Cara Ternak dan Harga Angsa/Soang

No comment909 views

Bisnis tidak hanya tentang atau bebek, karena Anda juga bisa beternak dan soang. Meskipun angsa atau soang terbilang mahal dibanding ayam dan bebek, keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari ternak unggas ini lumayan banyak. Selain itu, Anda juga bisa memilih jenis angsa atau soang yang akan diternak, seperti soang atau angsa .

Angsa soang (sumber: kaskus.co.id)

Angsa soang (sumber: kaskus.co.id)

Dilansir dari luvietamelati.com, angsa dan soang ternyata berbeda, meskipun mereka memiliki suara dan rupa yang hampir mirip. Angsa dan soang adalah unggas air, tetapi angsa lebih banyak menghabiskan hidupnya di air dibandingkan soang. Meskipun soang suka bermain air, hewan ini lebih suka berada di darat dan meringkuk di bawah pohon atau berteduh di kandang.

Secara fisik, angsa memiliki leher yang panjang dengan tubuh tegap dan gagah. Sementara itu, soang memiliki leher yang agak pendek dan cenderung mungil. Meskipun dua hewan ini memiliki perbedaan fisik, banyak orang yang menganggapnya sama. Selain itu, harga angsa dan soang juga tidak jauh berbeda.

Beternak soang dan angsa cukup mudah. Anda bahkan bisa memasukkan soang dan angsa dalam satu kandang yang sama. Angsa dan soang juga memiliki sifat yang akur dan tidak mudah berkelahi. Hal ini karena keduanya memiliki karakteristik yang hampir sama. Bagi Anda yang ingin mencoba usaha ternak angsa atau soang, Anda bisa melihat ulasan berikut.

Cara Ternak Angsa/Soang

  • Sebelum melakukan angsa atau soang, Anda harus memperhatikan lokasi kandang. Pilihlah lokasi yang cukup luas dan dekat dengan sumber air, karena angsa atau soang suka berlarian dan bermain air. Perhatikan juga jarak antara kandang dan tempat tinggal Anda. Pastikan kandang tidak terlalu jauh supaya Anda bisa melakukan perawatan dengan mudah kapan saja.
  • Area kandang juga harus bersih dan memiliki pencahayaan atau sinar matahari yang cukup. Hal ini karena angsa atau soang termasuk unggas air, sehingga mereka membutuhkan cahaya matahari untuk menghangatkan tubuh dan menjemur bulunya.
  • Lokasi yang sudah siap harus dibersihkan dulu dari rumput dan batuan. Setelah itu, buatlah kandang angsa dengan model seperti rumah ternak. Kandang ini nantinya akan dipakai untuk berteduh, bertelur, dan makan oleh angsa atau soang. Selain itu, kandang juga dijadikan sebagai tempat perlindungan dari hewan liar yang suka memangsa anak angsa dan telurnya.
  • Anda bisa membuat kandang dengan bahan baku berupa kayu, bambu, dan kawat ram. Pastikan kandang memiliki ventilasi yang cukup supaya tidak lembap dan berjamur. Bagian bawah kandang harus dilengkapi dengan jerami atau sekam. Ini sangat penting, supaya angsa atau soang merasa nyaman dan hangat di dalam kandang.
  • Buatlah kandang dengan dua tempat yang dipisah sebagai area terbuka dan tertutup. Area terbuka harus dilengkapi dengan kolam air, tempat makan, dan tempat minum. Ini sebagai salah satu area yang paling disukai oleh unggas air, karena berfungsi sebagai tempat bermain mereka.
  • Area kandang dalam juga perlu dilengkapi dengan tempat makan dan tempat minum. Ini membuat soang atau angsa merasa nyaman saat cuaca sedang hujan dan tidak bisa makan di luar.
  • Setelah kandang jadi, siapkan indukan angsa atau soang yang berkualitas dan unggul. Pastikan indukan sehat dan tidak pernah terserang penyakit atau cacat. Masukkan indukan jantan dan betina ke dalam kandang. Supaya menghasilkan banyak telur dan anakan, Anda bisa memasukkan 2 indukan jantan dan 6 indukan betina atau 1 indukan jantan dan 3 indukan betina.
  • Dilansir dari berwirausaha.net, kebanyakan angsa memang bersifat monogami, tetapi tidak berlaku dalam cara budidaya tradisional seperti ini, karena seekor indukan jantan mampu mengawini 3 ekor indukan betina dalam satu kandang.
  • Supaya angsa cepat bertelur, Anda perlu memberi pakan berprotein dan berserat tinggi. Anda bisa memberikan biji-bijian, sayur hijau cincang, dan siput sawah. Selain itu, Anda juga harus memberikan konsentrat khusus supaya telur angsa berkualitas dan mampu ditetaskan.
  • Untuk menjaga stamina dan kesehatan indukan angsa atau soang, Anda harus memberikan vitamin yang dicampurkan ke makanan setidaknya 2 hingga 3 kali sehari. Selain itu, Anda juga perlu memberikan vaksin supaya angsa atau soang terhindar dari penyakit yang mampu menular ke manusia.
  • Memasuki masa bertelur dan mengerami, angsa atau soang membutuhkan sarang buatan yang diletakkan di kandang. Angsa dan soang biasanya memiliki sifat yang sangat agresif saat masa tersebut, sehingga usahakan Anda merawat hewan ini dengan hati-hati.
  • Unggas air seperti angsa dan soang memiliki suhu tubuh yang lebih rendah dibanding unggas lain. Supaya telur angsa bisa menetas dengan sempurna, Anda perlu mengambil semua telurnya dan menetaskannya sendiri menggunakan inkubator atau secara tradisional dengan memindahkan telur tersebut di sarang ayam.
  • Memindahkan telur angsa atau soang memang tidak mudah, apalagi sifat mereka yang sedang agresif. Untuk itu, Anda perlu melakukannya di malam hari. Pindahkan telur angsa atau soang saat mereka sedang lengah.
  • Jika telur sudah menetas, pindahkan anakan angsa dan soang ke dalam kandang bersama dengan indukan angsa atau soang. Indukan angsa atau soang mudah mengenali anak mereka dan mereka akan merawatnya dengan baik. Biarkan anakan tumbuh hingga dewasa dan kembali bertelur.
Angsa soang (sumber: jualayamhias.com)

Angsa soang (sumber: jualayamhias.com)

Tidak ada batasan kapan Anda bisa memanen angsa atau soang. Anda bahkan bisa memanennya setelah bertelur. Indukan angsa atau soang yang baru bertelur memang bisa langsung dijual, tetapi banyak orang yang menjualnya setelah indukan bertelur untuk kedua kalinya untuk mendapatkan banyak bibit.

Baca juga  Harga Ayam Kalkun (Anakan dan Dewasa)

Beberapa orang juga suka memanen telur angsa atau soang. Telur angsa atau soang tidak hanya bisa dierami ayam untuk dijadikan bibit yang unggul. Telur angsa juga bisa dijadikan bahan pakan . Selain itu, telur angsa bisa dijadikan sebagai bahan obat atau jamu untuk meningkatkan vitalitas hewan ternak lain seperti kambing boer.[1]

Jika Anda kurang suka dengan memanen telur angsa atau soang, bagaimana dengan dagingnya? Angsa atau soang ternyata bisa dipanen dagingnya untuk dimasak menjadi hidangan lezat. Daging angsa atau soang terkenal dengan rasanya yang gurih dan lembut. Anda bisa memanennya setelah indukan angsa sudah tidak bisa bertelur lagi dan menjadikannya lauk harian.

Bagi Anda yang tertarik dengan bisnis ternak angsa atau soang, pastikan untuk mengetahui harga indukan dan anakannya. Ini berguna untuk memperkirakan modal yang dibutuhkan dalam bisnis ternak. Sebagai referensi, Anda bisa melihat tabel berikut.

Baca juga  Harga Fermipan Sachet dan 1 Dus

Harga Angsa/Soang

Varian Angsa/SoangHarga (Rp)
Angsa/Soang Indukan Sepasang450.000
Angsa/Soang Indukan Betina 1 ekor140.000
Angsa/Soang Indukan Jantan 1 ekor175.000
Angsa/Soang Jumbo 1 ekor480.000
Angsa/Soang Indukan 3 ekor500.000
Angsa/Soang Indukan Betina 2 ekor400.000
Anakan Angsa/Soang 3 ekor150.000
Telur Angsa/Soang 1 butir39.000

Harga angsa atau soang di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs jual beli online. Harga angsa atau soang tersebut tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu.

[1] Faizal, Muhammad. 2016. Pengaruh Penggunaan Kuning Telur Angsa (Cignus olor) dan Air Kelapa Muda (Cocos nucifera) terhadap Kualitas Sperma Kambing Boer dengan Waktu Equilibrasi yang Berbeda (Skripsi). Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

author

Leave a reply "Cara Ternak dan Harga Angsa/Soang"