Update Fitur dan Biaya Tabungan Mabrur dan Tabungan Mabrur Junior Bank Syariah Mandiri

Kehadiran BSM ( Syariah Mandiri) sejak tahun 1999, merupakan hikmah sekaligus berkah pasca krisis ekonomi dan moneter 1997-1998. Sebagaimana diketahui, krisis ekonomi dan moneter sejak Juli 1997, yang disusul dengan krisis multi-dimensi termasuk dipanggung politik nasional, telah menimbulkan beragam dampak negatif yang sangat hebat terhadap seluruh lini kehidupan masyarakat, tak terkecuali dalam dunia usaha.

Teller Bank Mandiri Syariah (sumber: tribunnews.com)

Teller Bank Mandiri Syariah (sumber: tribunnews.com)

Sebagai tindak lanjut dari keputusan merger, Bank Mandiri melakukan konsolidasi serta membentuk Tim Pengembangan Perbankan Syariah. Pembentukan tim ini bertujuan untuk mengembangkan layanan perbankan syariah di kelompok perusahaan Bank Mandiri, sebagai respon atas diberlakukannya UU No. 10 tahun 1998, yang memberi peluang bank umum untuk melayani transaksi syariah.

Bank Syariah dalam prinsipnya menggunakan sistem bagi hasil yang menghindari sistem bunga di dalamnya, hal ini menjadi tren di kalangan masyarakat. Dalam sistem bagi hasil, Bank Syariah Mandiri berperan dalam membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan, seperti menunaikan ibadah haji. Dengan hal itu, Bank Syariah Mandiri dalam strategi pemasaran tak luput selalu melibatkan masyarakat di dalamnya dengan menawarkan produk tabungan Mabrur dan Tabungan Mabrur Junior dalam bidang jasa.

Untuk membantu umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji dan umrah ke Suci Mekah, Bank Syariah Mandiri membuka program Tabungan Mabrur. Tabungan Mabrur Bank Syariah Mandiri merupakan tabungan yang berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah.

Tabungan Mabrur diklaim sebagai produk yang memiliki prospek bagus karena banyaknya orang Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji, akan tetapi selalu terbentur dengan masalah biaya yang relatif mahal.

Ibadah haji merupakan salah satu dari rukun Islam ke lima dan hanya dilakukan di Kota Mekkah. Maka bagi umat Muslim, wajar saja jika merasa ingin ketika melihat saudaranya yang pergi berangkat haji.

Kerinduan untuk bisa segera pergi ke Tanah Suci sebaiknya bukan hanya menjadi angan di hati, namun dapat direalisasikan juga dalam bentuk rencana untuk dapat naik haji. Oleh karena itu peranan perbankan syariah menjadi sangat besar. Bank bukan hanya sebagai tempat untuk mencari keuntungan atau sarana dalam berinvestasi di dalam dunia saja, namun juga untuk mendekatkan diri kepada Tuhan melalui akad dalam konsep syariah.

Dengan mengikuti Tabungan Mabrur Bank Syariah Mandiri, tabungan biaya haji dijamin aman. Selain itu, juga bisa melakukan online dengan SISKOHAT Kementerian untuk memudahkan pendaftaran haji. Sementara, fitur yang ditawarkan Tabungan Mabrur Bank Syariah Mandiri sebagai berikut.

Tabungan Mabrur Bank Mandiri Syariah (sumber: google business site)

Tabungan Mabrur Bank Mandiri Syariah (sumber: google business site)

Fitur Tabungan Mabrur Bank Syariah Mandiri

  • Setoran awal minimal Rp100.000 dan setoran selanjutnya minimal Rp100.000.
  • Saldo minimal Rp100.000.
  • Saldo minimal untuk didaftarkan ke SISKOHAT adalah Rp25.100.000 atau sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Agama.
  • Biaya penutupan karena batal sebesar Rp25.000.
  • Tidak dapat dicairkan kecuali untuk melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji/Umrah (BPIH).
  • Mendapatkan fasilitas notifikasi saat saldo cukup untuk didaftarkan porsi haji.

