Info Terkini Harga Awning (Gulung dan Meter)

Awning adalah struktur pelindung bukaan yang sifatnya non-permanen dan menempel pada dinding eksterior bangunan. Bahan yang paling sering dipakai untuk membuat awning antara lain kanvas, polyester, dan bahan lain yang bersifat kedap air. Dijual per atau gulung dengan harga rata-rata jutaan rupiah, pelindung jendela jenis ini populer pada pertengahan tahun 80-an, ketika gaya klasik Victoria tengah digandrungi.

Tampilan awning yang berwarna-warni dengan bentuk menggelembung seperti balon mirip dengan tampilan depan kedai-kedai minum di era koboi. Tak heran jika pilihan pelindung jendela jenis ini banyak dipakai untuk hunian berkonsep fun dan kasual. Jika Anda memiliki hunian berkonsep formal tetapi ingin menampilkan kesan fun dan kasual, awning bisa Anda jadikan pilihan yang menarik.

Bacaan Lainnya
Ilustrasi: Penggunaan Awning Untuk Ruang Santai (credit: patioandgardenshading)
Ilustrasi: Penggunaan Awning Untuk Ruang Santai (credit: patioandgardenshading)

Dari segi struktur, awning tidak memerlukan elemen struktur tambahan yang harus disambungkan dengan struktur atap utama. Prinsip kerja awning terbilang praktis, yaitu dengan menciptakan sambungan dari dinding ke rangka awning. Rangka ini biasanya terbuat dari logam, misalnya besi hollow atau aluminium. Sambungan berupa dan sekrup ditanamkan ke dinding, lebih baik jika menggunakan bantuan bor untuk melubangi dinding.

Baca juga  Update Harga Cat Tembok Paragon (Semua Varian dan Kemasan)

Sepintas, prinsip kerja awning mirip dengan prinsip kerja semi-permanen yang banyak dipakai dalam keseharian, yang banyak dipakai kala keluarga mengadakan acara tertentu. Karena kepraktisan inilah akhirnya banyak orang yang memilih awning sebagai aksesori pelindung jendela pada hunian atau kantor mereka.

Bentuk awning tak terbatas pada model menggelembung seperti balon. Saat ini, tampilannya cenderung mengikuti bentuk rangkanya, yaitu bersudut dan lurus. Dulu, jenis penutup rangka awning yang banyak dipakai adalah bilah aluminium. Sekarang, awning bahan kain lebih disukai, sebab selain harganya lebih murah, bahan ini juga lebih mudah diganti dan dibersihkan.[1]

Biasanya, bentuk dan model yang paling populer digunakan untuk penutup atap berbahan kain ini adalah setengah lingkaran. Agar tidak terjadi cekungan pada bagian tengah kanopi, maka pada kanopi itu dibuat bentangan yang tidak terlalu besar. Sebab, jika terdapat cekungan pada bagian tengah kanopi, itu akan mengundang air hujan untuk mengendap di sana. Bahan baku kain merupakan solusi yang tepat untuk dijadikan sebagai bahan penutup kanopi, dan mampu berfungsi sesuai dengan selera dan karakteristik penghuni rumah.[2] Namun, kelemahan kanopi jenis ini adalah rawan sobek pada bahannya dan anti air.

Baca juga  Jenis dan Update Harga Tembaga per Kg

Seperti sebuah payung, awning bisa berfungsi untuk meminimalkan sinar matahari yang masuk ke dalam rumah sehingga rumah terasa lebih sejuk tanpa kehilangan cahaya sama sekali. Karena itu, bila tetap menggunakan AC pun akan lebih hemat karena suhu di dalam rumah akan stabil sehingga mesin AC tidak perlu bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan. Dampak jangka panjangnya, AC pun bisa bertahan lama.

Demikian halnya dengan furniture di dalam rumah. Seperti yang telah diketahui, perabotan di rumah, seperti karpet, sofa kulit maupun kain, atau perabot kayu tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung karena dapat membuat warnanya cepat pudar dan kualitasnya menurun. Sementara itu, dengan memasang awning pada salah satu jendela di rumah, perabotan tersebut tidak akan terkena sinar matahari secara langsung sehingga membuatnya menjadi lebih tahan lama. Anda pun akan lebih leluasa dalam meletakkan perabotan di berbagai sudut rumah tanpa harus takut perabot tersebut menjadi rusak akibat terpaan sinar matahari sepanjang hari.[3]

Baca juga  Info Terbaru Harga Cat Propan Eco Emulsion di Pasaran (5 Kg & 25 Kg)

Ilustrasi: Awning Gulung Menggunakan Remot Penggerak (credit: awningworksinc)
Ilustrasi: Awning Gulung Menggunakan Remot Penggerak (credit: awningworksinc)

Harga Awning

Merk Awning Harga
Awning Sunbrella Rp850.000 per gulung
Awning No-Merk Rp1.300.000 per gulung
Awning Amarindo Rp1.402.500 per gulung
Awning Recasens Rp1.430.000 per gulung
Awning Dickson Rp1.450.000 per gulung

Selain dijual per gulung, banyak juga yang menawarkan awning dalam ukuran per meter, yang saat ini ditawarkan dengan harga mulai Rp999 ribuan per meter. Perlu dicatat bahwa harga awning ini tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Sebagai perbandingan, tahun lalu harga awning Dickson berkisar Rp1,2 juta per meter.

[Update: Panca]

[1] Akmal, I dkk. 2007. Rumah Ide: Jendela Cantik (Editor F Fialita). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm. 32.

[2] Vina, A. 2019. Hunian Tampil Memukau dengan Atap dan Kanopi (Ed. Intan A.). Yogyakarta: Noktah, hlm. 88-89.

[3] Pangkalan Ide. 2007. Inner Healing at Home. Jakarta: Elex Media Komputindo, hlm. 130.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *