis ayam hias yang berasal dari China dan sering disebut sebagai ayam pegar. Banyak orang yang tertarik memeliharanya, karena karakteristiknya.

Bacaan Lainnya

Karakteristik Ayam Golden Pheasant

Secara fisik atau morfologi, ayam pheasant lebih mirip dengan burung berekor panjang. Hal ini karena ukuran tubuhnya yang cenderung mungil jika dibandingkan dengan ayam. Selain itu, ayam golden pheasant juga bisa terbang, meskipun tidak setinggi burung.

Bentuk kepala ayam golden pheasant memang mirip dengan ayam pada umumnya, hanya saja tidak berjengger. Pada bagian atas kepalanya, terdapat bulu berwarna kuning keemasan. Ada ayam pegar emas yang tubuhnya didominasi dengan warna kuning keemasan, sementara leher belakangnya terdapat bulu berpola garis-garis.

Namun, ayam golden pheasant yang paling umum adalah berwarna merah di bagian tubuhnya dengan bulu kuning keemasan menutupi punggung. Sementara itu, ekor ayam golden pheasant cenderung panjang dan berwarna gelap. Ada yang berwarna kecokelatan, hitam, dan abu-abu gelap dengan bintik-bintik putih.

Khusus ekor ayam golden pheasant, bisa tumbuh hingga sekitar 40 cm lebih. bulu ayam hias tersebut cenderung melengkung ke bawah dan tidak sejajar. Ini yang membuatnya semakin terlihat indah. Apalagi, saat ayam bertengger di dalam kandang atau pepohonan.

Meskipun ada yang menyebutkan bahwa ayam golden pheasant berasal dari Negeri Tirai Bambu, ada juga yang mempercayai bahwa ayam hias tersebut berasal dari Tibet. Meskipun begitu, saat ini keberadaan ayam golden pheasant di Indonesia sudah semakin banyak, karena ayam ini dapat dikembangbiakkan dengan baik di Nusantara.

Sebagai ayam hias yang mudah beradaptasi dengan iklim Indonesia, ayam pheasant memiliki daya hidup tinggi di peternakan. Meskipun begitu, babon golden pheasant hanya mampu bertelur setahun sekali, sehingga jika ingin mengembangbiakkan banyak ayam pheasant, harus menyediakan lebih dari sepasang indukan pheasant.

Untuk musim bertelur ayam golden pheasant di Indonesia, rata-rata saat musim hujan, biasanya antara September hingga Januari. Dalam sekali bertelur, indukan ayam golden pheasant betina mampu menelurkan 15 hingga 30 butir. Namun, tidak semuanya adalah kualitas baik dan bisa ditetaskan. Untuk itu, biasanya para peternak akan memelihara indukan pheasant dengan baik, apalagi jika musim kawin dan bertelur akan tiba.

Menetaskan telur ayam pheasant tidak bisa sembarangan dan harus menggunakan inkubator. Biasanya, para peternak akan memilih telur yang berkualitas baik saja. Sementara itu, telur yang berisiko tidak bisa ditetaskan akan dijual atau dikonsumsi sendiri. Sebagai unggas, memang telur ayam pheasant juga bisa dikonsumsi. Nah, sebelum memeliharanya, berikut tipsnya.

Tips Memelihara Ayam Golden Pheasant

Ayam golden pheasant (sumber: jalaksuren.net)
  • Untuk memelihara ayam golden pheasant, Anda tidak memerlukan kandang yang luas. Ukuran kandang yang ideal untuk ayam hias tersebut, yakni 2 m x 1,5 m berbentuk persegi dengan tinggi minimal 2 m.
  • Di samping kandang, pasang kawat strimin sebagai dinding dan atap supaya ayam tidak keluar kandang. Letakkan kayu dan ranting pohon sebagai tempat bertengger ayam.
  • Berikan pakan yang sehat untuk golden pheasant, seperti pakan ayam pada umumnya. Anda bisa memberinya bekatul atau voer. Tak hanya itu, berikan buah pepaya untuk melancarkan sistem pencernaannya.
  • Bersihkan kandang ayam pheasant setiap pagi atau sore. Anda juga harus mengganti air minumnya setiap hari dengan yang bersih.
  • Lakukan penggantian air di pagi hari sambil memandikan ayam pheasant. Selain itu, jemur ayam selama 15 menit supaya tidak mudah flu.

Lakukan tips di atas supaya ayam golden pheasant Anda terhindar dari penyakit. Berikut referensi harga ayam golden pheasant saat ini.

Harga Ayam Golden Pheasant

Kategori Ayam Golden Pheasant Harga per ekor (Rp)
Ayam Golden Pheasant Anakan 3 bulan 1.000.000
Ayam Golden Pheasant Betina 3.000.000
Ayam Golden Pheasant Jantan 4.000.000
Ayam Golden Pheasant Yellow 8 bulan 7.500.000

Harga ayam golden pheasant di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs jual beli online. Tentunya, harga ayam golden pheasant tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu.

[1] Alikodra, Hadi S. 2018. Teknik Pengelolaan Satwaliar: dalam Rangka Mempertahankan Keanekaragaman Hayati Indonesia. Bandung: PT Penerbit IPB Press, hal. 330.

Pos terkait