Manfaat Tabungan Mabrur Bank Syariah Mandiri

  • Berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah.
  • Setoran Ringan (setoran awal minimal hanya Rp100.000 selanjutnya Rp100.000).
  • Sistem bagi hasil.
  • administrasi.
  • Bebas biaya administrasi.
  • Asuransi jiwa dan kecelakaan.
  • On-line dengan Siskohat.
  • Dana talangan hingga sebesar Rp19.000.000.

Ketentuan, fitur, dan manfaat dari Tabungan Mabrur Bank Syariah Mandiri tahun ini relatif tidak berubah. Hanya saja, saldo minimal untuk didaftarkan ke SISKOHAT sedikit diturunkan, dari yang sebelumnya Rp25,5 juta, menjadi Rp25,1 juta. Untuk menjadi nasabah Tabungan Mabrur Bank Syariah Mandiri, syaratnya cukup mudah. Calon nasabah cukup memiliki kartu identitas (KTP atau SIM atau Paspor) yang masih berlaku. Dengan melakukan setoran awal Rp100.000, rekening Tabungan Mabrur Bank Syariah Mandiri pun bisa langsung dibuka.

Ilustrasi: nasabah menabung di Bank Syariah Mandiri (sumber: republika.co.id)

Ilustrasi: nasabah menabung di Bank Syariah Mandiri (sumber: republika.co.id)

Untuk semakin memperluas pangsa pasar Bank Syariah Mandiri di sektor haji dan umrah, Bank Syariah Mandiri pun meluncurkan Tabungan Mabrur Junior pada tahun 2014 lalu, melalui event Mandiri International Islamic Expo & Abacus Indonesia Travel Fair 2014. Sesuai namanya, Tabungan Mabrur Junior Bank Syariah Mandiri diperuntukkan nasabah yang berusia di bawah 17 tahun dan belum memiliki KTP.

Dengan pendaftaran lebih awal, memungkinkan anak telah berusia dewasa ketika masa keberangkatan ibadah haji. Selain itu, Tabungan Mabrur Junior juga merupakan program edukasi kepada masyarakat bahwa haji dan umrah membutuhkan alokasi biaya dan waktu tunggu cukup lama.

Untuk menjadi nasabah Tabungan Mabrur Junior, anak hanya perlu memiliki akta lahir serta dilengkapi kartu identitas milik orang tua (KTP atau SIM atau Paspor) yang masih berlaku. Nantinya, nama yang tercantum di buku Tabungan Mabrur Junior adalah nama si anak.

Sejak diperkenalkan kepada masyarakat dua tahun lalu, Produk Tabungan Mabrur Junior tumbuh sangat baik yaitu sebesar 52% dari Rp13,7 miliar per September 2015 menjadi Rp20,8 miliar per September 2016 dengan NoA sebanyak 7.732. Selain untuk memacu perseroan dari layanan haji, kehadiran Tabungan Mabrur Junior merupakan program edukasi kepada masyarakat bahwa haji dan umrah membutuhkan alokasi biaya dan waktu tunggu cukup lama sehingga perlu direncanakan sejak dini.

Dalam event yang mempertemukan masyarakat dengan penyelenggara jasa perjalanan haji, umroh, dan wisata Islami. Bank Syariah Mandiri menargetkan transaksi rekening sebesar 150 NoA dan target pembiayaan sebesar 100 NoA. Sebagai bank penyedia layanan haji, Bank Syariah Mandiri memberikan layanan baik B to B maupun B to C.

Layanan dimaksud meliputi penyediaan valas, pembiayaan modal kerja fasilitas deposit booking seat penerbangan haji dan umrah, booking hotel, bank garansi, transfer valas, bahkan layanan Cash Management berbasiskan e-channel yang meliputi receivable-payable-investment management, dan lain-lain.

Sementara itu, fitur lain Tabungan Mabrur Junior sama seperti Tabungan Mabrur. Di antaranya, setoran awal minimal Rp100.000 dan setoran selanjutnya minimal Rp100.000.

[Update: Dian]

Baca juga  Cara Menerima Pembayaran Online Dengan Kartu Kredit, Tanpa EDC
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Update Fitur dan Biaya Tabungan Mabrur dan Tabungan Mabrur Junior Bank Syariah Mandiri"