Kandungan, Indikasi, Dosis, Efek Samping dan Harga Acyclovir Salep

Hingga detik ini, herpes masih menjadi salah satu momok bagi banyak orang. menular tersebut memang sudah ada sejak dulu, dengan tingkat penyebaran yang semakin luas. Untuk mengatasinya, biasanya dokter memberikan antivirus seperti Acyclovir salep. Meskipun harganya tidak bisa dibilang murah, namun karena terbukti cukup efektif, mau tidak mau pasien yang terkena herpes harus membelinya.

Gejala Herpes Pada Bibir (Sumber: Merdeka.com)

Gejala Herpes Pada Bibir (Sumber: Merdeka.com)

Kandungan dan Indikasi Acyclovir Salep

Herpes merupakan salah satu jenis penyakit yang lebih sering terjadi pada rongga mulut. Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes atau lebih dikenal dengan nama HSV. Herpes dapat ditularkan secara langsung melalui kontak fisik dari individu yang terinfeksi ke individu yang .

virus herpes ditandai dengan timbulnya luka yang disertai rasa nyeri pada bibir atau kulit sekitar mulut. herpes sendiri secara umum dapat berlangsung selama 2 hingga 3 minggu. Gejala penyakit herpes tidak hanya disertai rasa gatal dan sensasi terbakar pada kulit, tetapi juga disertai dengan demam serta terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher.

Untuk membantu proses penyembuhan penyakit herpes, pasien akan diberi obat antivirus. Obat antivirus seperti Acyclovir salep terbukti efektif melawan infeksi HSV dengan cara menghambat sintesis DNA virus. Sehingga, proses pertumbuhan serta perluasan penyakit akibat virus dapat terhambat.[1]

Acyclovir salep merupakan salah satu jenis obat topikal atau obat luar yang digunakan untuk mengatasi luka melepuh akibat virus herpes simpleks. Obat antivirus ini merupakan salah satu obat kategori B yang bisa didapatkan dengan resep dokter.

Acyclovir 5 gr (sumber: Tokopedia)

Acyclovir 5 gr (sumber: Tokopedia)

Obat kategori B sendiri adalah jenis obat yang telah diuji secara lab dengan studi terhadap binatang percobaan, dan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin. Meskipun begitu, pasien yang sedang disarankan untuk mempertimbangkan obat secara risiko dan manfaat penggunaannya.

Baca juga  Info Lengkap Berbagai Varian Produk Skincare The Ordinary dan Harga di Pasaran

Selain dapat membantu proses penyembuhan herpes di sekitar mulut, Acyclovir salep juga dapat mempercepat proses penyembuhan herpes di area genital dan mata. Dalam hal ini, obat akan mencegah terjadinya penyebaran virus herpes di penderita. Di Indonesia sendiri, Acyclovir topikal tersedia dengan tekstur yang tidak terlalu padat dan hampir mirip dengan cream dengan kandungan Acyclovir 5% untuk kulit dan Acyclovir 3% untuk area mata.

Perlu Anda ketahui pula, obat ini memang dapat membantu proses penyembuhan penyakit, tetapi tidak bisa menyembuhkan penyakit herpes. Obat hanya akan meredakan penyakit sekaligus gejalanya. Selain itu, obat antivirus ini tidak dapat mencegah proses penularan penyakit dan kambuhnya penyakit. Untuk itu, Anda disarankan agar berhati-hati dan selalu menjaga kebersihan. Dengan cara ini, Anda bisa terhindar dari penyakit herpes.

Di pasaran sendiri Acyclovir salep dijual dengan berbagai macam merek dagang, seperti Acyclovir, Acifar, Acyclovir, Azovir, Clinovir, Hufaclovir, Acyclovir, Lacyvir, Matrovir, Mediclovir, Molavir, Scanovir, Zenclovir, Zovirax, Zoter, dan masih banyak lagi. Agar Acyclovir salep dapat bekerja dengan baik pada pasien, tentunya harus dipakai sesuai dengan dosis dan cara yang tepat.

Dosis Acyclovir Salep

KandisiDosis
Herpes MataOleskan 5 kali sehari tiap 4 jam, sampai 3 hari setelah sembuh
Herpes Kelamin dan BibirOleskan 5-6 kali sehari, selama 5 sampai 10 hari

Informasi dosis Acyclovir di atas merupakan dosis penggunaan Acyclovir salep secara umum yang dilansir dari Alodokter. Perlu Anda ketahui, sebaiknya Anda mengunjungi dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan dosis yang benar-benar tepat, apalagi kondisi dan jenis penyakit herpes pada setiap orang berbeda, sehingga memerlukan resep yang berbeda pula.

Baca juga  Info Lengkap Kandungan, Manfaat, dan Harga Glumory di Pasaran

Cara Pakai Acyclovir Salep

Selain dosisnya harus tepat, pasien juga harus mematuhi cara pakai yang tepat agar tidak menimbulkan . Sebelum mengaplikasikan obat pada kulit, bacalah petunjuk penggunaan obat yang ada di bagian kemasan atau pada kertas petunjuk yang ada di dalam kemasan. Selain itu, Anda harus mematuhi anjuran dan resep yang diberikan dokter.

Sebelum mengoleskan Acyclovir salep, pastikan tangan dan jari Anda dalam keadaan bersih. Cuci tangan dengan sabun terlebih dahulu untuk membunuh bakteri maupun virus pada tangan. Ini bertujuan agar virus atau bakteri di area tangan tidak mengontaminasi obat yang diberikan. Setelah itu, bersihkan dan keringkan area kulit yang akan diobati.

Oleskan obat secukupnya secara merata hingga menutupi kulit yang terinfeksi virus. Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan sarung tangan atau aplikator untuk mengoleskan obat. Ini bertujuan untuk menghindari penyebaran virus ke bagian tubuh atau kulit lainnya. Selain itu, penggunaan aplikator juga berfungsi untuk mencegah penularan virus ke orang lain.

Ilustrasi: Mengaplikasikan Salep Acyclovir (sumber: medicalpark.com)

Ilustrasi: Mengaplikasikan Salep Acyclovir (sumber: medicalpark.com)

Anda bisa menggunakan aplikator berupa cutton bud atau stik plastik yang hanya dapat digunakan sekali saja. Buanglah aplikator dengan membungkusnya terlebih dahulu memakai plastik atau kantong kresek. Sehingga, virus yang menempel pada aplikator tidak menyebar dan mengenai orang lain.

Perlu Anda ketahui, obat ini tidak boleh mengenai kulit bagian dalam mata, bagian dalam hidung, dan bagian dalam mulut. Jika obat tidak sengaja mengenai bagian tersebut, segera bilas dengan air hingga bersih. Anda hanya bisa mengoleskan Acyclovir salep di kulit bibir bagian luar dan sekitarnya.

Sebelum memakai Acyclovir salep, pastikan Anda sudah memberitahu riwayat penyakit pada dokter. Hal ini karena obat tidak dianjurkan digunakan oleh penderita HIV. Selain itu, Acyclovir topikal tidak dianjurkan untuk wanita yang sedang menyusui dan anak-anak di bawah 12 tahun. Hal ini karena kandungan obat dapat diserap oleh ASI, sementara itu anak-anak dengan usia di bawah 12 tahun masih terlalu rentan untuk menggunakan obat ini.

Baca juga  Kandungan & Harga Terbaru Vitabumin di Apotik

Efek Samping Acyclovir Salep

Bagi pasien yang memiliki terhadap obat atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, juga tidak disarankan memakai Acyclovir salep. Kesalahan dalam pemakaian salep dapat menyebabkan efek samping, seperti bibir pecah-pecah, kulit kering dan mengelupas, nyeri dan rasa terbakar pada kulit, gatal, kemerahan, iritasi, pembengkakan , pembengkakan tungkai, sulit bernapas, dan sulit menelan.

Apabila Anda mengalami gejala efek samping di atas, sebaiknya Anda segera menghentikan pemakaian obat dan berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, konsultasi dengan dokter juga wajib untuk mengetahui tingkat efektivitas dan proses penyembuhan penyakit oleh salep. Jika Anda sudah memakai obat tersebut dalam waktu lebih dari 2 bulan, namun penyakit tak kunjung sembuh, Anda bisa meminta resep dokter untuk mengubah jenis obat yang Anda butuhkan.

Harga Acyclovir Salep

Merek/ Acyclovir SalepHarga (Rp)
Zovirax 5 gr173.810
Diprosalic 5 gr92.973
Sancortmycin 10 gr19.878
Benoson N CR 15 gr48.206
Scanovir 10 gr40.613
Acyclovir 5 gr5.148
Zoster 5 gr71.481
Zovirax 2 gr92.699
Ezovir 5 gr22.576
Danovir 10 gr5.284
Danovir 5 gr5.658
Molavir 5 gr11.006
Matrovir 10 gr21.165
Acifar 5 gr11.160
Clinovir 5 gr46.435

Harga Acyclovir salep di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs dagang online. Perlu diketahui bahwa harga salep Acyclovir di atas tentu tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

[1] Kusumastuti, Endah. 2016. Gingivostomatitis Herpetika Primer pada Ny. N Usia 32 Tahun. Jurnal Wiyata, Vol. 3(2): 156-161.

loading...
author

Leave a reply "Kandungan, Indikasi, Dosis, Efek Samping dan Harga Acyclovir Salep"